Habiskan Rp160 Juta, Program Pakan Monyet Gunungkidul Tak Efektif
DLH Gunungkidul menghentikan program pakan monyet ekor panjang pada 2027 karena dinilai tak efektif mencegah konflik dengan warga.
Foto Ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Warga Dusun Tambakrejo, Semanu, Semanu digegerkan dengan adanya penemuan jasad bayi terbungkus plastik kresek di teras sebuah bengkel motor, Jumat (4/8/2023). Meski demikian, hingga Selasa (22/8/2023) polisi belum menemukan pelaku pembuangan.
Kapolsek Semanu, AKP Pudjijono mengatakan hingga sekarang masih melakukan penyelidikan terkait dengan temuan bayi dalam keadaan meninggal dunia di emperan bengkal. Sejumlah saksi telah diperiksa, tetapi belum menemukan titik terang berkaitan dengan kasus ini. “Kami masih menyelidiki dan mohon doanya agar kasus bisa segera terungkap,” kata Pudjijono, Selasa (22/8/2023).
Meski demikian, dia mengakui terus akan berupaya mengungkap kasus ini sampai tuntas. Pudjijono berjanji setelah menemukan pelaku akan mengumumkan ke publik. “Harap bersabar karena masih dalam proses penyelidikan. Nanti kalau ada perkembangan pasti kami kabari,” katanya.
BACA JUGA: Geger Penemuan Bayi di Pakem, Ini Penjelasan Lurah
Hasil penyelidikan awal, jasad bayi berjenis kelamin laki-laki terbungkus kantong kresek. Untuk penyelidikan, jasad bayi juga sudah melalui proses otopsi di RS Bhayangkara.
Jasad bayi ini pertama kali ditemukan oleh Suhardi, warga setempat saat akan berangkat Salat Jumat sekitar pukul 11.30 WIB. Saat akan memarkir kendaraan, dia melihat ember yang di dalamnya terdapat tas kresek yang terikat dan kondisinya dikerubungi lalat. “Saya pensaran dan langsung membukanya. Saya kaget ternyata bayi yang masih ada ari-arinya,” kata Suhardi kepada wartawan, Jumat (4/8/2023).
Menurut dia, saat dibuka kondisi bayi telah meninggal dunia dengan kulit sudah membiru. Untuk jenis kelamin, Suhardi tidak tahu persis karena tertutup selimut. “Temuan ini saya langsung laporkan ke polsek. Kami juga tidak tahu kapan bayi dibuang karena kebetulan bengkel sedang tutup,” ujar dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DLH Gunungkidul menghentikan program pakan monyet ekor panjang pada 2027 karena dinilai tak efektif mencegah konflik dengan warga.
Cek jadwal perpanjangan SIM di Sleman pada 26 Oktober 2026, termasuk layanan MPP, Satpas, SIM Keliling, SIMMADE, dan persyaratannya.
Campus League Billiard Regional Yogyakarta 2026 melahirkan tiga kampiun, termasuk Risky Indrawan dan Okta Ayu yang memborong gelar juara.
Cek jadwal perpanjangan SIM A dan C di Kulonprogo pada 26 Oktober 2026, lengkap dengan lokasi layanan dan dokumen persyaratan.
Cek jadwal KRL Jogja-Solo 26 Oktober 2026, dari Stasiun Yogyakarta hingga Palur. Kereta pertama pukul 05.05 WIB, tarif Rp8.000.
BPBD Sleman telah menyalurkan 1.024.000 liter air bersih hingga Oktober 2026. Sebanyak 11 sekolah dan Puskesmas Ngaglik II masih membutuhkan bantuan.