Kalah Dalam Pilur Ngoro-Oro, Sukasto Legawa dan Terima Hasil
Sukasto kalah dalam Pilur Ngoro-Oro Patuk dengan 855 suara, sementara Paryoto meraih 1.399 suara. Ia mengaku legawa menerima hasil.
Bupati Sunaryanta (tengah) saat melakukan peletakan batu pertama perbaikan jalan Karangmojo-Semanu di Dusun Sokokerep, Semanu, Semanu. Senin (21/8/2023)/ Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Perbaikan ruas jalan Karangmojo-Semanu sepanjang 6,5 kilometer dilakukan secara keroyokan. Pasalnya, untuk pembangunan menggunakan tiga mata anggaran yang berbeda.
Pertama perbaikan menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK). Total anggaran yang disediakan sebesar Rp744.337.000 untuk ruas sepanjang 723 meter.
Anggaran kedua bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU) untuk program Pagu Wilayah Indikatif Kecamatan (PIWK) sebesar Rp773.158.000. Dana ini untuk memperbaiki ruas sepanjang 300 meter.
Adapun mata anggaran ketiga bersumber dari dana Instruksi Presiden (Inpres) pembangunan jalan daerah. Total nilai pembangunan mencapai Rp15,01 miliar untuk perbaikan ruas sepanjang 5,2 kilometer.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPUPRKP) Gunungkidul, Irawan Jatmiko mengatakan, kemampuan anggaran yang dimiliki pemkab masih sangat terbatas. Terlebih lagi dengan adanya defisit anggaran di tahun ini ikut berpengaruh terhadap upaya perbaikan jalan.
“Memang tetap jalan, tapi ada pengurangan karena untuk menutup defisit,” katanya kepada wartawan di sela-sela Peletakan Batu Pertama Perbaikan Jalan Karangmojo-Semanu di Dusun Sokokerep, Semanu, Semanu, Senin (21/8/2023).
Menurut dia, upaya perbaikan tidak hanya mengandalankan dari APBD. Pasalnya, pemkab juga berupaya mengakses berbagai program di Pemerintah Pusat.
Salah satunya menyangkut program dana inpres pembangunan jalan daerah. Ruas yang diperbaiki menggunakan dana ini adalah jalan Karangmojo-Semanu sepanjang 6,5 kilometer.
“Total nilai perbaikan mencapai Rp15,01 miliar untuk ruas sepanjang 5,5 kilometer. Rencana pembangunan berlangsung selama lima bulan,” katanya.
Menurut dia, di ruas ini total diperbaiki melalui tiga program infrastruktur meliputi dana PIWK, DAK Fisik serta Dana Inpres pembangunan jalan daerah. Total anggaran dari ketiga program mencapai Rp16,52 miliar.
“Ini masuk jalan utama dan kami bersyukur bisa diperbaiki seluruhnya di 2023 karena memang kondisinya sudah rusak parah,” katanya.
Bupati Gunungkidul, Sunaryanta mengatakan, fokus pembangunan tidak hanya menyasar ke pembangunan sumber daya manusia. Namun, program infrastruktur juga tetap menjadi prioritas karena keberadannya sangat berdampak secara langsung bagi masyarakat.
Ia tidak menampik kemampuan anggaran milik pemkab masih sangat terbatas, namun upaya perbaikan jalan rusak terus dilakukan. “Memang untuk APBD belum mampu untuk mengerjakan semua, tapi ada upaya mengajukan bantuan ke Pemerintah Pusat. Salah satunya guna memerbaiki ruas jalan rusak di Karangmojo menuju Semanu,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sukasto kalah dalam Pilur Ngoro-Oro Patuk dengan 855 suara, sementara Paryoto meraih 1.399 suara. Ia mengaku legawa menerima hasil.
Esteban Ocon memutuskan meninggalkan Haas pada akhir musim F1 2026 setelah menjalani 39 balapan bersama tim tersebut
Bupati Gunungkidul memberi ASN waktu 1,5 jam tiap Jumat awal bulan untuk belanja di pasar tradisional dan UMKM.
inflasi September 2026 diproyeksi mencapai 3,34%-3,35%, dipicu pangan, El Nino, MBG, dan kenaikan harga minyak dunia.
Delapan gerai KDMP Bantul telah diverifikasi. Hasil pemeriksaan akan menjadi bahan laporan tim dan review BPKP terkait pembangunan.
Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih mulai beroperasi 1 Oktober 2026 dan akan dievaluasi pemerintah pada 7 Oktober.