Pria Bantul Bakar Rumah Orang Tua Gara-gara Tak Diberi Rp15 Juta
Pria berinisial MN diduga membakar kamar rumah orang tuanya di Kasihan, Bantul, usai permintaan uang Rp15 juta tak terpenuhi. Polisi menyelidiki kasus ini.
Sejumlah penampilan dalam agenda Kotabaru Avond Fest atau Pesta Senja Kotabaru yang digelar di Jalan I Dewa Nyoman Oka pada Jumat (25/8/2023)-Harian Jogja/ Yosef Leon
Harianjogja.com, JOGJA—Pesta Senja Kotabaru kembali diselenggarakan untuk meramaikan suasana di kawasan setempat sebagai destinasi wisata premium baru di Kota Jogja. Agenda yang dilaksanakan sejak Jumat (25/8/2023) sore itu dimeriahkan dengan deretan acara bernuansa perjuangan tempo dulu di masa serbuan Kotabaru.
Pesta Senja Kotabaru atau Kotabaru Avond Fest adalah agenda kesekian yang digelar Dinas Pariwisata Kota Jogja di wilayah tersebut. Hadirnya beragam atraksi wisata dan hiburan di kawasan cagar budaya itu diharapkan menjadi daya tarik baru bagi para pengunjung yang berpelesir ke Jogja.
Dipusatkan di Jalan I Dewa Nyoman Oka, Kotabaru Avond Fest dimeriahkan dengan penampilan musik, pentas seni dan budaya, permainan, jamuan dan gelar wicara sesuai dengan tema yang diusung. Pada malam harinya ditampilkan fragmen serbuan Kotabaru yang ikut merawat ingatan publik tentang nilai historis kawasan itu.
BACA JUGA: Tingkatkan Kunjungan Wisata, Festival Prawirotaman Digelar 2 Hari
Asisten Sekretaris Daerah Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kota Jogja Kadri Renggono mengatakan, nuansa senja sangat cocok untuk menggambarkan kawasan Kotabaru sebagai pusat destinasi wisata premium di Jogja. Keindahan bangunan dan area tertentu di Kotabaru dinilainya memang lebih eksotik jika dilihat pada sore hari menjelang malam.
"Banyak juga warga dan sebagian dari kita yang mulai aktivitas setelah senja, sehingga kawasan Kotabaru ini kita harapkan semakin hidup dan bergeliat ke depannya," kata Kadri.
Dia menyebut dengan beragam atraksi dan hiburan yang diselenggarakan, Kotabaru tentu jadi pilihan yang tidak kalah menarik bagi wisatawan dan para pengunjung. Dengan potensi sejarah, budaya dan aktivitas yang ada di wilayah tersebut pihaknya ingin agar wisatawan semakin nyaman saat berpelesir.
"Justru dengan nuansa senja ini kita mau tunjukkan ke masyarakat dan wisatawan bahwa Kotabaru semakin nyaman dan menarik dikunjungi," katanya.
Pemkot Jogja, kata dia akan menyelenggarakan acara rutin di Kotabaru untuk menjadikan area itu semakin dilirik pengunjung. Ia meminta agar atraksi yang diselenggarakan lebih beragam dan bisa menyesuaikan dengan tema-tema tertentu yang jadi ciri khas area setempat sebagai destinasi wisata premium.
"Harapan kita dukungan semua pihak akan memberikan hasil yang lebih baik untuk mempercepat pengembangan kawasan cagar budaya yang punya potensi wisata di Jogja baik itu Kotabaru, Kotagede dan juga Pakualaman," imbuhnya.
Kepala Dinas Pariwisata Kota Jogja Wahyu Hendratmoko menyampaikan, Kotabaru Avond Feest diharapkan menjadi pemicu bagi kegiatan lain untuk diselenggarakan di Kawasan Cagar Budaya Kotabaru. Dengan begitu dapat menjadi destinasi wisata piliham malam selain Malioboro.
"Kita mencoba menciptakan wisata baru memecahkan keramaian di Malioboro dengan berbagai macam aktivitas. Dengan semua potensinya bersama sejumlah pihak kami akan membangun Kotabaru menjadi destinasi wisata malam hari," jelas Wahyu.
Selain itu, kegiatan serupa nantinya akan diselenggarakan setiap bulan di Kotabaru demi menambah daya tarik wisata dan jadi pengalaman baru kepada pengunjung yang datang ke Kota Jogja. "Nantinya event seperti ini akan konsisten diselenggarakan setiap satu bulan sekali agar semakin semarak dan ramai," ujarnya.
BACA JUGA: Kulonprogo Terapkan Pembayaran Parkir dengan Nontunai, Sasar 87 Titik
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pria berinisial MN diduga membakar kamar rumah orang tuanya di Kasihan, Bantul, usai permintaan uang Rp15 juta tak terpenuhi. Polisi menyelidiki kasus ini.
Kebakaran lahan kembali melanda Wukirsari, Bantul. BPBD mencatat 62 kasus kebakaran hingga 22 Juli 2026, mayoritas dipicu aktivitas manusia.
Google dikabarkan menaikkan harga Pixel 11 yang meluncur 12 Agustus 2026 akibat lonjakan biaya memori dan produksi global.
Harga bawang putih di Pasar Manis Purwokerto kembali naik menjadi Rp50.000 per kilogram. DPKUKM Banyumas terus memantau harga untuk mengendalikan inflasi.
CORE Indonesia menyebut masih ada 1 juta ton molase yang berpotensi mendukung bioetanol. Pemerintah menargetkan penerapan E10 mulai 2027.
Pilur Gunungkidul 2026 dipastikan tanpa perpanjangan pendaftaran. Sebanyak 99 bakal calon lurah mendaftar di 31 kalurahan.