27 Trash Barrier Dipasang di Sungai Kota Jogja Tahun Ini
Pemkot Jogja menambah sembilan trash barrier di empat sungai untuk menahan sampah dan menjaga kebersihan aliran sungai.
Suasana di Terminal Giwangan masih sepi pemudik, Rabu (5/3/2023). Anisatul Umah/Harian Jogja./Harian Jogja-Anisatul Umah
Harianjogja.com, JOGJA–Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DIY, Ni Made Dwipanti Indrayanti menyampaikan Pemda DIY tidak menggelar mudik gratis tahun ini. Meski begitu, Ni Made menyampaikan DIY menerima pemudik yang berpartisipasi dalam program mudik gratis yang diselenggarakan Kementerian Perhubungan.
"DIY bukan daerah domisili pemudik, namun menjadi tujuan pemudik dari Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang [Jabodetabek],” katanya. Ni Made menyampaikan melalui program tersebut pemudik dari Jabodetabek akan mendapatkan layanan pengantaran ke sejumlah kota tujuan di pulau Jawa dan Sumatra. Untuk wilayah yang masih satu pulau, pemudik diantarkan ke kota tujuan menggunakan moda transportasi darat berupa bus dan kereta api.
Untuk DIY, Ni Made menyampaikan mendapat kuota empat bus besar dan dua gerbong kereta api. "Untuk mudik gratis tersebut, pemudik akan berangkat tanggal 18-19 April 2023, kemudian diperkirakan akan sampai di Jogja tanggal 19-20 April 2023,” katanya.
Ni Made menyampaikan untuk wilayah DIY pemudik nantinya Terminal Giwangan akan menjadi titik pemberhentiannya.
Lebih lanjut Lazuardi, Kepala Seksi Pengendalian Operasional Lalu Lintas Dishub DIY menyampaikan hingga kini Dishub DIY baru menerima terkait pemudik ke wilayah DIY, sedangkan untuk arus balik pihaknya belum menerima informasi tersebut. "Informasi yang ada baru yang mudik, untuk yang balik kita belum ada informasi lanjut,” katanya.
Diketahui Kementerian Perhubungan menyelenggarakan program mudik gratis menggunakan kereta api dan kapal laut yang pendaftarannya secara online dibuka pada 23 Maret-5 April 2023, dan secara offline dibuka pada 23 Maret-16 April 2023 di Terminal Penumpang Nusantara Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta dan Gedung Cipta lantai dasar Kantor Pusat Kementerian Perhubungan.
Sementara sebelum pandemi, setiap tahunnya Warmindo DIY bekerjasama dengan Indofood menyelenggarakan mudik gratis bagi pekerja warmindo dengan tujuan ke daerah Jawa Barat. Namun, hingga kini pemilik Warung Burjo Andeska, Doni Matipa Rinti menyampaikan pihaknya hingga kini belum menerima ajakan mudik gratis pada momen lebaran tahun ini.
“Sudah tiga tahun terakhir belum mendengar, saya baru tahu kalau masih ada mudik bareng itu,” katanya, Rabu (12/4/2023).
Dia menyebut biasanya ajakan tersebut diterimanya sebulan sebelum lebaran, namun meski kurang dari dua pekan dari lebaran, pihaknya belum menerima ajakan tersebut.
"Biasanya saya mendengar seperti ini sebelum pandemi. Ketika pandemi, terutama tiga tahun terakhir belum mendengar. Dulu sebulan sebelum acara mudik bareng ada koordinatornya yang mendata tiap warung, data terkumpul dia menyerahkan ke Indofood. Dari data itu yang jadi patokan bus yang disiapkan,” katanya.
Menurutnya, momen mudik gratis dulu menjadi momen yang dinantikan pekerjanya. Namun menurutnya, semakin lama banyak pekerjanya yang lebih memilih menggunakan kendaraan pribadi atau kendaraan umum dengan menggunakan dana pribadi.
"Semakin kesini, pekerja di Burjo semakin banyak yang punya kendaraan masing-masing, akhirnya misalnya dari 100 orang yang ikut [mudik gratis] ada 10 orang. Yang anak-anak muda lebih memilih [pekerja muda] naik travel, atau motor, ” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkot Jogja menambah sembilan trash barrier di empat sungai untuk menahan sampah dan menjaga kebersihan aliran sungai.
Kecelakaan maut di Boyolali, motor tertabrak truk LPG di lampu merah Penggung. Satu penumpang tewas di lokasi.
Jadwal bola malam ini 20-21 Mei 2026 menghadirkan final Liga Europa Freiburg vs Aston Villa hingga final ASEAN Club Championship.
Perajin besek Bantul kewalahan hadapi lonjakan pesanan untuk kurban Iduladha, sebagian terpaksa tolak order.
Tawuran pelajar kembali pecah di dekat Stadion Mandala Krida, Jogja. Polisi menyebut aksi dipicu provokasi kelompok pelajar.
Siswa Sekolah Rakyat Gunungkidul masih belajar di luar daerah karena lahan belum tersedia, kuota terbatas