Imunisasi Anak Sekolah di Gunungkidul Tembus 96,8%, Penyisiran Masih Berlanjut
BIAS Gunungkidul mencapai 96%. Dinkes terus melakukan penyisiran untuk meningkatkan cakupan vaksinasi siswa kelas 1, 2, dan 5.
Penerangan Jalan Umum - Freepik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL--Dinas Perhubungan Gunungkidul mencatat hingga sekarang sudah ada sekitar 2.500 LPJU yang terpasang di seluruh ruas jalan di Bumi Handayani. Meski demikian, masih ada ruas yang belum terpasang fasilitas ini.
Baca Juga: Penambahan LPJU di Gunungkidul Hanya Andalkan Bantuan
Kepala Bidang Penerangan Jalan Umum dan Perparkiran, Dinas Perhubungan Gunungkidul, Ely Siswanta mengatakan masih sering menerima keluhan berkaitan dengan lampu penarangan jalan. Selain dikarenakan fasilitas lampu, ada juga keluhan karena belum adanya LPJU yang terpasang sehingga jalanan masih gelap saat malam hari.
Meski demikian, ia mengakui tidak serta merta bisa langsung memasang. Selain dikarenakan keterbatasan anggaran yang dimiliki, pemasangan juga disesuaikan dengan status jalan.
“Di Gunungkidul tidak hanya ada jalan kabupaten maupun lingkungan, tapi juga ada jalan provinsi maupun nasional,” kata Ely, Selasa (28/11/2023).
Baca Juga: Warga Keluhkan Jalur Perbatasan Gunungkidul-Klaten Masih Gelap
Dia mengungkapkan kewenangan Pemkab hanya memasang di ruas jalan kabupaten. Adapun jalan provinsi menjadi kewenagan Pemerintah DIY dan jalan nasional yang berhak memasang adalah Pemerintah Pusat.
Oleh karenanya, lanjut Ely, adanya keluhan terkait masih gelapnya ruas jalan di perbatasan Klaten dengan Gunungkidul, maka dinas perhubungan tidak bisa berbuat banyak karena status jalan merupakan milik provinsi. Adapun langkah yang bisa diambil hanya menyampaikan dan mengusulkan agar ruas tersebut bisa ditambah fasilitas LPJU.
“Kami hanya bisa mengusulkan. Tapi, disetuju atau tidak, semua tergantung dengan kebijakan yang diterapkan oleh Pemerintah DIY,” katanya.
Baca Juga: Luar Biasa! Tagihan Listrik LPJU di Gunungkidul Naik hingga Rp1 Miliar
Sebelumnya diberitakan, Dukuh Jentir, Sri Bekti Surono mengatakan Tanjakan Sambeng di wilayahnya merupakan merupakan akses utama masuk ke Gunungkidul dari sis tengah, tepatnya dari Cawas, Klaten, Jawa Tengah. Menurut dia, fasilitas LPJU yang terpasang masih sangat kurang, karena pemasangan baru berada di jalur puncak Tanjakan Sambeng dan Kawasan gapura perbatasan Gunungkidul.
Adapun selebihnya di titik tengah tanjakan dan mulai dari perbatasan dengan Cawas, Klaten hingga dekat gapura belum ada fasilitas lampu penerangan. “Harapannya bisa ditambah sehingga jalannya bisa lebih terang,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BIAS Gunungkidul mencapai 96%. Dinkes terus melakukan penyisiran untuk meningkatkan cakupan vaksinasi siswa kelas 1, 2, dan 5.
Menhut Raja Juli Antoni membekukan izin tiga perusahaan di Kaltim terkait karhutla dan memerintahkan pemulihan ekosistem.
Harga minyak nasional Januari–September 2026 mencapai US$85–90 per barel. Pemerintah tetap menjaga harga Pertalite dan Biosolar.
Dua warga Lumbungkerep Klaten menjadi penumpang KM Virgo Transport 8. Danang selamat, sedangkan Bagus masih dalam pencarian.
Pemerintah memantau 458 titik di 240 kabupaten dan kota untuk menjaga harga dan mutu beras serta memberantas mafia beras.
DTSEN mencatat 4,33 juta KPM baru sejak diterapkan. Pemutakhiran data dilakukan agar bansos menjangkau warga yang memenuhi kriteria.