Lumbung Mataram Kalurahan Purwosari di Kulonprogo Mengoptimalkan Pertanian dan Peternakan Warga
Salah satu implementasi program Lumbung Mataram di Kulonprogo dilakukan Kalurahan Purwosari, Kapanewon Girimulyo
Suasana pelatihan pranata adicara yang diselenggarakan Kelurahan Gedongkiwo, Kemantren Mantrijeron pada Rabu (26/7/2023). Dok Kelurahan Gedongkiwo
Harianjogja.com, JOGJA—Kelurahan Gedongkiwo, Kemantren Mabtrijeron, memberikan pelatihan bahasa Jawa untuk melestarikan tradisi masyarakat Jogja. Pelatihan bahasa Jawa ini bertujuan untuk melatih kemampuan pranata adicara, Rabu (26/7/2023).
Lurah Gedongkiwo Rina Budi Prastiwi menjelaskan pelatihan tersebut sebagai inovasi program yang dilakukannya. Tujuannya agar generasi muda turut melestarikan budaya pranata adicara.
BACA JUGA: Pasar Kangen Jogja 2023 Wadah Meningkatkan Ekonomi Masyarakat
“Pelatihan ini juga sebagai bentuk fasilitasi Kelurahan Gedongkiwo dalam upaya pelestarian budaya di sini yang merupakan Kelurahan Budaya,” katanya, Kamis (27/7/2023).
Rini menjelaskan pranata adicara masih eksis di wilayahnya, terutama saat masyarakat menggelar hajat. “Sampai sekarang [pranata adicara] masih eksis, bagi kami ini adalah potensi budaya sehingga harus terus dirawat,” ujarnya.
Tak hanya pelatihan pranata adicara, jelas Rini, Kelurahan Gedongkiwo juga melakukan pelatihan tata busana adat Jawa. “Pelatihan busana adat Jawa dilakukan karena masih satu paket dengan pranata adicara yang diperlukan syarat busana khusus,” terangnya.
Program pelestarian budaya, lanjut Rini, akan terus dilakukan Kelurahan Gedongkiwo untuk menunjang statusnya sebagai kelurahan budaya. “Tiak hanya ini nanti ada program-program lainnya juga setelah sebelumnya Merti Wingon,” ujarnya.
Sementara itu Sekretaris Kelurahan Gedongkiwo Efi Widyastuti menjelaskan instruktur pelatihan pranata adicara ini merupakan ahli dan berpengalaman di bidangnya. “Peserta sangat antusias, dari kelompok pemuda juga turut serta artinya ini masih diminati generasi muda,” jelasnya.
Efi menyebut pelatihan pranata adicara tersebut meliputi latihan vokal, bahasa jawa, hingga adat lainnya dalam upacara Jawa. “Pelatihan vokalnya juga ada beragam seperti pernafasan, pelafalan, dan lainnya sehingga memang lengkap sekali pelatihannya,” pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Salah satu implementasi program Lumbung Mataram di Kulonprogo dilakukan Kalurahan Purwosari, Kapanewon Girimulyo
Tawuran pelajar kembali pecah di dekat Stadion Mandala Krida, Jogja. Polisi menyebut aksi dipicu provokasi kelompok pelajar.
Siswa Sekolah Rakyat Gunungkidul masih belajar di luar daerah karena lahan belum tersedia, kuota terbatas
Jadwal puasa Tarwiyah dan Arafah 2026 jatuh 25–26 Mei berdasarkan penetapan awal Zulhijah Kemenag
361 jemaah haji Gunungkidul dipastikan sehat dan siap menjalani puncak ibadah di Arafah, Muzdalifah, dan Mina
Ducati jual fairing asli MotoGP GP25 Márquez dan Bagnaia lewat MotoGP Authentics untuk kolektor