Tempe Pondoh Sleman Dipatenkan, Nyaris Diklaim Pihak Lain!
Tempe Pondoh Sleman resmi dilindungi hukum. Pernah ada upaya klaim dari luar, Pemkab kini bergerak cepat amankan warisan budaya.
Bus DAMRI./Istimewa
Harianjogja.com, KULONPROGO—Shuttle bus Damri dengan rute Imogiri sampai Bandara Internasional Yogyakarta (YIA) masih sepi peminat. Shuttle bus yang khusus melayani rute kawasan strategis pariwisata nasional (KSPN) tersebut diklaim kalah bersaing dengan kendaraan pribadi dan ojek online (ojol).
Staf Usaha Bagian Operasional Kendaraan Perum Damri, Tedy Kurniawan, mengatakan rute shuttle bus tersebut melewati Terminal Tipe C Brosot. Dengan adanya shuttle bus Damri yang memasuki Terminal Brosot maka diharapkan akses pengguna armada tersebut lebih mudah ketika akan mengakses moda transportasi yang melawati jalur selatan kabupaten Bantul sampai Kulonprogo.
BACA JUGA : Bus Pariwisata Sarat Penumpang Terjun ke Jurang di Tegal
Hanya saja, pengguna jasa shuttle bus Damri dengan rute KSPN tersebut masih sepi peminat meski Pemerintah Pusat telah memberikan subsidi sehingga pengguna hanya perlu membayar Rp20.000.
“Terminal Brosot itu hanya jadi lintasan shuttle saja dari Imogiri, Palbapang, Brosot, lalu ke YIA. Kalau ada penumpang nanti diangkut. Tapi ada jam khusus atau time table. Meski begitu penumpangnya [dari terminal Brosot] masih sepi kalah dengan kendaraan pribadi dan gojek atau grab [taksi online] itu,” kata Tedy dihubungi Sabtu (23/9/2023).
Penggunaan kendaraan pribadi atau ojol, kata Tedy, lebih mendominasi karena pengguna jasa memiliki prioritas tujuan. Mereka juga tidak ingin menunggu datangnya kendaraan. Jika mereka memilih menggunakan shuttle bus Damri rute KSPN maka pengguna harus menunggu sesuai time table yang telah ada.
“Kalau pakai shuttle bus Damri memang harus menunggu sesuai time table. Tidak bisa kalau meminta datang lebih cepat. Kalau begitu ya silakan pakai kendaraan lain kalau mau cepat,” katanya.
Tedy menerangkan sudah ada beberapa petugas yang berjaga di Terminal Brosot. Apabila ada penumpang yang ingin menggunakan jasa shuttle bus Damri dengan rute KSPN maka petugas akan memberikan petunjuk dan arahan tertentu. “Di Brosot totalnya dua orang petugas. Tapi bergantian jaganya,” ucapnya.
BACA JUGA : Sepi Penumpang, Trans Jogja Rute Ngemplak Segera Dipindah ke Bantul
Armada shuttle bus Damri yang melayani rute Imogiri-YIA dalam satu hari terdapat dua shuttle bus yang masing-masing melakukan perjalanan sebanyak dua kali dalam sehari.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Tempe Pondoh Sleman resmi dilindungi hukum. Pernah ada upaya klaim dari luar, Pemkab kini bergerak cepat amankan warisan budaya.
Jumlah menara telekomunikasi di Bantul capai 300 unit. Diskominfo sebut minat investasi mulai menurun seiring kebutuhan yang tercukupi.
X batasi unggahan hanya 50 per hari untuk akun gratis. Kebijakan ini dorong pengguna beralih ke layanan berbayar.
Jalan rusak menuju Gua Pindul Gunungkidul dikeluhkan warga. Perbaikan dijadwalkan Juli-Agustus namun belum menyeluruh.
IDAI mengingatkan bahaya heat stroke pada anak saat cuaca panas ekstrem akibat El Nino. Orang tua diminta atur aktivitas dan cairan.
Defisit APBN April 2026 turun ke Rp164,4 triliun, keseimbangan primer kembali surplus Rp28 triliun.