86 Desa di Sleman Dapat Rp100 Juta untuk Perbaikan Jalan
Pemkab Sleman mengalokasikan Rp8,6 miliar untuk pemeliharaan jalan desa pada 2026. Sebanyak 86 desa mendapat Rp100 juta.
Pejabat Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman Kulonprogo tinjau IPAL Rusunawa Triharjo belum lama ini. Ist
Harianjogja.com, KULONPROGO—Rumah susun sederhana sewa (Rusunawa) Giripeni, Kapanewon Wates, Kulonprogo akan diserahterimakan oleh Kementerian PUPR kepada Pemkab Kulonprogo pada tahun ini.
Kepala Sub Bagian Tata Usaha UPT Rumah Susun Sewa Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Kulonprogo, Daryana mengatakan bahwa rusunawa lima lantai tersebut memiliki kapasitas 98 unit hunian.
“Serah terima Rusunawa Giripeni itu menurut informasi dari DPUP-ESDM DIY akan diupayakan tahun 2023. Di sana juga masih perlu beberapa pembenahan. Padahal sudah ada juga yang mendaftar untuk menghuni rusunawa itu. Sampai saat ini sudah ada sekitar 43 KK yang tercatat,” kata Daryana dihubungi pada Sabtu (1/7/2023).
BACA JUGA: Butuh Rumah Murah di Jogja, Rusunawa Bener Mulai Disewakan. Fasilitas Lengkap
Dengan adanya Rusunawa Giripeni, maka Kulonprogo memiliki tiga rusunawa, dua di antaranya yaitu Rusunawa Triharjo berkapasitas 196 unit dan Tuksono berkapasitas 70 unit. DPUPKP Kulonprogo telah menempatkan masing-masing enam petugas kebersihan di tiga rusunawa tersebut dengan status pekerja harian lepas.
“Di Rusunawa Triharjo sudah terpakai 113 unit. Masih ada yang kosong, tapi kebanyakan di lantai lima. Kalau di Rusunawa Tuksono hanya kosong lima unit. Untuk pembayaran sewanya nanti penguhuni transfer langsung ke rekening daerah tiap bulan,” katanya.
Tarif sewa hunian rusunawa tersebut telah diatur dalam Peraturan Bupati (Perbup) 22/2016 tentang Pengelolaan Rumah Susun Sederhana Sewa. Pasal 27 Perbup tersebut mengklasifikasikan tarif sewa sesuai tingkatan lantai rusunawa.
Daryana juga mengatakan anggaran perawatan dan pembangunan fasilitas pun telah dialokasikan melalui APBD 2023. Kata dia, tahun ini pihaknya mendapat alokasi Rp417 juta untuk pembuatan taman bermain di Rusunawa Tuksono dan IPAL serta pager di Rusunawa Triharjo.
“Taman bermain di Rusunawa Tuksono kami buat dengan anggaran sekitar Rp50 juta, lalu IPAL di Rusunawa Triharjo menyedot Rp200 juta dan pager juga sebesar Rp167 juta,” ucapnya.
Selain anggaran pembangunan fasilitas, terdapat juga anggaran perawatan sepanjang tahun 2023 yang mencapai Rp60 juta. Terang Daryana, ke depan, DPUPKP Kulonprogo melalui UPT Rumah Susun Sewa akan merehabilitasi IPAL di Rusunawa Triharjo menyusul kerusakan IPAL lain.
“Kami akan membangun pager lagi di Rusunawa Tuksono tahun depan bagian depan. Soalnya baru bagian belakang yang jadi melalui anggaran tahun lalu. Kalau di Rusunawa Triharjo akan kami lakukan rehab IPAL,” lanjutnya.
Sementara itu, Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman Kulonprogo, Raden Langgeng Raharjo mengatakan bahwa Rusunawa Giripeni telah siap dihuni mengingat rusunawa tersebut juga pernah dipakai sebagai tempat isolasi terpadu ketika Pandemi Covid-19.
“Saat ini baru proses pengisian [fasilitas] dan menunggu serah terima aset dari Kementerian PUPR ke Pemda Kulonprogo,” kata Langgeng dihubungi pada Sabtu (1/7/2023).
Langgeng menambahkan peningkatan fasilitas di rusunawa lain juga terus dilakukan. Seperti yang disampaikan Daryana, dua rusunawa di Kulonprogo menjadi sasaran pembangunan IPAL dan taman bermain.
“Kalau yang IPAL di Rusunawa Triharjo itu utnuk mengoptimalkan kembali fungsi pengolahan air limbah yang ada. Pembuatan saluran drainase juga ada di Triharjo itu. Dengan begitu buangan limbah tidak akan mencemari sekitar, karena sudah diolah,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Sleman mengalokasikan Rp8,6 miliar untuk pemeliharaan jalan desa pada 2026. Sebanyak 86 desa mendapat Rp100 juta.
PDAM Sleman petakan wilayah rawan air saat kemarau 2026. Godean hingga Pakem berpotensi alami tekanan rendah.
9 WNI relawan Gaza dibebaskan dari Israel. Pemerintah pastikan mereka dalam perjalanan pulang ke Indonesia.
Polres Bantul sita 256 botol miras ilegal dari tiga lokasi. Tiga pelaku diamankan dalam operasi dua hari.
Satgas PASTI hentikan CANTVR dan YUDIA. Modus investasi bodong dan kerja paruh waktu, masyarakat diminta waspada.
Kemendag minta UMKM laporkan pungli dan gangguan usaha. Pemerintah janji lindungi pelaku usaha kecil.