Hadapi Kemarau Panjang, Warga Gunungkidul Diminta Bijak Memakai Air
Kemarau hingga 7 bulan diprediksi terjadi di Gunungkidul. BPBD siapkan jutaan liter air, warga diminta hemat sejak dini.
Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo saat menerima laporan hasil pemeriksaan keuangan 2023 yang diserahkan di kantor BPK Perwakilan DIY. Jumat (8/3/2024). /Istimewa.
Harianjogja.com, SLEMAN—Pemkab kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Raihan ini merupakan prestasi beruntun yang diraih selama 13 tahun terakhir.
Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo mengatakan, pemeriksaan terhadap Laporan Keuangan Pemerintah Daerah menjadi salah satu komponen evaluasi bagi pemkab. Ia pun mengucapkan terima kasih kepada BPK atas pendampingan dan asistensi dalam penyusunan laporan dan pengelolaan keuangan daerah yang selama ini telah dilakukan.
BACA JUGA : BPK DIY Mulai Periksa Laporan Keuangan Pemda DIY 2023
“Tujuannya untuk membentuk pemerintahan yang transparan dan akuntabel,” kata Kustini, Jumat (8/3/2024).
Menurut dia, keberhasilan meraih opini WTP dari BPK untuk ke-13 kalinya secara beruntun merupakan hasil jerih payah yang melibatkan seluruh jajaran pegawai di lingkup pemkab. Kustini berjanji terus berupaya untuk meningkatkan kualitas laporan keuangan daerah sehingga berhasil mewujudkan pengelolaan anggaran yang efektif dan efisien. “Tentu kami akan wujudkan tata Kelola pemerintahan yang lebih baik lagi,” katanya.
Selain itu, Kustini juga memastikan akan segera menindaklanjut saran dan rekomendasi hasil pemeriksaan yang diberikan BPK. “Tentunya masukan yang diberikan akan jadi pedoman dalam upaya perbaikan,” katanya.
Anggota V BPK RI, selaku pimpinan pemeriksaan keuangan negara, Ahmadi Noor Supit memberikan apresiasi kepada Pemkab Sleman dan Pemerintah Kota Jogja yang berhasil dinyatakan menjadi Pemerintah Daerah pertama di Indonesia yang menyerahkan LKPD unaudited tahun 2023 kepada BPK. Keberhasilan ini diharapkan Ahmadi dapat menjadi inspirasi bagi daerah lain.
BACA JUGA : Kota Magelang Raih Opini WTP dari BPK 7 Kali Berturut-turut
“Proses penyerahan LKPD dilakukan pada 12 Januari 2024 lalu. Harusnya ini menjadi inspirasi daerah lain untuk mengikuti jejak Kabupaten Sleman,” kata Ahmadi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kemarau hingga 7 bulan diprediksi terjadi di Gunungkidul. BPBD siapkan jutaan liter air, warga diminta hemat sejak dini.
Polda DIY lakukan asistensi kasus Shinta Komala di Sleman. Dua perkara diusut, polisi pastikan penanganan sesuai SOP.
DPRD DIY memastikan tidak ada pemberhentian guru non-ASN. Penugasan diperpanjang hingga 2026, kesejahteraan tetap dijaga.
Jumlah menara telekomunikasi di Bantul capai 300 unit. Diskominfo sebut minat investasi mulai menurun seiring kebutuhan yang tercukupi.
X batasi unggahan hanya 50 per hari untuk akun gratis. Kebijakan ini dorong pengguna beralih ke layanan berbayar.
Jalan rusak menuju Gua Pindul Gunungkidul dikeluhkan warga. Perbaikan dijadwalkan Juli-Agustus namun belum menyeluruh.