6 Kalurahan Gunungkidul Dapat SPAM, Anggaran Capai Rp1,15 Miliar
Enam kalurahan di Gunungkidul mendapat pembangunan SPAM dengan anggaran Rp1,159 miliar untuk menambah 215 sambungan rumah.
Foto Ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, BANTUL—Warga Dusun Padangan RT 02, Sitimulyo, Piyungan Bantul digegerkan dengan penemuan bayi jenis kelamin laki-laki pada Sabtu (27/5/2023) pagi.
Kasi Humas Polres Bantul Iptu I Nengah Jeffry mengatakan, bayi itu ditemukan sekitar pukul 07.30 Wib di depan rumah seorang warga. Umur bayi kurang lebih sekitar enam jam.
"Benar ditemukan bayi dengan identitas laki-laki dengan umur sekitar enam jam di Dusun Padangan RT 02, Sitimulyo, Piyungan Bantul," kata Jeffry.
BACA JUGA: Harus Menanggung Beban Sendiri, Ibu di Bantul Karang Cerita Temukan Bayi di Depan Rumah
Jeffry menjelaskan, bayi itu pertama kali ditemukan oleh warga sekitar. Pada pukul 04.00 Wib warga mendengar suara tangisan bayi dari luar dan mengira tangisan tersebut dari bayi tetangganya.
Selanjutnya sekitar pukul 06.00 Wib warga itu kembali mendengar tangisan lagi. Ia lantas memanggil warga lainnya untuk mengecek suara tangisan bayi tersebut. Kemudian setelah dicek ditemukan bayi di atas kursi dengan beralaskan sarung.
"Warga kemudian menghubungi pemilik rumah dan Polsek Piyungan serta Puskesmas setempat," jelasnya.
BACA JUGA: Polisi Tangkap Mahasiswi PTS Jogja Pembuang Bayi di Tempat Sampah
Bayi itu kemudian ditangani oleh dr.Kurnia Fajar C dari Puskesmas Piyungan dan dirujuk ke RSUD Panembahan Senopati Bantul untuk perawatan lebih lanjut.
"Kami masih melakukan penyelidikan terkait siapa yang membuang bayi tersebut," jelasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Enam kalurahan di Gunungkidul mendapat pembangunan SPAM dengan anggaran Rp1,159 miliar untuk menambah 215 sambungan rumah.
DPRD DIY mengingatkan warga tidak mudah percaya isu kerusuhan Agustus dan meminta masyarakat lebih cermat memilah informasi.
Prabowo meresmikan 3.395 jembatan TNI-Polri dan 3.000 sumber air bersih TNI AD di seluruh Indonesia pada 13 Agustus 2026.
Gempa Kolombia menewaskan 265 orang dan merusak 53.526 rumah. Presiden Abelardo de la Espriella menetapkan status darurat ekonomi.
DPRD Kulonprogo meminta Pemkab menyiapkan solusi permanen kekeringan, termasuk pemetaan wilayah dan pembangunan sumber air alternatif.
BPKAD Kota Jogja mengembangkan SIAP, sistem pengingat digital untuk mendorong penarikan APBD tepat waktu dan mencegah penumpukan.