28 UMKM Kuliner Jogja Ikuti Kurasi, Bidik Pasar Ritel dan Hotel
Sebanyak 28 UMKM kuliner binaan Pemkot Jogja mengikuti kurasi produk untuk meningkatkan kualitas dan membuka akses pasar lebih luas.
ILustrasi Kabupaten Layak Anak/JIBI
Harianjogja.com, BANTUL—Penanggulangan masalah kesejahteraan sosial secara tepadu dan pencapaian Bantul sebagai kabupaten layak anak, ramah perempuan, lansia dan difabel menjadi misi kelima Kabupaten Bantul. Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) dan Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) menjadi salah satu pihak yang mendukung pencapaian misi tersebut.
Ketua Forum LKS/LKSA, Surahman menyampaikan saat ini masih terjadi berbagai permasalah terkait akses pendidikan dan kesehatan pada keluarga yang kurang mampu. Dia berharap melalui Forum LKS/LKSA dapat memberikan solusi dan manfaat bagi semua. “Saat ini masih banyak kendala dan kesulitan dalam mengakses fasilitas kesehatan," ujarnya.
Dia menilai pada bidang pendidikan juga masih ada kendala terkait jarak sekolah yang jauh dari lokasi peserta didik, sehingga ada kendala untuk mengakses sekolah tersebut.
"Adanya forum ini diharapkan pemerintah lebih memberikan perhatian kepada masyarakat terutama anak-anak pra sejahtera agar mendapatkan berbagai fasilitas dengan mudah, dan mengakses pendidikan formal maupun nonformal yang cukup baik,” katanya, Sabtu (18/5/2024).
Sementara Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih menyampaikan kebijakan pemerintah terkait bantuan sosial dan kesehatan saat ini telah diberikan sesuai dengan kebijakan yang ada. Halim menjelaskan pemberian bantuan berdasarkan NIK, sehingga anggaran bantuan sosial milik Pemerintah Kabupaten Bantul juga akan kembali kepada masyarakat Bantul.
BACA JUGA: Alasan Pentingnya Memilih Calon Wakil Rakyat yang Menguasai Masalah Sosial di DIY
Namun di atas semua peraturan yang ada, menurutnya masih ada sisi kemanusiaan, sehingga nantinya diharapkan forum ini dapat memberikan solusi bagi masalah-masalah yang saat ini belum terpecahkan.
Lebih lanjut menurut Halim, dalam bidang pendidikan, saat ini pemerintah telah memiliki berbagai aturan terkait jalur masuk siswa di sekolah. Hal itu bertujuan agar semua anak bisa terakomodir dan mendapatkan fasilitas pendidikan yang layak dan merata. Halim juga mengapresiasi keberadaan LKS/LKSA di Bantul. Dia berharap LKS/LKSA di dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Apresiasi kepada pengelola dan pengasuh LKS/LKSA di seluruh Kabupaten Bantul. Semoga semakin berdaya dan memberikan manfaat yang nyata bagi kemanusiaan dan penanggulangan masalah kesejahteraan sosial,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 28 UMKM kuliner binaan Pemkot Jogja mengikuti kurasi produk untuk meningkatkan kualitas dan membuka akses pasar lebih luas.
BGN meminta makanan MBG yang tidak layak tidak dikonsumsi dan segera dikembalikan ke SPPG untuk diperiksa dan diinvestigasi.
Jadwal KRL Solo-Jogja Kamis 13 Agustus 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur ke Jogja. Tarif tetap Rp8.000 sekali jalan.
BGN membuka kanal khusus bagi guru untuk melaporkan keluhan, temuan, dan pengaduan terkait pelaksanaan Program MBG di sekolah.
Sebanyak 212 orang berhasil dievakuasi dari kebakaran KMP Putri Yasmin di Selat Lombok. SAR melanjutkan pencarian pada Kamis.
Heatstroke dapat mengancam nyawa saat cuaca panas. Kenali gejala, pertolongan pertama, dan kelompok yang lebih rentan mengalaminya.