ATCS Akan Ditambah Untuk Wilayah Selatan

Lugas Subarkah
Lugas Subarkah Kamis, 15 Februari 2024 23:17 WIB
ATCS Akan Ditambah Untuk Wilayah Selatan

Lampu lali lintas./Solopos-M. Ferri Setiawan

Harianjogja.com, JOGJA—Dinas Perhubungan Kota Jogja akan menambahkan penggunaakn area traffic control system (ATCS) untuk lampu alat pemberi isyarat lalu lintas (APILL) di dua titik simpang Kota Jogja wilayah selatan.

Pelaksana Tugas Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Jogja, Hary Purwanto, menjelaskan dari 58 simpang yang memiliki lampu APILL, 34 diantaranya telah dilengkapi ATCS. “Tahun ini akan ditambahkan dua titik,” katanya, Kamis (15/2/2024).

Saat ini Dinas Perhubungan Kota Jogja masih mengkaji titik simpang yang akan ditambahkan ATCS. Namun kemungkinan besar akan di dua simpang wilayah selatan Kota Jogja. “Kemungkinan besar di simpang Tegalgendu dan Wirosaban,” ujarnya.

Dua titik ini direncanakan akan ditambahkan perangkat ATCS karena untuk wilayah selatan Kota Jogja memang belum ada. “Dari sektor selatan masih belum ada yang dilengkapi perangkat ATCS. Yang ada saat ini baru di sektor tengah dan utara. Maka tahun ini diprioritaskan di sektor selatan,” ungkapnya.

Baca Juga

Tahun Ini Pemkot Jogja Akan Tambah ATCS Di 2 Titik Persimpangan

Dishub Kota Jogja Tambah ATCS dan Perbaiki Sarpras di Jalan Sarkem

Urai Kemacetan Selama Nataru, Dishub Kota Jogja Pantau ATCS di 37 Titik

Lampu APILL yang sudah dilengkapi dengan ATCS memiliki kelebihan bisa diatur operasionalnya dari jarak jauh, yakni dari kantor Dinas Perhubungan Kota Jogja. “Kami ada petugasnya yang memonitor terus. Kalau ada yang macet di simpang mana, akan kami urai,” paparnya.

Dinas Perhubungan Kota Jogja menargetkan semua simpang nantinya akan dilengkapi ATCS, yang ditambahkan secara bertahap. “Semua simpang target kami akan dilengkapi dengan perangkat ATCS. Setiap tahun kita sesuaikan dengan kemampuan anggaran,” kata dia.

Selain ATCS, lampu APILL di dua titik simpang di Jogja juga sudah dilengkapi dengan detector yang bisa secara otomatis mengatur lampu APILL disesuaikan dengan kondisi lalu lintas, yakni di simpang empat Pingit dan Jetis. “baru dua yang pakai detector penyesuaian antrean kendaraan itu,” ungkapnya. 

Di simpang empat Pingit itu, selain menggunakan detektor juga diatur dengan durasi lama. Ia mengatakan hal ini diperlukan untuk mengurai antrean kendaraan yang memang selalu panjang dari semua sisi di simpang empat tersebut.

“Kami buat setting yang hijaunya bisa sampai habis. Jadi ya lama juga hijaunya. Karena di situ memang lalu lintas paling padat dari sisi mana pun. Kalau dibuat durasi pendek-pendek, nanti pengendara jadi frustasi. Baru maju sudah merah lagi,” kata dia.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Mediani Dyah Natalia
Mediani Dyah Natalia Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online