Wisata ke Jogja, Kereta Api Jadi Pilihan 27,6% Penumpang
Sebanyak 27,6% perjalanan penumpang kereta api menuju Jogja bertujuan wisata. KAI mencatat jutaan penumpang di Stasiun Jogja dan Lempuyangan.
Korban kejahatan/kecelakaan - Ilustrasi Freepik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Seorang mahasiswa berinisial DV, 25, warga Tepus, Gunungkidul meninggal setelah terlibat dalam kecelakaan lalu lintas (laka lantas) dengan pengendara motor CBR di Jalur Jalan Lingkar Selatan, tepatnya di Dusun Blekonang I, Kalurahan Tepus, Tepus, Kabupaten Gunungkidul, Rabu, (22/5/2024) sekitar pukul 10.00 WIB.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Gunungkidul, Iptu Darmadi menjelaskan kejadian tersebut berawal ketika pengendara motor Honda CBR AB3598BR berinisial AMF, 19, asal Pangkal Pinang, Bangka Belitung bersama teman-temannya berjalan dari arah timur/Pantai Wediombo menuju arah barat/Tepus.
Dalam perjalanan pulang tersebut, pengendara CBR mendahului teman satu rombongan hingga melebar dan melewati marka jalan di jalan menikung ke kiri dengan marka jalan warna kuning lurus. Pada saat bersamaan dari arah barat/Tepus, pengendara motor Honda Vario AB5425OM melaju. Jarak kedua pengendara tersebut terlalu dekat, sehingga tidak dapat menguasai laju sepeda motor atau menghindari tabrakan.
Darmadi mengatakan bahwa AMF mengalami luka patah tulang pipi sebelah kiri, lecet kaki kanan, dan dalam kondisi sadar dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Wonosari. Sebaliknya, nasib nahas menimpa DV. DV mengalami benturan dan mendapat cedera kepala ketika kecelakaan terjadi. Cedera tersebut membuat dia tidak sadar diri dan akhirnya meninggal dunia di tempat kejadian.
Darmadi meminta pengendara untuk selalu berhati-hati dalam berkendara, utamanya apabila melintas di jalan yang lurus seperti JJLS dan Tawang – Ngalang. Pasalnya, jalan lurus cenderung membuat pengendara untuk memacu kendaraan lebih kencang.
“Kami juga bekerja sama dengan Dishub untuk melengkapi rambu dan penerangan serta petunjuk jalan,” kata Darmadi dihubungi, Rabu (22/5/2024).
BACA JUGA: Bus Study Tour Siswa Pesisir Barat Lampung Masuk Jurang
Adapun jumlah kejadian laka lantas sepanjang 2023 ada 875 kejadian. Dari jumlah itu, korban LR ada 1.230 orang, LB 1 orang, dan MD 80 orang. Kerugian material mencapai Rp702,5 juta. Sementara, jumlah laka lantas pada 2022 mencapai 1.033 kejadian dengan korban MD 71 orang dan LR 1.409 orang. Kerugian material sampai Rp740,9 juta.
Khusus laka lantas yang menimpa pelajar, pada 2020 ada 198 orang, tahun 2021 ada 271 orang, tahun 2022 ada 489 orang, dan tahun 2023 ada 447 orang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 27,6% perjalanan penumpang kereta api menuju Jogja bertujuan wisata. KAI mencatat jutaan penumpang di Stasiun Jogja dan Lempuyangan.
BMKG tidak mendeteksi hujan saat bongkahan es merusak rumah di Pandak, Bantul. Asal-usul fenomena tersebut masih perlu dianalisis lebih lanjut.
Nelayan Gunungkidul mulai menangkap gurita. Sekali melaut, hasil tangkapan bisa mencapai 15 kilogram dengan harga hingga Rp100.000 per kilogram.
PSIM Jogja menang 2-1 atas Borneo FC tanpa Ze Valente. Caretaker Guntur Cahyo Utomo menegaskan kekuatan tim terletak pada kolektivitas pemain.
Bahlil Lahadalia melarang ekspor SDA Indonesia transit di negara lain. Ia meminta pengiriman LNG dan mineral langsung ke negara tujuan.
Pieter Huistra kecewa setelah PSS Sleman kalah dari Garudayaksa FC. Dua gol mudah dan kartu merah Kevin Gomes menjadi sorotan.