Target RPJMD DIY Dikejar di Tahun Terakhir, Kemiskinan Jadi Tantangan
RPJMD DIY 2022-2027 masuk tahun terakhir. Pemda optimistis capai target meski kemiskinan dan ketimpangan masih jadi tantangan.
Jembatan Kretek 2 masuk dalam JJLS Bantul. - Harian Jogja/Yosef Leon
Harianjogja.com, BANTUL—Sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) pantai selatan akan didekatkan ke objek wisata (obwis). Hal ini menindaklanjuti dibukanya Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS) Bantul yang letaknya di sebelah selatan pos pemungutan retribusi.
Kepala Dinas Pariwisata Bantul, Kwintarto Heru Prabowo, menjelaskan ada dua opsi untuk mendekatkan TPR ke obwis, yakni pemindahan TPR atau penambahan TPR. “TPR bisa dipindah, tapi bisa juga nanti ditambah TPR, karena kami memperhitungkan segala sesuatu secara komprehensif,” ujarnya, Rabu (1/11/2023).
Menurutnya, pemindahan TPR perlu mempertimbangkan anggaran yang dimiliki Pemkab Bantul. Jika melihat anggaran 2024, anggarannya tidak besar sehingga belum memungkinkan untuk pemindahan. “APBD sedang di posisi anggaran yang cukup mepet,” katanya.
Maka pihaknya untuk waktu dekat ini masih akan mengoptimalkan TPR yang sudah ada sembari menambah lokasi pemungutan retribusi di dekat obwis. “Kemungkinan kami akan mencoba untuk bisa mengoptimalkan penarikan retribusi di area sekitar obwis, kami geser ke selatan tetapi TPR yang ada sementara masih beroperasi,” katanya.
Meski demikian, ia menegaskan bukan berarti wisatawan harus membayar retribusi dua kali, namun dibedakan berdasarkan jenis kendaraannya. “Bukan ditarik dobel tetapi nanti kemungkinan akan ada tempat penarikan yang kami bedakan, misal bus ditarik di sini, yang kendaraan ditarik di tempat lain,” katanya.
BACA JUGA: Penanggulangan Stunting, Sleman Mengandalkan Pendamping Lapangan
Sedangkan untuk pantai di kawasan barat menurutnya tidak terlalu masalah, walaupun titik TPR nanti jadi semakin banyak. “Perlu optimalkan petugas, tetapi yang di jalur timur di Kawasan Kretek memang ke selatannya nanti perlu ada pencermatan terkait titik mana yang akan dilakukan pembangunan TPR,” kata dia.
Dalam jangka panjang memang harapannya semua TPR digeser ke selatan seiring dibukanya JJLS Bantul. Namun proses pemindahannya tidak bisa dalam waktu singkat. “Pemindahan titik TPR itu kan harus diikuti sarpras [sarana-prasarana] yang harus disediakan, dari aspek ketugasan kalau bangunannya belum ada yang bisa untuk berteduh terus yang narik bagaimana,” ungkapnya.
Pada 2024 menurutnya sudah ada fiksasi tentang pemindahan ini karena akhir 2024 Kelok 18 sudah selesai dan 2025 mau-tidak mau harus sudah bergeser ke selatan. “Setelah 2024 titik TPR ada di selatan JJLS Bantul, kalau tidak mau kehilangan PAD [Pendapatan Asli Daerah] ya harus digeser ke selatan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
RPJMD DIY 2022-2027 masuk tahun terakhir. Pemda optimistis capai target meski kemiskinan dan ketimpangan masih jadi tantangan.
Penjaga TPR lama Pantai Parangtritis disabet clurit oleh pelaku tak dikenal. Polisi masih memburu pelaku dan mendalami motif penyerangan.
Jadwal bus KSPN Malioboro ke Pantai Ndrini dan Obelix Sea View Senin 18 Mei 2026, lengkap dengan rute dan tarif.
Program UKDW Scholarship membuka kesempatan bagi siswa berprestasi untuk menempuh pendidikan tinggi sekaligus mengembangkan potensi akademik maupun non-akademik
Arab Saudi akan mendenda hingga Rp93 juta bagi jemaah haji ilegal tanpa izin resmi dan memberi sanksi deportasi serta larangan masuk 10 tahun.
Harga emas Antam, UBS, dan Galeri 24 di Pegadaian hari ini 18 Mei 2026 terpantau stabil. Simak daftar lengkap harga jual dan buyback.