Pemkab Kulonprogo Larang Mobil Dinas Guna Kepentingan Pribadi saat Libur Lebaran
Pemkab Kulonprogo melarang aparatur sipil negara (ASN) di lingkungannya untuk memakai mobil dinas dalam urusan pribadi selama libur lebaran ini.
Beberapa gerobak sampah berjejer di depan depo pembuangan sampah sementara di samping Stadion Mandala Krida, Umbulharjo, Jogja, Senin (9/5/2022)./Harian Jogja-Sirojul Khafid
Harianjogja.com, JOGJA—Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Jogja meminta warganya agar mengelola sampah anorganik dengan baik karena TPST Piyungan tutup selama dua hari. Tutupnya TPST Piyungan tersebut berlangsung dari Minggu hingga Senin (16-17/7/2023).
Untuk mengantisipasi tumpukan sampah di depo, DLH Jogja menyarankan masyarakatnya untuk mengelola sampah organik dengan beragam cara yang sudah disediakan pengurus bank sampah setempat.
“Kami sudah koordinasikan dengan forum bank sampah berbagai tingkat dari kemantren hingga kelurahan, agar sampah organik dikelola dengan bijak,” jelas Kepala Bidang Penanganan Persampahan DLH Jogja Ahmad Haryoko, Minggu siang.
Haryoko menyebut berbagai upaya dinasnya dalam penanganan sampah organik sudah disosialisasikan ke masyarakat. “Lewat forum bank sampah sudah kami sosialisasikan, termasuk kami bantu fasilitasnya agar sampah organik dikelola dengan baik,” katanya.
BACA JUGA: Siap-siap! Jokowi Bakal Reshuffle Kabinet Senin Besok, Siapa yang Terdepak?
Fasilitas yang sudah diberikan DLH Jogja, jelas Haryoko, mulai dari ember tumpuk, biopori, maggot, dan lainnya. “Kami fasilitasi dari awal tahun, fasilitasi tersebut mengikuti pilihan masing-masing bank sampah. Ada yang minta losdia, ember tumpuk, biopori, sampai maggot kami bantu,” ujarnya.
Timbunan sampah akan bermasalah, lanjut Haryoko, jika sampah organik mendominasi. “Kalau sampah organik ini kan menyebabkan bau, air limbah, dan lainnya yang mengganggu masyarakat termasuk lalat. Kami sudah maksimal memfasilitasi, maka mari giliran masyarakat mengantisipasi tumpukan sampah agar hanya sampah non-organik atau residu saja, kalau residukan tidak terlalu mengganggu biasanya didominasi plastik,” katanya.
Penutupan TPST Piyungan, lanjut Haryoko, lantran ada perbaikan di kawasan yang berada di Piyungan, Bantul tersebut. “Ada perbaikan sehingga ditutup, hal yang wajar. Kami juga terus menurunkan tonase sampah, sekarang sudah di angka 214 ton perhari,” katanya.
Sementara itu, jatah volume sampah Kota Jogja yang dapat diserap TPST Piyungan sebanyak 210 ton perhari. “Memang kurang 10 ton, kami juga terus mengupayakan target tersebut. Termasuk melakukan kerjasama dengan kelompok peternak di Bantul untuk dapat menyerap sampah dedaunan hasil pemangkasan DLH Jogja di jalan-jalan,” jelasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Kulonprogo melarang aparatur sipil negara (ASN) di lingkungannya untuk memakai mobil dinas dalam urusan pribadi selama libur lebaran ini.
Pilur Gunungkidul 2026 segera dimulai. Regulasi hampir rampung, 31 kalurahan siap gelar pemilihan lurah serentak mulai Juni.
Mentan Amran bongkar skandal Kementan: mafia proyek, ASN dipecat, hingga dugaan benih Rp3,3 miliar. Pelaku terancam hukuman berat.
Industri perhotelan di Indonesia terus bergerak dinamis. Di tengah meningkatnya minat masyarakat terhadap perjalanan bisnis dan wisata, The Ascott Limited.
Pemuda mabuk bawa celurit di Palagan Sleman diamankan polisi. Aksi tersebut sempat meresahkan warga Ngaglik.
Pedro Acosta tercepat di tes MotoGP Catalunya 2026. Sesi kedua dibatalkan karena hujan, Jorge Martin mengalami crash.