86 Desa di Sleman Dapat Rp100 Juta untuk Perbaikan Jalan
Pemkab Sleman mengalokasikan Rp8,6 miliar untuk pemeliharaan jalan desa pada 2026. Sebanyak 86 desa mendapat Rp100 juta.
Kios pedagang buah di sepanjang jalan menikung di Padukuhan Kerjan, Kalurahan Beji, Patuk, Gunungkidul mulai sepi pembeli pada Rabu (3/1/2024). Pada hari biasa, hasil penjualan hanya menyentuh angka Rp1 juta per bulan. Sedangkan pada musim libur dapat mencapai Rp3 juta per bulan. Harian Jogja-Andreas Yuda Pramono
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Libur Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 (Nataru) merupakan masa panen bagi pedagang buah di Padukuhan Kerjan, Kalurahan Beji, Patuk, Gunungkidul. Begitu libur nataru berakhir, jumlah pembeli langsung menyusut.
Salah satu pedagang, Reno mengatakan penjualan buah meningkat ketika masuk musim libur seperti Nataru dan Idulfitri. "Saya jual buah-buahan. Itu dari kulakan. Pokoknya kalau musim libur pasti naik penjualannya," kata Rino ditemui di Kiosnya, Rabu (3/1/2024).
Reno menceritakan pada hari biasa, penjualan buah per bulan hanya berkisar Rp1 juta. Sedangkan untuk musim liburan seperti Desember 2023 dapat mencapai Rp3 juta.
"Hari biasa tidak bisa itu mencapai Rp3 juta [pendapatan kotor]. Mungkin kalau buah-buah impor bisa [mencapai pendapatan tinggi]," katanya.
Dia menambahkan kios yang ada di sepanjang tikungan Padukuhan Kerjan mencapai sekitar 30 unit lebih. Beberapa pedagang menyewa tanah untuk mendirikan kios, meski ada juga yang memiliki tanah sendiri.
"Ada yang menyewakan tanahnya saja tapi kios bikin sendiri. Tapi ada yang menyewakan tanah beserta kios. Kalau saya sewa tanah dan kios," ucapnya.
Baca Juga
Desa Beji, Ngawen Gelar Pesona Desa Wisata
Gunung Purba: Lava 35 Juta Tahun Ditemukan di Watu Gendong Gunungkidul
Dana Desa Beji yang Hilang Misterius Kini Berujung Dugaan korupsi
Pedagang lain, Tri Untari mengatakan mengatakan penjualan buah musim liburan Nataru meningkat.
"Tapi pendapatan dari penjualan buah tidak bisa saya rata-rata. Tidak pasti soalnya. Tapi meningkat musim liburan ini," kata Tri.
Tri mengatakan pada hari biasa, per bulan dia bisa mencapai pendapatan dari penjualan buah sebesar Rp1 juta. “Kalau sekarang sudah tidak musim libur. Pembeli juga menyusut. Sepi lagi,” katanya.
Sementara itu, Sekretaris Dinas Pertanian dan Pangan (DPP) Gunungkidul, Raharjo Yuwono mengatakan Gunungkidul juga menjadi salah satu penghasil buah durian.
“Produksi buah durian tahun 2022 total mencapai 4.814 kwintal dari target 8.000 kwintal. Di Patuk bisa 2.466 kwintal dan Nglipar 2.312 kwintal. Itu naik dibandingkan tahun 2021 yang hanya 276 kwintal,” kata Raharjo dihubungi, Kamis (4/1/2024).
Sementara 2023, DPP baru mencatat produksi durian sampai triwulan III sebesar 1.577 kwintal. Raharjo memprediksi produksi total dapat menyamai tahun 2022.
“Kapanewon Patuk dan Nglipar memang penghasil terbesar. Patuk bisa 759 kwintal dan Nglipar bisa 771 kwintal untuk sementara ini,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Sleman mengalokasikan Rp8,6 miliar untuk pemeliharaan jalan desa pada 2026. Sebanyak 86 desa mendapat Rp100 juta.
SIM keliling Sleman 19 Mei 2026 hadir di Mitra 10, termasuk layanan malam di Sleman City Hall untuk perpanjangan SIM A dan C.
Wali Kota Jogja Hasto Wardoyo dorong skrining kesehatan mental siswa usai kasus klitih yang menewaskan pelajar di depan SMAN 3 Jogja.
Jadwal SIM keliling Jogja hari ini hadir di Alun-Alun Kidul dan layanan drive thru di Mal Pelayanan Publik Kota Jogja.
KAI Daop 6 Yogyakarta mencatat 246 ribu penumpang KAJJ selama libur Kenaikan Yesus Kristus, naik 189 persen dari pekan sebelumnya.
Disdik Sleman mulai adaptasi penerapan Bahasa Inggris di SD menjelang kebijakan wajib nasional pada tahun ajaran 2027/2028.