Pilur 2027 Gunungkidul Digelar di 55 Kalurahan, Anggaran Disiapkan
Pilur 2027 Gunungkidul akan digelar serentak di 55 kalurahan. Pemkab mulai mengkaji kebutuhan anggaran untuk pelaksanaan pemilihan.
Pengendara motor sedang melintas di dekat banner tentang imbauan tidak melintaas di jalur Jogja-Wonosari selama perbaikan yang terpasang di kawasanTugu Tobong di Kalurahan Logandeng, Playen. Jumat (4/8/2023)
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Perbaikan jalan Jogja-Wonosari dimulai bulan ini. Untuk mengurangi risiko kemacetan karena sistem buka tutup, Dinas Perhubungan (Dishub) Gunungkidul mengimbau agar kendaraan pribadi melintas di jalur alternatif.
Kepala Bidang Lalu Lintas, Dishub Gunungkidul, Bayu Susilo Aji mengatakan, sudah mengetahui rencana perbaikan di jalur utama Jogja-Wonosari. Upaya koordinasi terkait dengan dampak perbaikan juga sudah dilakukan karena proses tersebut berpotensi menimbulkan kemacetan.
“Jalan masih bisa dilalui, tapi dengan sistem buka tutup,” kata Bayu kepada wartawan, Jumat (4/8/2023).
Berdasarkan hasil koordinasi yang telah dilakukan, sudah ada upaya mengantisipasi kemacetan selama perbaikan berlangsung. Salah satunya dengan menyiapkan jalur alternatif sebagai pengurangi.
“Ini bukan melarang melintas di Jalan Jogja-Wonosari, tapi mengimbau untuk melintas melalui jalur lain yang lebih lancar,” katanya.
Bayu menjelaskan, imbauan dikhususkan bagi pengendara kendaraan pribadi. Diharapkan menghindari jalan Jogja-Wonosari dengan memilih jalur alternative di sisi selatan melalui jalur Playen-Dlingo atau Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS).
“Untuk alternative di sisi utara masih akan dirapatkan karena jalur utara yang jadi alternatif di Nglanggeran-Sorogedug, Prambanan juga ada perbaikan. Guna kepastian jalur masih akan dirapatkan lagi,” katanya.
Menurut dia, untuk bus pariwisata masih bisa lewat di jalur Jogja-Wonosari. Sedangkan bagi kendaraan bermuatan berat diminta mencari jalur lain saat menuju Gunungkidul.
“Jalu alternatif Playen-Dlingo tidak disarkan karena terlalu ekstrem jalannya. Rute terbaik bisa lewat jalur Sambeng di Kapanewon Ngawen atau Semin. Untuk imbauan juga sudah dipasang spanduk di beberapa titik,” katanya.
Salah seorang pelaju asal Playen, Yuwono sudah mendapatkan informasi berkaitan dengan rencana perbaikan di Jalan Jogja-Wonosari. Hal ini terlihat dari berapa spanduk yang dipasang untuk pemberitahuan agar mencari rute alternative selama perbaikan berlangsung.
Hanya saja, ia mengakui hingga sekarang proses perbaikan belum dijalankan. “Infonya mulai Agustus, tapi sampai saat ini belum ada tanda-tanda perbaikan dilakukan. Kondisi jalan sekarang masih lancar,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pilur 2027 Gunungkidul akan digelar serentak di 55 kalurahan. Pemkab mulai mengkaji kebutuhan anggaran untuk pelaksanaan pemilihan.
Kemendiktisaintek menargetkan 19.000 artikel ilmiah Indonesia terbit di jurnal internasional Q1 sepanjang 2026.
DJBC mencatat 15.307 penindakan rokok ilegal hingga September 2026 dengan barang bukti 1,2 miliar batang.
Pakar UGM menjelaskan tren downgrading dan trade down sebagai respons rumah tangga terhadap pendapatan stagnan dan ketidakpastian ekonomi.
Kadin mengingatkan penahanan restitusi pajak dapat mengganggu likuiditas perusahaan dan memengaruhi citra investasi Indonesia di mata investor asing.
Jari siswi SMPN 2 Boyolali tersangkut di lubang pintu kelas. Damkar turun tangan dan berhasil melepaskannya menggunakan gerinda kecil.