Lumbung Mataram Kalurahan Purwosari di Kulonprogo Mengoptimalkan Pertanian dan Peternakan Warga
Salah satu implementasi program Lumbung Mataram di Kulonprogo dilakukan Kalurahan Purwosari, Kapanewon Girimulyo
Kepala Dinsosnakertrans Kota Jogja Maryustion Tonang saat penguatan kapasitas Pendamping PKH untuk mengentaskan kemiskinan, Rabu (11/10/2023).
Harianjogja.com, JOGJA—Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) di Jogja dilatih Pemkot agar dapat memberikan pembinaan lebih maksimal lagi. Penguatan kapasitas Pendamping PKH di Jogja itu diikuti 39 orang yang selama ini mendampingi penerima PKH agar pengentasan kemiskinan dapat lebih maksimal lagi.
Peningkatan kapasitas 39 Pendamping PKH di Jogja itu dilakukan Dinas Sosial, Tenaga Kerja, dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans). Kepala Dinsosnakertrans Jogja Maryustion Tonang menjelaskan Pendamping PKH memiliki peran strategis dalam pengentasan kemiskinan.
“Pendamping PKH dalam ketugasannya melakukan banyak peran seperti pendataan, pendamping program komplementer PKH, verifikasi tindak lanjut temuan, juga mengampu Pertemuan Peningkatan Kemampuan Keluarga atau P2K2. Peran-peran itu sangat strategis untuk memberdayakan penerima PKH agar bisa membangun kesejahteraannya,” jelas Maryustion, Kamis (12/10/2023).
Penguatan kapasitas 39 orang itu, jelas Maryustion, agar dalam menjalankan perannya pada Pendamping PKH ini dapat memfasilitasi pengentasan kemiskinan dengan efektif. “Ada banyak materi yang diberikan, semuanya bertujuan agar kapasitas ara pendamping ini mendukung pengentasan kemiskinan,” terangnya.
BACA JUGA: Ekonominya Meningkat, 6 Warga Tak Lagi Masuk dalam Daftar Penerima PKH
Maryustion menjelaskan dari waktu ke waktu keluarga penerima PKH juga mengalami penurunan jumlah dimana menandakan ada peningkatan pengentasan kemiskinan. “Pada tahap III 2023 jumlah penerima PKH di Kota Jogja turun menjadi 12.512 Keluarga Penerima Manfaat (KPM), dari yang semula pada tahap II 2023 sebanyak 13.960 KPM,” ungkapnya.
Sementara itu Pejabat Walikota Jogja yang turut memotivasi Pendamping PKH menyampaikan sangat mengapresiasi kinerja 39 orang selama menjalankan tugas selama ini. “Para pendamping PKH sebagai perpanjangan tangan pemerintah, punya ketugasan yang sangat dekat terkait data. Untuk itu dalam melakukan verifikasi lapangan dan pembaruan data, harus sesuai dengan kondisi sebenarnya. Karena sudah menjadi harapan kita, makin banyak yang lulus dari PKH akan semakin baik,” ujarnya.
para pendamping PKH sebagai garda terdepan memerangi kemiskinan dimana program dari Kementerian Sosial pada dasarnya membantu warga Kota Jogja untuk lebih sejahtera baik secara sosial maupun ekonomi. “Kami berpesan agar pendamping PKH, saat melakukan pendataan di lapangan tidak ragu memberikan laporan atau data terbaru, ketika ada keluarga penerima manfaat yang memang tidak layak mendapat bantuan, segera laporkan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Salah satu implementasi program Lumbung Mataram di Kulonprogo dilakukan Kalurahan Purwosari, Kapanewon Girimulyo
Pemkab Sleman mengalokasikan Rp8,6 miliar untuk pemeliharaan jalan desa pada 2026. Sebanyak 86 desa mendapat Rp100 juta.
Kemnaker membuka sertifikasi kompetensi gratis bagi alumni magang nasional hingga 15 Mei 2026 dengan sertifikat resmi BNSP.
PDAB Tirtatama DIY mengusulkan kenaikan tarif air curah Rp500 per meter kubik untuk menekan subsidi Pemda DIY yang membengkak.
Anthony Ginting menghadapi Shi Yu Qi pada hari kedua Thailand Open 2026. Berikut jadwal lengkap 10 wakil Indonesia di Bangkok.
Lima weton diprediksi perlu ekstra waspada pada Rabu Kliwon 13 Mei 2026, mulai konflik hingga persoalan finansial.