Ini Strategi Pemkot Jogja di Tengah Penerapan Efisiensi Anggaran
Berbagai strategi ditempuh Pemkot Jogja untuk menyikapi kebijakan efisiensi anggaran yang diterapkan oleh pemerintah pusat
Penandatanganan berita acara deklarasi komitmen pemenuhan hak anak oleh APSI, Senin (4/12/2023) (Dokumentasi Pemkot Jogja)
Harianjogja.com, JOGJA—Sebanyak 17 perusahaan di Kota Jogja yang tergabung dalam Asosiasi Perusahaan Sahabat Anak Indonesia (APSAI) berkomitmen untuk mendukung pemenuhan hak-hak anak.
Mulai dari BUMD Pemkot Jogja hingga perusahaan swasta di bidang perhotelan, pusat perbelanjaan, dan lainnya. Selurunya melantangkan deklarasi dan menandatangani berita acara penetapan APSAI Kota Jogja di Hotel Abadi Malioboro, Senin (4/12/2023).
"Deklarasi itu artinya komitmen. Komitmen itu artinya kita bicara soal bagaimana memberikan perhatian dan afirmasi positif bagi anak-anak di Kota Jogja," ujar Aman.
Aman menyebut anak merupakan investasi kehidupan di masa depan. Untuk itu, pihaknya berupaya untuk memberikan perhatian bagi anak-anak secara optimal. Misalnya, dengan memberikan fasilitas publik uang lebih afirmatis terhadap anak. Pemberian perhatian dan afirmasi, menurutnya juga turut memperkuat branding Kota Jogja sebagai Kota Pendidikan. Upaya ini tak bisa dilakukan sendiri, melainkan memerlukan peran dari berbagai pihak.
Baca Juga:
Ini Bukti Yogyakarta Komitmen Penuhi Hak Anak
Perlindungan Anak, Pemkot Bikin Pelatihan Konvensi Hak Anak
Masyarakat Wajib Sadar akan Pentingnya Hak Anak
"Komitmen ini menunjukkan penguatan ekosistem anak sudah mulai terbukti nyata karena dideklarasikan dari berbagai unsur. Tidak hanya pemerintah, tapi pemangku unsur dari berbagai pihak," ujarnya.
Plt Kepala DP3AP2KB, Sarmin mengatakan keberadaan APSAI merupakan wadah sinergitas antara pemerintah dengan swasta. Utamanya dalan mendukung program Kota Layak Anak di Kota Jogja.
"Tujuan pembentukan APSAI Kota Jogja adalah menjadi mitra pemerintah dan mempunyai peran strategis bersama masyarakat dalam pembangunan yang berorientasi pada hak asasi anak," ujar Sarmin.
Marketing Manager salah satu pusat perbelanjaan di Kota Jogja, Alfredo Andika Randi menuturkan pihaknya siap dalam mendukung pemenuhan hak anak. Ini diwujudkan dalam pemberikan promo diskon bagi anak yang mempunyai Kartu Identitas Anak (KIA) dan Kartu Jogja Berpretasi (KJB) di Kota Jogja. Utamanya anak yang membeli produk pakaian anak, alat tulis, sepatu, hingga tas.
"Sudah kami siapkan program promo. Jadi yang bawa kartu itu langsung otomatis mendapatkan diskon. Kami akan terus mengupayakan pengembangan ini," ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berbagai strategi ditempuh Pemkot Jogja untuk menyikapi kebijakan efisiensi anggaran yang diterapkan oleh pemerintah pusat
KPK buru keterangan Heri Black usai rumahnya digeledah terkait kasus korupsi Bea Cukai. Sempat mangkir, perannya kini disorot.
Penemuan jasad Pariman terkubur di dapur rumah di Boyolali gegerkan warga. Polisi masih selidiki penyebab kematian.
Kulonprogo gabungkan OPD akibat kekurangan ASN. Sebanyak 345 PNS pensiun, rekrutmen minim, birokrasi dirampingkan.
Dosen UNISA Jogja jadi dosen tamu di UKM Malaysia, kupas kesehatan mental, otak, hingga isu bunuh diri lintas disiplin.
Indonesia jadi target baru sindikat judi online dan scam internasional. 320 WNA ditangkap di Jakarta, DPR minta pengawasan diperketat.