114.528 Warga Gunungkidul Berpotensi Terdampak Kekeringan
114.528 warga Gunungkidul berpotensi terdampak kekeringan. BPBD terus menyalurkan bantuan air bersih seiring kemarau yang diprediksi lebih panjang.
Bupati Gunungkidul Sunaryanta (dua kiri) saat meninjau arena lokasi pameran Gunungkidul Expo 2023 di Taman Budaya Gunungkidul, Jumat (26/5/2023). - Harian Jogja/David Kurniawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Sebanyak 100 usaha mikro kecil dan menengah berpartipasi dalam pameran Gunungkidul Expo 2023 yang diselenggarakan di Taman Budaya Gunungkidul (TBG) di Kalurahan Logandeng, Playen. Rencananya pameran dalam rangkaian hari jadi kabupaten berlangsung 26-30 Mei 2023.
Kepala Dinas Perdagangan Gunungkidul, Kelik Yuniantoro mengatakan, Kelik Yuniantoro mengatakan, Gunungkidul Expo kembali digelar di tahun ini. Kegiatan juga sebagai bagian dari peringatan Hari Jadi ke-192 Kabupaten Gunungkidul
“Pameran kami selenggarakan di gedung TBG. Total ada 100 peserta yang ikut pameran potensi daerah di Gunungkidul,” kata Kelik kepada wartawan, Jumat (26/5/2023).
Dia menjelaskan, peserta pameran mayoritas didominasi oleh produk UMKM di Gunungkidul yang bergerak di bidang kerajinan dan olahan makanan. Selain itu juga diisi berbagai produk mulai dari perbankan hingga mebel asli karya warga di Bumi Handayani.
“Mudah-mudahan berjalan dengan lancar. kalau sukses, kami berencana menyelenggarakan dua kali dalam setahun,” katanya.
Kelik menekankan, kegiatan tidak hanya sebatas acar rutin saat perayaan hari jadi. Namun demikian, sambung dia, pelaksanaan sebagai ajang untuk unjuk kualitas produk dari UMKM di Gunungkidul.
“Sesuai dengan arahan dari Bapak Bupati [Bupati Gunungkidul Sunaryanta], UMKM Gunungkidul harus berkembang. Salah satunya bisa menembus ke pasar modern, jadi ajang ini bisa sebagai sarana mengenalkan produk secara luas. Nantinya juga dipilih stand terbaik sebagai pemenang pameran,” katanya.
Kelik mengakui belum semua produk yang dihasilkan bisa tembus ke pasar berjejaring. Pasalnya, hingga sekarang baru 40 UMKM yang bisa memajang produksinya di toko modern.
“Ini jadi pekerjaan yang harus diselesaikan. Makanya setiap tahun kami lakukan pelatihan dengan mengandeng peritel sehingga produk yang dijual di toko modern bisa terus bertambah,” katanya.
Bupati Gunungkidul, Sunaryanta mengapresiasi penyelenggaraan pameran ini. Ia berharap hingga pameran berakhir pada 30 Mei 2023 dapat berjalan dengan lancar.
“Tujuannya untuk memasarkan produk. Jadi, penting bagi UMKM agar bisa terus berkembang sehingga dapat memperluas pemasaran,” katanya.
Bupati Gunungkidul Sunaryanta mengungkapkan keberadaan UMKM memiliki peran yang penting bagi upaya peningkatan pertumbuhan ekonomi di Gunungkidul. “Yang terpenting keberadaan UMKM juga bisa mewujudkan kesejahteraan ekonomi bagi masyarakat,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
114.528 warga Gunungkidul berpotensi terdampak kekeringan. BPBD terus menyalurkan bantuan air bersih seiring kemarau yang diprediksi lebih panjang.
Presiden Prabowo Subianto melantik 1.177 perwira remaja TNI dan Polri dalam Upacara Prasetya Perwira 2026 di Istana Merdeka.
Venezuela mengonfirmasi tiga kematian akibat hantavirus di Anzoategui. Pemerintah menyatakan belum ada bukti penularan virus antarmanusia.
Cek jadwal Angkutan KSPN Jogja Rabu 22 Juli 2026 menuju Obelix Sea View dan Pantai Drini. Tarif mulai Rp12.000 dari Malioboro.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Rabu 22 Juli 2026 lengkap dari Stasiun Tugu Yogyakarta dan Kutoarjo. Simak jam keberangkatan terbaru.
Kepala BGN Nanik S. Deyang mengundurkan diri untuk menjalani pengobatan jantung di luar negeri. Presiden disebut menyetujui dan memintanya tetap mengawasi BGN.