Sensus Ekonomi 2026 Petakan Potensi Ekonomi dan Peluang Investasi DIY
Sensus Ekonomi 2026 BPS DIY dapat membantu pelaku usaha membaca potensi ekonomi, peluang pasar, dan investasi di berbagai wilayah.
Tiang pancang di kawasan Selokan Mataram untuk pembangunan tol Jogja Bawen. /Harian Jogja Gigih M. Hanafi.
Harianjogja.com, JOGJA–PT Jasamarga Jogja Bawen (JJB) mencatat progres Jalan Tol Jogja-Bawen Seksi 1 Ruas Jogja-SS Banyurejo sepanjang 8,8 kilometer telah mencapai progres konstruksi 53,66 persen sementara progres pembebasan lahan sebesar 76,46 persen.
Direktur Utama PT JJB, AJ Dwi Winarsa menjelaskan serat palilah tanah desa dan Sultan Ground (SG) terbit dari Kawedanan Hageng Punokawan Datu Dana Suyasa, Keraton Jogja, terkait pemberian izin sementara pemanfaatan tanah kasultanan telah diterima. Saat ini PT JJB mengoptimalkan pekerjaan konstruksi pada lahan yang telah dibebaskan. Penyelesaian konstruksi Jalan Tol Jogja-Bawen Seksi 1 dan Seksi 6 telah sesuai dengan rencana pekerjaan.
BACA JUGA : Konstruksi Tol Jogja-Solo dan Jogja-Bawen Terus Berlangsung, Segini Detail Progresnya
“Untuk saat ini kegiatan konstruksi Seksi 1 sedang dikerjakan secara paralel pekerjaan struktur pada Jembatan Kali Sangubanyu, Kali Mataram, Elevated 1, Elevated 2, Elevated 3, Elevated 4, box underpass, box culvert, pekerjaan badan jalan berupa common borrow material, perbaikan tanah berupa stone column,” katanya Kamis (7/9/2023).
Dalam waktu dekat ini menurut Dwi akan dilakukan pekerjaan pemasangan erection girder STA 75+800 atau Jembatan Kali Koteng, Kalurahan Tirtoadi, Kapanewon Mlati.
Kemudian menurut Dwi dalam waktu dekat pada Jalan Tol Jogja Bawen Seksi 6 sedang dilakukan Pekerjaan Badan Jalan berupa common borrow material di sisi ramp of Bawen, pekerjaan pondasi berupa borepile.
Terdapat tambahan lahan untuk keperluan pembangunan Jalan Tol Jogja-Bawen Seksi 1 di wilayah DIY. Saat ini dari 7 desa terdampak Jalan Tol Jogja-Bawen, telah dilakukan musyawarah penetapan bentuk ganti kerugian pada enam desa. Sedangkan progres pembebasan lahan pada Jalan Tol Jogja-Bawen Seksi 6 SS Ambarawa-JC Bawen di wilayah Jawa Tengah, menurut Dwi pihaknya telah berkoordinasi dengan Bupati Semarang terkait izin memulai konstruksi pada lahan milik Kabupaten Semarang.
BACA JUGA : Lahan Tambahan Proyek Tol Jogja-Bawen, Nilai Taksiran Dipastikan Naik
Pada 13 bidang di Desa Kandangan yang telah dilakukan musyawarah dengan luas 13.226 meter persegi saat ini sedang menunggu hasil verifikasi dari Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN) terkait bidang-bidang yang memenuhi syarat untuk bisa dibayarkan. Kemudian untuk Desa Doplang, menurut Dwi telah dilakukan pembayaran Uang Ganti Kerugian (UGR) pada 6 bidang lahan dengan luas 3.930 meter persegi dengan nilai Rp3,7 miliar.
“Terkait pembebasan lahan untuk keperluan proyek pembangunan Jalan Tol Jogja-Bawen, kami terus berkoordinasi dengan PPK Pengadaan Tanah Jalan Tol Jogja-Bawen Ditjen Bina Marga Kementerian PUPR, BPN DIY dan Jawa Tengah, Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) dan LMAN,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sensus Ekonomi 2026 BPS DIY dapat membantu pelaku usaha membaca potensi ekonomi, peluang pasar, dan investasi di berbagai wilayah.
RAPBN 2027 menargetkan pendapatan Rp3.426 triliun dan belanja Rp4.097,2 triliun, dengan defisit dipersempit menjadi 2,4% terhadap PDB.
Gempa M7,7 mengguncang Flores dan terasa kuat di Sikka. Bupati Sikka meminta warga tenang serta waspada terhadap potensi tsunami.
Harga buyback emas Antam, Galeri 24, dan UBS di Pegadaian turun pada Sabtu, 15 Agustus 2026. Cek harga berdasarkan berat emas.
Perempuan muda dan lansia di DIY serta Klaten mengolah kain perca menjadi tenun dan kerajinan bernilai ekonomi di Rumah Kreatif Tukik.
BMKG menetapkan status Siaga tsunami hingga 3 meter setelah gempa M7,7 mengguncang Nagekeo, NTT, Sabtu pagi.