Kejar Target BPHTB Rp400 Miliar, Sleman Fasilitasi Sertifikasi Tanah
BPHTB Sleman baru Rp182,92 miliar atau 45,73% dari target Rp400 miliar. Komisi B menggandeng BPN mengejar penerimaan.
Pertanian - Ilustrasi Freepik
Harianjogja.com, KULONPROGO—Dinas Pertanian dan Pangan (DPP) Kabupaten Kulonprogo bersama Direktorat Jenderal Tanaman Pangan Kementerian Pertanian (Kementan) memfasilitasi tim 11 yang merupakan tim bentukan staf ahli presiden di bidang pertanian untuk melakukan monitoring dan evaluasi (monev) terkait dampak El-Nino di Kulonprogo.
Kepala Bidang Tanaman Pangan Dinas Pertanian dan Pangan, Agus Setiawan, mengatakan monev tersebut hanya dilakukan di Kalurahan Bumirejo, Kapanewon Lendah karena memiliki air berlimpah meski kemarau.
"Tim 11 ini ingin memastikan bahwa El-Nino berdampak atau tidak dalam satu wilayah. Nah, di Bumirejo kan merupakan area sawah yang dinaungi oleh irigasi teknis daerah irigasi (DI) sapon. Di sana, saat ini, airnya melimpah," kata Agus dihubungi, Rabu (30/8/2023).
Air yang melimpah tersebut menjadi bukti bahwa Kulonprogo tidak terdampak El-Nino. Bukan hanya di Bumirejo, Lendah saja, terang Agus, secara umum areal persawahan yang dialiri irigasi teknis tidak akan mengalami kekeringan.
"Tapi kok kalau nanti menemukan areal persawahan kering, itu sebenarnya hanya menunggu giliran air dari DI. Dan di sini, ada dua DI yaitu Sapon dan Kalibawang," katanya.
BACA JUGA: Kekeringan Meluas, Per Agustus Dropping Air di Kulonprogo Mencapai 36 Kali
Dia memberi contoh bahwa di DI Kalibawang sedang dimanfaatkan untuk pengolahan tanah di daerah Kalibawang dan Nanggulan. Oleh karena itu, daerah irigasi di Sentolo, Temon, dan sebagaian Panjatan kering.
"Soalnya airnya masih dipakai di hulu. Kalau sudah selesai untuk mengolah tanah maka airnya nanti perlahan akan turun ke arah Selatan," katanya.
Plt Kepala DPP Kulonprogo, Trenggono Trimulyo, mengatakan bahwa dampak El-Nino tidak begitu berpengaruh terhadap Kulonprogo karena ada Peraturan Bupati (Perbup) tentang Tata Tanam Tahunan.
"Kulonprogo kan punya perencanaan tata tanam. Di DI intake Kalibawang maupun Sapon diterapkan perencanaan tata tanam hanya untuk golongan I dan II. Dengan begitu kebutuhan air tercukupi," kata Trenggono.
Dia menambahkan golongan I memiliki jadwal tanam pada bulan Agustus dan September 2023. Lalu, golongan II ditanam pada bulan Oktober dan November 2023. Perencanaan tata tanam tersebut diterapkan di setiap kapanewon. "Pada prinsipnya, terkait El-Nino, Kulonprogo aman," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BPHTB Sleman baru Rp182,92 miliar atau 45,73% dari target Rp400 miliar. Komisi B menggandeng BPN mengejar penerimaan.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Kamis 24 September 2026 tersedia 10 perjalanan, lengkap dengan jam keberangkatan kedua arah.
Jadwal KA Bandara YIA Kamis 24 September 2026 tersedia 24 perjalanan YIA-Tugu dan sebaliknya, mulai dini hari hingga malam.
Jadwal KRL Jogja-Solo Kamis 24 September 2026 lengkap dengan 15 perjalanan, waktu keberangkatan, stasiun, dan tarif Rp8.000.
Jadwal KRL Solo-Jogja Kamis 24 September 2026 dari Palur menuju Jogja lengkap dengan waktu keberangkatan di setiap stasiun.
Kenali enam pemain baru 5cm: Revolusi Hati. Roman King memerankan Zafran muda dalam prekuel film 5 cm yang dijadwalkan tayang akhir 2026.