Tertib Arsip Persempit Celah Penyimpangan Anggaran
Pengelolaan arsip yang tertib dan autentik dinilai menjadi salah satu langkah penting untuk mempersempit celah penyimpangan anggaran di lingkungan pemerintahan
Ilustrasi tambak udang di Bantul./Harian Jogja-Arief Junianto
Harianjogja.com, BANTUL—Warga Dusun Patihan, Kalurahan Gadingsari, Kapanewon Sanden menolak rencana pembangunan tambak udang yang dilakukan salah satu investor. Lahan yang bakal digunakan investor tersebut merupakan lahan Sultan Grond (SG) yang selama ini dikelola warga untuk pertanian.
Salah seorang warga Dusun Patihan, Sumartono mengatakan lokasi yang bakal dibangun tambak udang tersebut luasnya 10 hektare yang berada di barat Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Pantai Gua Cemara. Lahan pasir itu selama ini sudah lama digarap oleh warga untuk pertanian.
Akhir bulan lalu, warga penggarap lahan SG tersebut mendapat undangan dari pemerintah Kalurahan Gadingsari yang pada intinya akan melakukan koordinasi permohonan izin kekancingan dari Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat.
Namun, setelah para petani penggarap lahan pasir (SG) menghadiri undangan dari kalurahan, ternyata yang dibicarakan atau dibahas adalah rencana pembangunan tambak udang oleh salah satu investor asal Palembang.
Bahkan investor tersebut mengklaim telah mendapatkan izin pemanfaatan lahan dari Kraton. “Kami sepakat tidak setuju dengan adanya pembangunan tambak udang ini,” katanya saat ditelepon, Kamis (22/6/2023).
BACA JUGA: Bom Waktu Limbah Tambak di Pesisir DIY
Sumartono yang juga ketua Kelompok Tani Raharjo Gading sari ini mengatakan ada 30 warga yang mengelola lahan 10 hektare yang digadang-gadang bakal dijadikan tambak udang. Selama ini lahan tersebut merupakan lahan penghidupan bagi warga yang sudah turun temurun menggarap lahan tersebut.
“Itu yang bikin para petani resah, karena selama ini kami mengandalkan hasil pertanian untuk hidup kok mau digusur oleh investor yang akan membangun tambak udang,” ucapnya.
Ia juga sangsi jika ivestor tersebut memiliki izin pengelolaan lahan SG dari Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat. Pasalnya selama ini Kraton membolehkan lahan dikelola oleh warga untuk penghidupan. Jika pun Kraton akan menggunakan lahan tersebut biasanya ada sosialisasi terlebih dahulu kepada warga.
Yang terjadi saat ini pihak investor langsung mengaku-ngaku sudah mendapatkan izin dari Kraton dan hendak membangun tambak udang tanpa ada sosialisasi dari pihak Kraton. “Kami tidak percaya Keraton berpihak kepada investor untuk kepentingan bisnis dan menyengsarakan rakyatnya,” tandasnya.
Sumartono menambakan hasil pertanian andalan di lahan SG di barat Pantai Goa Cemara sampai timur Pantai Cangkring selama ini adalah ubi jalar. Selain itu ada juga tanaman bawang merah dan juga cabai.
Sementara Ketua Komisi B DPRD Bantul yang membidangi pertanian, Wildan Nafis berjanji akan mengawal aspirasi para petani lahan pesisir selatan yang terancam kehilangan penghasilan dengan rencana pembangunan tambak udang tersebut.
“Pasti akan kami kawal, karena itu menyangkut nasib petani Bantul. Meski itu juga lahan pasir adalah Sultan Grond dan kewenangan mutlak dari Kraton,” ujarnya.
Pihaknya mengaku sudah mendapat laporan penolakan rencana pembangunan tambak udang tersebut dari Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Bantul. Setelah mendapat laporan tersebut, Komisi B langsung meninjau lokasi pada Selasa (20/6/2023) lalu. Dia menilai penolakan warga wajar karena lahan itu menyangkut hajat hidup warga.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pengelolaan arsip yang tertib dan autentik dinilai menjadi salah satu langkah penting untuk mempersempit celah penyimpangan anggaran di lingkungan pemerintahan
Libur HUT ke-81 RI mendorong lonjakan penumpang kereta api di wilayah Daop 6 Jogja hingga 122.191 orang pada 14-17 Agustus 2026.
BPBD Bantul telah menyalurkan 706.500 liter air bersih untuk 4.623 jiwa terdampak kekeringan. DPRD dorong evaluasi penanganan krisis air.
Marvel Studios mengumumkan jajaran pemeran film X-Men terbaru di D23 Disney 2026. Disney juga membagikan informasi Frozen 3, Coco 2, hingga VisionQuest.
Google meluncurkan Gemini 3.7 Flash dengan kemampuan coding lebih canggih, dukungan AI agent, dan biaya penggunaan hingga 50% lebih murah.
Rem motor macet bisa membuat roda seret dan membahayakan pengendara. Kenali delapan penyebab utama serta cara mengantisipasinya.