Perda KLA Jogja Segera Disahkan, Perlindungan Anak Diperkuat
Perda Kota Layak Anak Jogja segera disahkan. DPRD mendorong perlindungan anak lintas sektor, data terintegrasi, dan fasilitas ramah anak.
Ilustrasi Pemilu - Freepik
Harianjogja.com, JOGJA–Berdasarkan data KPU DIY jumlah pemilih difabel di DIY pada Pemilu 2024 ada 30.503 orang. Komisi Pemilihan Umum (KPU) DIY berupaya fasilitasi pemilih difabel dalam pemilihan umum (pemilu) 2024.
Jumlah tersebut terbagi atas pemilih disabilitas fisik ada 12.996 orang, disabilitas intelektual 1.553 orang, disabilitas mental ada 9.304 orang. Kemudian disabilitas sensorik wicara ada 2.603 orang, disabilitas sensorik rungu ada 1.178 orang, dan disabilitas sensorik netra ada 2.869 orang.
Ketua KPU DIY, Hamdan Kurniawan menyampaikan pihaknya terus berupaya untuk dapat memfasilitasi hak pilih dari pemilih disabilitas. Dia menyampaikan pendataan pemilih disabilitas yang telah dikelompokkan sesuai kategorinya telah dilakukan.
“Kalau terkait dengan teman-teman difabel dari sisi pendataan pemilih kita sudah melakukan pendataan pemilih dengan kategorisasi, Itu yang sudah kami petakan, itu tidak sekadar peta pemilih saja, tetapi sesungguhnya bisa digunakan sebagai basis untuk kebijakan bagi difabel,” katanya, Minggu (16/7/2023).
BACA JUGA: Lima Remaja Ditangkap, Diduga Menganiaya Pemotor yang Merokok
Menurut Hamdan, setiap difabel kebutuhannya berbeda-beda. Karenanya, menurut Hamdan pada hari H penyelenggaraan pemilu, setiap kebutuhan difabel perlu dipenuhi. “Difabel kebutuhannya berbeda beda, yang netra tidak bisa disamakan dengan yang tuli, yang rungu, dan lainnya,” katanya.
Karena itu, menurut Hamdan, KPU DIY telah mempersiapkan pelayanan untuk memfasilitasi hak pilih pemilih difabel.
“Pada hari H pemungutan suara penting memberikan pelayanan di TPS, ada surat suara braille, ada juga bantuan bagi pemilih juga akan ada dalam pedoman KPU yang harus dilakukan petugas KPPS, nanti sudah diatur dalam pedoman KPU,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Perda Kota Layak Anak Jogja segera disahkan. DPRD mendorong perlindungan anak lintas sektor, data terintegrasi, dan fasilitas ramah anak.
Muktamar Ke-35 NU memasuki tahap penentuan Ketum PBNU. Lima calon telah disetujui Rais Aam terpilih K.H. Miftachul Akhyar.
Persib Bandung menghadapi Manila Digger di play-off ACL 2 2026-2027. Simak prediksi susunan pemain, tantangan tanpa Bobotoh, dan peluang lolos ke Grup E.
Hari Keistimewaan DIY diperingati setiap 31 Agustus. Simak sejarah, lima kewenangan khusus DIY, serta rangkaian peringatan Hari Keistimewaan 2026.
Harga emas Antam, UBS, dan Galeri 24 di Pegadaian hari ini, Senin 31 Agustus 2026, stagnan. Cek harga jual dan buyback lengkap semua ukuran.
MSN Weather di Windows 11 dilaporkan bisa menggunakan RAM hingga 1,2 GB. Simak penyebab dan cara mengurangi beban aplikasi cuaca tersebut.