SPPG Patalan 2 Dua Kali Picu Keracunan, Dewan Desak Sanksi
SPPG Patalan 2 Bantul kembali dikaitkan dengan dugaan keracunan MBG. DPRD mendesak sanksi tegas bagi penanggung jawab jika ditemukan kelalaian.
Sejumlah penampilan dalam agenda Kotabaru Avond Fest atau Pesta Senja Kotabaru yang digelar di Jalan I Dewa Nyoman Oka pada Jumat (25/8/2023)-Harian Jogja/ Yosef Leon
Harianjogja.com, JOGJA—Pesta Senja Kotabaru kembali diselenggarakan untuk meramaikan suasana di kawasan setempat sebagai destinasi wisata premium baru di Kota Jogja. Agenda yang dilaksanakan sejak Jumat (25/8/2023) sore itu dimeriahkan dengan deretan acara bernuansa perjuangan tempo dulu di masa serbuan Kotabaru.
Pesta Senja Kotabaru atau Kotabaru Avond Fest adalah agenda kesekian yang digelar Dinas Pariwisata Kota Jogja di wilayah tersebut. Hadirnya beragam atraksi wisata dan hiburan di kawasan cagar budaya itu diharapkan menjadi daya tarik baru bagi para pengunjung yang berpelesir ke Jogja.
Dipusatkan di Jalan I Dewa Nyoman Oka, Kotabaru Avond Fest dimeriahkan dengan penampilan musik, pentas seni dan budaya, permainan, jamuan dan gelar wicara sesuai dengan tema yang diusung. Pada malam harinya ditampilkan fragmen serbuan Kotabaru yang ikut merawat ingatan publik tentang nilai historis kawasan itu.
BACA JUGA: Tingkatkan Kunjungan Wisata, Festival Prawirotaman Digelar 2 Hari
Asisten Sekretaris Daerah Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kota Jogja Kadri Renggono mengatakan, nuansa senja sangat cocok untuk menggambarkan kawasan Kotabaru sebagai pusat destinasi wisata premium di Jogja. Keindahan bangunan dan area tertentu di Kotabaru dinilainya memang lebih eksotik jika dilihat pada sore hari menjelang malam.
"Banyak juga warga dan sebagian dari kita yang mulai aktivitas setelah senja, sehingga kawasan Kotabaru ini kita harapkan semakin hidup dan bergeliat ke depannya," kata Kadri.
Dia menyebut dengan beragam atraksi dan hiburan yang diselenggarakan, Kotabaru tentu jadi pilihan yang tidak kalah menarik bagi wisatawan dan para pengunjung. Dengan potensi sejarah, budaya dan aktivitas yang ada di wilayah tersebut pihaknya ingin agar wisatawan semakin nyaman saat berpelesir.
"Justru dengan nuansa senja ini kita mau tunjukkan ke masyarakat dan wisatawan bahwa Kotabaru semakin nyaman dan menarik dikunjungi," katanya.
Pemkot Jogja, kata dia akan menyelenggarakan acara rutin di Kotabaru untuk menjadikan area itu semakin dilirik pengunjung. Ia meminta agar atraksi yang diselenggarakan lebih beragam dan bisa menyesuaikan dengan tema-tema tertentu yang jadi ciri khas area setempat sebagai destinasi wisata premium.
"Harapan kita dukungan semua pihak akan memberikan hasil yang lebih baik untuk mempercepat pengembangan kawasan cagar budaya yang punya potensi wisata di Jogja baik itu Kotabaru, Kotagede dan juga Pakualaman," imbuhnya.
Kepala Dinas Pariwisata Kota Jogja Wahyu Hendratmoko menyampaikan, Kotabaru Avond Feest diharapkan menjadi pemicu bagi kegiatan lain untuk diselenggarakan di Kawasan Cagar Budaya Kotabaru. Dengan begitu dapat menjadi destinasi wisata piliham malam selain Malioboro.
"Kita mencoba menciptakan wisata baru memecahkan keramaian di Malioboro dengan berbagai macam aktivitas. Dengan semua potensinya bersama sejumlah pihak kami akan membangun Kotabaru menjadi destinasi wisata malam hari," jelas Wahyu.
Selain itu, kegiatan serupa nantinya akan diselenggarakan setiap bulan di Kotabaru demi menambah daya tarik wisata dan jadi pengalaman baru kepada pengunjung yang datang ke Kota Jogja. "Nantinya event seperti ini akan konsisten diselenggarakan setiap satu bulan sekali agar semakin semarak dan ramai," ujarnya.
BACA JUGA: Kulonprogo Terapkan Pembayaran Parkir dengan Nontunai, Sasar 87 Titik
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
SPPG Patalan 2 Bantul kembali dikaitkan dengan dugaan keracunan MBG. DPRD mendesak sanksi tegas bagi penanggung jawab jika ditemukan kelalaian.
Riwayat pembayaran kredit kini menjadi salah satu informasi yang diperhatikan lembaga jasa keuangan ketika menilai pengajuan pembiayaan. Data tersebut tercatat
PSIM Jogja tertahan di posisi ke-12 klasemen sementara Super League seusai kalah 0-1 dari Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bung Tomo.
Prakiraan cuaca Jogja dan DIY Senin 14 September 2026 didominasi berawan. Cek suhu dan kelembapan lima wilayah.
Warga Karangbendo Bantul menolak lokasi dapur MBG karena terlalu dekat dengan rumah dan khawatir aktivitas dini hari mengganggu.
Jadwal SIM Kulonprogo 14 September 2026 tersedia di MPP. Simak lokasi layanan, jam operasional, syarat, dan ketentuan perpanjangan SIM.