Lestarikan Budaya, Kelurahan Gedongkiwo Bikin Pelatihan Bahasa Jawa

Triyo Handoko
Triyo Handoko Jum'at, 28 Juli 2023 10:37 WIB
Lestarikan Budaya, Kelurahan Gedongkiwo Bikin Pelatihan Bahasa Jawa

Suasana pelatihan pranata adicara yang diselenggarakan Kelurahan Gedongkiwo, Kemantren Mantrijeron pada Rabu (26/7/2023). Dok Kelurahan Gedongkiwo

Harianjogja.com, JOGJA—Kelurahan Gedongkiwo, Kemantren Mabtrijeron, memberikan pelatihan bahasa Jawa untuk melestarikan tradisi masyarakat Jogja. Pelatihan bahasa Jawa ini bertujuan untuk melatih kemampuan pranata adicara, Rabu (26/7/2023).

Lurah Gedongkiwo Rina Budi Prastiwi menjelaskan pelatihan tersebut sebagai inovasi program yang dilakukannya. Tujuannya agar generasi muda turut melestarikan budaya pranata adicara.

BACA JUGA: Pasar Kangen Jogja 2023 Wadah Meningkatkan Ekonomi Masyarakat

“Pelatihan ini juga sebagai bentuk fasilitasi Kelurahan Gedongkiwo dalam upaya pelestarian budaya di sini yang merupakan Kelurahan Budaya,” katanya, Kamis (27/7/2023).

Rini menjelaskan pranata adicara masih eksis di wilayahnya, terutama saat masyarakat menggelar hajat. “Sampai sekarang [pranata adicara] masih eksis, bagi kami ini adalah potensi budaya sehingga harus terus dirawat,” ujarnya.

Tak hanya pelatihan pranata adicara, jelas Rini, Kelurahan Gedongkiwo juga melakukan pelatihan tata busana adat Jawa. “Pelatihan busana adat Jawa dilakukan karena masih satu paket dengan pranata adicara yang diperlukan syarat busana khusus,” terangnya.

Program pelestarian budaya, lanjut Rini, akan terus dilakukan Kelurahan Gedongkiwo untuk menunjang statusnya sebagai kelurahan budaya. “Tiak hanya ini nanti ada program-program lainnya juga setelah sebelumnya Merti Wingon,” ujarnya.

Sementara itu Sekretaris Kelurahan Gedongkiwo Efi Widyastuti menjelaskan instruktur pelatihan pranata adicara ini merupakan ahli dan berpengalaman di bidangnya. “Peserta sangat antusias, dari kelompok pemuda juga turut serta artinya ini masih diminati generasi muda,” jelasnya.

Efi menyebut pelatihan pranata adicara tersebut meliputi latihan vokal, bahasa jawa, hingga adat lainnya dalam upacara Jawa. “Pelatihan vokalnya juga ada beragam seperti pernafasan, pelafalan, dan lainnya sehingga memang lengkap sekali pelatihannya,” pungkasnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Abdul Hamied Razak
Abdul Hamied Razak Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online