Perpusda Baru Sleman Masih Menunggu Lampu Hijau Anggaran
Pemkab Sleman masih mengupayakan pembangunan gedung baru Perpusda masuk APBD 2027. Proyek sekitar Rp30 miliar itu menunggu kepastian anggaran.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, KULONPROGO—Polres Kulonprogo menerima laporan terkait dengan dugaan pencabulan terhadap anak pada Rabu (25/10/2023) siang. Pencabulan tersebut terjadi di Pangkalan ojek, Terbah, Wates, Kulonprogo pada Senin (11/9/2023).
Kasi Humas Polres Kulonprogo, Iptu Triatmi Noviartuti, mengatakan korban merupakan anak sekolah dasar (SD) dengan usia rata-rata 11 tahun.
"Kejadiannya Senin 11 September 2023 sekitar pukul 09.20 WIB. Korbannya empat anak laki-laki siswa SD," kata Noviartuti dihubungi, Kamis (26/10/2023).
Baca Juga: BREAKING NEWS: Pimpinan Panti Asuhan Diduga Cabuli Anak Asuhnya sejak 2020
Noviartuti menambahkan kejadian bermula ketika empat siswa salah satu SD di Kulonprogo pulang olahraga dari Alun-alun Wates. Mereka sedang berjalan menuju sekolah. Sampai di Pangkalan Ojek, terduga pelaku berinisial SAK, 69, warga Giripeni, Wates, Kulonprogo meraih tangan siswa tersebut dan meletakkannya di area alat kelamin SAK.
"Setelah itu pelapor yang adalah guru korban mendatangi dan memarahi pelaku. Atas kejadian tersebut korban merasa dilecehkan dan selanjutnya dilaporkan ke Polres Kulonprogo," katanya.
Baca Juga: Tega! Kakek di Kulonprogo Cabuli 3 Anak Sekaligus
Sampai saat ini, SAK yang berprofesi sebagai pedagang belum ditangkap karena Polres masih memeriksa SAK.
Baca Juga: Terduga Pelaku Pencabulan di Kulonprogo Bukan Dukun, Ternyata Rajin Beribadah
"Ini lagi proses periksa. Nanti kami infokan [hasil pemeriksaan]," ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Sleman masih mengupayakan pembangunan gedung baru Perpusda masuk APBD 2027. Proyek sekitar Rp30 miliar itu menunggu kepastian anggaran.
Munja menargetkan ekspor kendaraan pemadam kebakaran mulai 2027 setelah menguasai 35% pasar domestik dan membidik pangsa pasar 70%.
DPC PDI Perjuangan Kota Yogyakarta melantik pengurus Baguna periode 2025-2030 sekaligus menggelar simulasi penyelamatan korban bencana di Sungai Gajahwong.
Sebanyak 22 mahasiswa dari 17 negara belajar pengelolaan sampah perkotaan secara langsung di Kelurahan Terban dan Baciro, Kota Jogja.
Geopark Ijen akan menjalani revalidasi UNESCO pada 3-7 Agustus 2026 untuk mempertahankan status green card yang diraih sejak 2023.
PDI Perjuangan Kota Jogja menggelar pemeriksaan kesehatan gratis bagi lansia sekaligus mendorong kenaikan anggaran JSLU dan memperingati Kudatuli 1996.