Pria Lansia Meninggal di Hotel Parangtritis Saat Bersama Perempuan
Pria berinisial P, 70, meninggal dunia di hotel kawasan Pantai Parangtritis, Bantul. Polisi tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
Suasana konsolidasi pembekalan caleg PPP DIY, Kamis (26/10/1023).(Harian Jogja/Yosef Leon Pinsker)
Harianjogja.com, JOGJA—DPW Partai Persatuan Pembangunan (PPP) DIY menargetkan raihan kursi DPRD kabupaten kota dan provinsi serta DPR pusat naik signifikan pada Pemilu 2024. Sejumlah persiapan sudah dilaksanakan baik dari sisi perangkat, program kerja maupun strategi pemenangan.
Ketua DPW PPP DIY Muhammad Yazid mengatakan sudah punya kontrak politik dengan DPP PPP soal raihan jumlah kursi yang maksimal pada Pemilu 2024. Menurutnya, di ajang pemilihan legislatif mendatang, pihaknya ingin memgulang raihan kursi pada masa Pemilu 2014 silam.
"Tekad dan target kami sudah bulat agar bisa menambah anggota DPRD tingkat kabupaten kota dan juga provinsi di Pemilu 2024 nanti," katanya dalam konsolidasi pembekalan caleg PPP, Kamis (26/10/1023).
Baca Juga: PPP DIY Berangkatkan 5 Kader Umrah Gratis, Minta Didoakan Menang di 2024
Yazid menyebut titik kemenangan partai berlambang ka'bah itu mulai terlihat baik di Kota Jogja, Sleman maupun Bantul. Untuk DPRD provinsi ditargetkan bisa meraih tiga kursi, empat kursi di Sleman, Jogja dan Bantul, Gunungkidul dua kursi serta Kulonprogo sebanyak tiga kursi.
"Kami kerja keras secara struktural, bacaleg yang kami usung juga banyak dari tokoh muda. Kami juga ada laskar yang jadi tambahan energi kita sehingga beda dengan daerah lain. Itu semua jadi darah segar yang membantu pemenangan PPP di DIY," katanya.
Baca Juga: Selain Tentukan Nama Capres, Ini Sederet Kegiatan PPP di Jogja
Sekretaris Jenderal PPP Muhamad Arwani Thomafi yang ikut memberikan pengarahan meminta agar seluruh kader partainya di wilayah setempat untuk solid dan jangan mudah terprovokasi dengan informasi yang belum tentu valid kebenarannya. Segala macam bentuk perpecahan hendaknya dihindari lantaran berpotensi melemahkan kekuatan partai.
"Kader harus pintar, kalau baca info jangan langsung dipercaya apalagi yang sifatnya provokatif. Itu akan melemahkan kekuatan kita. Solid, maju perkuat demokrasi dan isi tahapan Pemilu dengan program dan pendekatan yang mencerdaskan masyarakat," katanya.
Baca Juga: Gelar Pertemuan dengan Sandiaga Uno, PPP DIY: Bangsa Ini Butuh Orang seperti Beliau
Arwani mengakui perolehan suara dan ranking partainya di DIY pada Pemilu 2019 lalu sangat anjlok. Untuk kota Jogja berada di ranking 13, Bantul A peringkat 10 dari 7, Bantul B peringkat 7 dari enam, Kulonprogo peringkat 11 dari 7, Sleman peringkat 8 dari 9, dan Gunungkidul peringkat 14 dari 10.
“Kader fokus saja ketemu dengan konstituen dan masyarakat sampaikan apa program PPP. Kalau sehari saja dari subuhan sampai jam 9 ketemu orang 20 kita yakin suara tambah. Plus strategi dan finishing yang tepat pasti jadi suara," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pria berinisial P, 70, meninggal dunia di hotel kawasan Pantai Parangtritis, Bantul. Polisi tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
Perbaikan 256 RTLH di Gunungkidul ditargetkan selesai akhir Agustus 2026. Hingga akhir Juli, 101 rumah telah rampung dibangun.
Presiden Prabowo menegaskan Indonesia tetap menjalankan politik luar negeri nonblok di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik global.
BI menyiapkan GPIPS untuk memperkuat pengendalian inflasi pangan dan menjaga stabilitas harga melalui penguatan produksi serta distribusi.
Pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi di Banyumas ditargetkan dimulai Oktober 2026 dan mulai beroperasi pada tahun depan.
KPU Kulonprogo menyiapkan kurikulum demokrasi yang terintegrasi dalam mata pelajaran Pancasila atau PKN di sekolah dan madrasah.