Polda DIY Pulangkan 32 Peserta Aksi di Gedung DPRD, Ini Penjelasannya
Polda DIY memastikan 32 peserta aksi di Gedung DPRD DIY telah dipulangkan pada Rabu dini hari. Situasi Malioboro dan Titik Nol kembali normal.
Pengerjaan konstruksi tol Jogja-Bawen, Selasa (9/5/2023)/Istimewa-Humas JJB.
Harianjogja.com, SLEMAN—Pengembang jalan tol Jogja-Solo Seksi 2 Paket 2.2B Trihanggo-Junction Sleman telah berkoordinasi dengan Dishub Sleman perihal pemindahan utilitas perlengkapan jalan.
Pendataan dan pemindahan utilitas perlengkapan jalan menjadi bagian yang kudu dilakukan sebelum proyek pengembangan tol di sejumlah ruas jalan di Sleman bergulir.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Sleman, Arip Pramana menerangkan identifikasi utilitas perlengkapan jalan milik Sleman telah didata. Identifikasi ini dilakukan untuk mendata mana saja alat perlengkapan jalan yang terdampak pembangunan tol, seperti lampu penerangan jalan, rambu-rambu dan perangkat lainnya.
Pertemuan ini juga merupakan tindak lanjut dari pertemuan sebelumnya pada pertengahan Juli lalu dengan salah satu topik bahasan pemindahan alat kelengkapan jalan. "Tol Jogja-Solo kemarin koordinasi untuk utilitas [perlengkapan jalan] yang melintas," ujar dia, Selasa (1/8/2023).
Kendati tidak hafal secara rinci jumlah seluruh utilitas perlengkapan jalan yang terdampak, tetapi berdasarkan jenisnya Arip menuturkan ada rambu, lampu penerangan jalan hingga APILL yang terancam dipindahkan saat pembangunan proyek tol di area Tirtoadi hingga Trihanggo dimulai. "Kalau Dishub paling hanya rambu, lampu yang di jalan-jalan kabupaten," ujar dia.
BACA JUGA: Pengerjaan Jalan Tol Jogja-YIA Berlanjut, 12 Kalurahan Ini Terdampak
"Kalau itu sifatnya perambuan diambil diamankan terlebih dahulu. Tetapi kan yang sifatnya sementara pemberitahuan kepada masyarakat tetap harus dipasang yang sifatnya pemberitahuan pengerjaan," kata dia.
Tak hanya di Jalan Kabupaten, sejumlah alat perlengkapan jalan seperti lampu yang berada di jalan nasional juga diharapkan Arip dapat digeser sebelum proyek di tengah jalan ring road dimulai. Supaya sisi kanan maupun kiri Ring Road yang nantinya digunakan sebagai akses jalan masyarakat tetap terang.
"Kemudian kepentingannya juga untuk jalan nasional yang di ring road walaupun itu jadi kewenangan pemerintah pusat, tetapi kan sebelum ada pekerjaan itu lampunya harus dipindah dulu. Digeser ke samping supaya tetap lalu lintas itu bisa digunakan tetapi peneranganya tetap nyala. Geser lampu dulu," terangnya.
Selain rambu, salah satu sarana yang akan terdampak adalah saluran air. Menurut keterangan Arip ada jaringan perpiapan dalam tanah milik PDAM yang akan terdampak penggarapan tol Jogja-Solo Seksi 2 Paket 2.2B Trihanggo-Junction Sleman. "Ada tindak lanjut kemarin ke PDAM, sehubungan ada lintasan jalur jaringan air yang melintas Junction Sleman," kata dia.
Perpipaan saluran air dalam tanah ini menjadi salah satu jaringan yang diketuai terdampak tol dalam proses pemetaan. Belum diketahui apakah ada saluran air atau jaringan bawah tanah lainnya seperti kabel optik di jalur yang bakal dibangun tol Trihanggo-Junction Sleman. "Yang sudah ketahuan kemarin air, jaringan airnya PDAM itu. Belum [ditemukan jaringan listrik dan kabel optik]."
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polda DIY memastikan 32 peserta aksi di Gedung DPRD DIY telah dipulangkan pada Rabu dini hari. Situasi Malioboro dan Titik Nol kembali normal.
Prabowo mengakui pelaksanaan MBG masih memiliki banyak kekurangan. Sebanyak 353 orang dipecat dan BGN menguji CCTV berbasis AI.
Dino Patti Djalal membantah hoaks bertamu ke rumah Dubes Singapura bersama Saiful Mujani dan menilai kabar itu sebagai upaya menggiring opini.
Arema FC menang 4-0 atas Dewa United di Stadion Kanjuruhan. Careca mencetak dua gol, disusul Samuel Otusanya dan Juliam Guevara.
Anggota VI BPK Fathan Subchi meninggal dunia pada usia 56 tahun saat menjalankan tugas pemeriksaan di Moskow, Rusia, Minggu (25/10/2026).
Warga Cawan menghentikan penambangan pasir dan batu dengan alat berat di bantaran Sungai Progo karena mengancam konservasi dan wisata Mbudho Island