Seleksi Sekda Sleman Masuk Tahap Akhir, Tiga Nama Disiapkan
Proses seleksi calon Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sleman telah memasuki tahap akhir.
Pasokan sampah tertahan di bak truk dan menumpuk hingga hampir menyentuh langit-langit di Depo Mandala Krida, Jumat (18/12/2020). /Harian Jogja
Harianjogja.com, KULONPROGO—Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kulonprogo akan menghibahkan motor roda tiga ke Bank Sampah. Pengadaan motor roda tiga tersebut dilakukan untuk meningkatkan pelayanan pengelolaan sampah.
Kepala DLH Kulonprogo, Sumarsana mengatakan bahwa sarana dan prasarana pengelolaan sampah di Kulonprogo masih kurang memadai. Salah satunya terkait sarana pengangkutan Bank Sampah atau TPS3R. Menurutnya, Bank Sampah menjadi tulang punggung pengelolaan sampah berbasis masyarakat yang sangat penting.
BACA JUGA: Perhatian Warga Kulonprogo! Kualitas Air Sungai Serang Menurun sejak Tahun Lalu
Tahun ini, DLH menganggarkan pengadaan tiga unit motor roda tiga tersebut sebesar Rp120 juta. Saat ini, DLH masih menunggu kedatangan unit motor tersebut. “Melalui APBD 2023, kami melakukan pengadaan motor roda tiga sebagai bantuan operasional angkutan sampah kepada beberapa Bank Sampah,” kata Sumarsana dihubungi pada Jumat (9/6/2023).
Kepala UPT Persampahan Air Limbah dan Pertamanan DPUPKP Kulonprogo, Budi Purwanta mengatakan umur Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Banyuroto sudah habis. Saat ini TPA tersebut terus dimaksimalkan penggunaannya, sembari menunggu pembangunan landfill zona 2.
“Masyarakat Kulonprogo itu masih banyak yang menggunakan jugangan juga untuk mengelola sampah. Karena memang kondisi geografis Kulonprogo masih banyak pedesaan,” kata Budi.
Menurut dia, penggunaan jugangan dapat mengurangi pasokan sampah di TPA Banyuroto. Hal tersebut penting mengingat TPA Banyoroto setiap harinya menerima 34 ton sampah per hari dari seluruh wilayah Kulonprogo.
Jumlah tersebut masih ditambah dengan sampah dari YIA yang mencapai 84 ton per bulan. Lebih jauh, Budi mengatakan proses tender pembangunan landfill zona 2 mundur dari jadwal yang seharusnya. Hal tersebut terjadi, karena tender mengalami kegagalan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Proses seleksi calon Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sleman telah memasuki tahap akhir.
Lima dosen UPN Jogja disanksi setelah terbukti lakukan pelecehan verbal. Kampus tegaskan komitmen lingkungan bebas kekerasan.
Pemerintah bongkar mafia pangan, dari beras oplosan hingga pupuk palsu. Kerugian rakyat ditaksir puluhan triliun rupiah.
Wapres Gibran dorong digitalisasi sekolah di Papua dan NTT. Fokus pada teknologi pendidikan dan peningkatan skill generasi muda.
SPMB Bantul 2026 resmi ditetapkan. Pendaftaran SMP full online dengan sistem RTO, ini syarat, jalur, dan kuotanya.
Hari Jadi Sleman ke-110 berlangsung meriah. Sri Sultan HB X tekankan refleksi dan pelestarian budaya di tengah modernisasi.