Kasus Baru HIV di Kota Jogja Turun, Ada Temuan 41 Kasus hingga Juni 2026
Dinkes Kota Jogja mencatat 41 kasus baru HIV hingga triwulan II 2026, turun dibandingkan 118 kasus pada 2024 dan 98 kasus pada 2025.
Pelabuhan Tanjung Adikarto. /dok.Harian Jogja
Harianjogja.com, JOGJA–Proses pembangunan Pelabuhan Tanjung Adikarto di Kulonprogo sempat mangkrak beberapa tahun. Untuk mengoptimalkan aset tersebut, Pemda DIY akan mengalihfungsikan pelabuhan itu menjadi pusat perbenihan ikan.
Sekretaris Daerah (Sekda) DIY Beny Suharsono menyampaikan rencana tersebut sudah mulai dilakukan dengan melakukan kajian pemanfaatan Pelabuhan Tanjung Adikarto untuk pusat perbenihan ikan. Namun demikian, hingga kini hasil kajian masih belum keluar.
BACA JUGA: Potensi Pemasukan Pelabuhan Tanjung Adikarto Rp574 Miliar Per Tahun, Tapi...
Menurut Beny, terdapat dua kementerian yang mengkaji rencara tersebut. Untuk aspek sungai dilakukan oleh Balai Besar Wilayah Serayu Opak di bawah Kementerian PUPR sementara terkait laut dilakukan oleh Kementerian Kelautan.
"Kementerian terkait sudah melakukan peninjauan dan saat ini sedang dikaji [pemanfaatan Tanjung Adikarto]. Pemanfaatannya nanti melalui kajian yang lebih dalam, untuk melihat kadar garamnya seperti apa, sedimentasinya seperti apa, jenis ikannya apa,” katanya saat dihubungi melalui telepon, Minggu (16/7/2023).
Beny belum dapat memastikan apakah hasil kajian akan rampung tahun ini. Pemda DIY telah melakukan akselerasi terkait kajian pemanfaatan Tanjung Adikarto oleh Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) DIY dengan beberapa para ahli terkait kajian tersebut. Dia berharap rencana Pemda DIY tersebut dapat memberikan manfaat bagi masyarakat luas.
“Daripada berhenti sama sekali, kan bisa dimanfaatkan untuk kepentingan yang lain, untuk kemanfaatan masyarakat sekitarnya lebih bermanfaat bagi masyarakat yang lebih luas. Lalu dilakukan kajian, kita kan harus mengambil langkah,” katanya.
Sebelumnya, Gubernur DIY Sri Sultan HB menyampaikan pemanfaatan Tanjung Adikarto rencananya akan dialihfungsikan menjadi pusat berbenihan. "Itu studinya belum selesai daripada mangkrak mau kita usahakan untuk perbenihan,” katanya.
Rencana Pemda DIY untuk memanfaatkan Tanjung Adikarto sebagai pusat perbenihan hingga kini masih menunggu kajian terkait pemanfaatannya. "Jadi diisi itu [untuk pembenihan ikan]. Kalau memang perlu dikeruk ya dikeruk dulu. Ini kan baru dihitung. Kan untung, bandeng atau untuk udang kan bisa, daripada tidak ada,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dinkes Kota Jogja mencatat 41 kasus baru HIV hingga triwulan II 2026, turun dibandingkan 118 kasus pada 2024 dan 98 kasus pada 2025.
Mediasi tambang CV BKS dan warga Padukuhan Karang Kulon Progo menghasilkan titik temu. Pemda DIY menjelaskan legalitas perizinan.
Jadwal SIM Keliling Kulonprogo hari ini 30 September 2026, lengkap dengan lokasi, jam pelayanan, syarat, dan ketentuan perpanjangan SIM.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 30 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Cek jam keberangkatan, kedatangan tiap stasiun dan tarif Rp8.000.
Dokter Yoga Yuniadi meluruskan anggapan obat hipertensi menyebabkan ginjal rusak dan menjelaskan pentingnya menjaga tekanan darah tetap terkendali.
Kuota LPG 3 kg 2027 dipangkas menjadi 8 juta ton. Pemerintah menyiapkan CNG, jargas, dan kompor listrik sebagai energi alternatif.