PAW Lurah Sleman Tunggu Perbup, Ini Daftar 5 Kalurahan dan Alasannya
Pemkab Sleman siapkan PAW lurah di 5 kalurahan. Raperbup segera disahkan sebagai dasar hukum pelaksanaan Pilur antar waktu 2026.
Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah sedang mengunjungi showroom Dekranasda di Bendungan pada Rabu (11/10/2023).
Harianjogja.com, KULONPROGO—Untuk mendongkrak pengunjung, Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kulonprogo akan memfasilitasi pengelola showroom industri kecil dan menengah (IKM) di Bendungan.
Fasilitasi tersebut berupa kerja sama dengan beberapa agen travel. Jika agen travel dapat membawa tamu untuk berkunjung di showroom tersebut dan terjadi transaksi jual-beli maka pembawa tamu dari agen tersebut akan mendapat imbalan dari hasil penjualan.
BACA JUGA: Punya Potensi dan Kualitas yang Mumpuni, UMKM Jogja Didorong Ekspansi Pasar Ekspor
Kepala Bidang (Kabid) Perindustrian Disdagin Kulonprogo, Ade Wahyudiyanto, mengatakan bahwa agen travel yang dapat membawa tamu ke showroom di Bendungan dan terjadi transaksi maka mereka akan mendapat imbalan berupa uang dengan jumlah tertentu sesuai aturan.
"Kalau ada travel bawa pengunjung ke showroom dan ada jual beli, nanti kami [pengelola showroom] beri fee. Jadi yang mengantar tamu ini yang kami beri fee," kata Ade ditemui di kantornya, Jumat (13/10/2023).
Ade menambahkan sampai saat ini belum ada pihak travel yang membawa tamu ke showroom di Bendungan. Apabila transaksi terjadi dengan nominal besar maka imbalan juga akan besar. Menurut dia, dengan upaya tersebut maka pengujung di showroom akan terdongkrak.
Pria yang juga Sekretaris Dekranasda Kulonprogo ini berharap showroom tersebut dapat berkembang menjadi pusat oleh-oleh lokal Kulonprogo terbesar. Pasalnya sampai saat ini belum ada pusat oleh-oleh di Kulonprogo.
Lebih jauh, Ade menjelaskan ruang showroom tersebut cukup luas sekitar 12 meter persegi. Ruang tersebut masih diisi lima belas pelaku IKM. Hanya saja produk yang dijual dapat lebih dari jumlah pelaku tersebut dengan jenis produk bermacam-macam seperti batik dan makanan.
Selain di Bendungan, Disdagin melalui Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) setempat juga membuka gerai di Bandara Internasional Yogyakarta (YIA).
Ketua Harian Dekranasda Kulonprogo, Sudarna, mengatakan bahwa gerai tersebut menjadi ruang promosi guna memperkenalkan produk-produk industri kecil dan menengah (IKM) buatan masyarakat Kulonprogo.
“Kita punya peluang besar untuk mengenalkan lebih dekat kepada tamu pemerintah tentang produk-produk industri kecil dan menengah yang diproduksi di Kulonprogo, dan secara umum tertarik bahkan membeli produk-produk untuk dibawa pulang menjadi oleh-oleh,” kata Sudarna.
Terang Sudarna, baik showroom di Bendungan maupun gerai di YIA terbuka bagi siapapun yang menginginkan produknya untuk ditampilkan dan diperkenalkan. Apabila seseorang berminat maka dapat menghubungi sekretariat Dekranasda Kulonprogo di Kantor Disdagin setempat.
"Beberapa upaya untuk lebih mengenalkan produk Kulonprogo di showroom Bendungan dan Gerai di YIA adalah dengan mengarahkan tamu Pemerintah Kulonprogo ke kedua lokasi tersebut ," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Sleman siapkan PAW lurah di 5 kalurahan. Raperbup segera disahkan sebagai dasar hukum pelaksanaan Pilur antar waktu 2026.
DPRD Bantul dukung penataan guru honorer jadi PPPK. Pemkab setop rekrutmen honorer baru hingga 2026.
Jadwal KRL Solo–Jogja terbaru 2026 lengkap dari Palur ke Tugu. Tarif Rp8.000, perjalanan cepat dan efisien.
3 pelaku pembacokan pelajar di SMAN 3 Jogja ditangkap di Cilacap. Polisi masih memburu 3 pelaku lain terkait konflik geng.
Dua kakak beradik tewas dalam kecelakaan melibatkan dua truk di Ngawi. Polisi masih selidiki identitas kendaraan.
Polres Bantul perketat patroli malam untuk tekan klitih dan kejahatan jalanan. Orang tua diminta awasi anak sebelum jam 22.00 WIB.