Puncak Kemarau Agustus, Warga Gunungkidul Diminta Hemat Air
BPBD Gunungkidul meminta warga menghemat air saat puncak kemarau Agustus 2026. Sebanyak 184 tangki air bersih telah disalurkan ke wilayah terdampak kekeringan.
Tebing Breksi - dok Harian Jogja
Harianjogja.com, SLEMAN—Dinas Pariwisata Sleman mencatat selama long weekend Waisak 2024 kunjungan wisatawan sebanyak 332.505 orang. Pergerakan wisatawan ini masih didominasi pengunjung dari Pulau Jawa.
Kepala Bidang Pemasaran, Dinas Pariwisata Sleman, Kus Endarto mengatakan, libur Panjang yang bertepatan dengan perayaan Waisak berdampak terhadap melonjaknya kunjungan wisata di Bumi Sembada. Selama empat hari libur mulai Kamis (23/5/2024) hingga Minggu (27/5/2024) tercatat ada kunjungan sebanyak 332.505 orang.
Dia menjelaskan, destinasi wisata budaya seperti candi (utamanya Candi Prambanan dan Kraton Ratu Boko) dan museum menjadi destinasi kunjungan favorit. Selama liburan, destinasi ini menyumbang 50,81%, selajutnya ada destinasi wisata alam seperti kawasan Kaliurang, Kaliadem dan Tebing Breksi mampu menyumbang kunjungan sebanyak 45,55%.
“Sisanya ada yang ke destinasi buatan seperti Waterboom Jogja, dan beberapa mini zoo di Kabupaten Sleman,” kata Kus Endarto, Senin (27/5/2024).
Dia menjelaskan, peningkatan kunjungan juga tidak lepas dari beberap even yang ada di Kabupaten Sleman. Di rentang waktu yang bersamaan ada beberapa momen seperti wisuda UII, event product sale di Pakuwon Mall dan Ambarrukmo Plaza serta event kuliner di Jogja City Mall.
“Untuk kunjungan masih didominasi wisatawan dalam negeri. Pengunjung Pulau Jawa menjadi yang terbanyak dengan menyumbang kunjungan hingga 90%,” ungkapnya.
BACA JUGA: Libur Long Weekend, Kunjungan Wisata dan Okupansi Hotel di Sleman Meningkat
Pengelola Wisata Tebing Breksi di Kalurahan Sambirejo, Prambanan, Kholiq Widiyanto mengatakan, libur Panjang yang berbarengan dengan perayaan waisak mendongkrak kunjungan wisata di area bekas penambangan ini. Ia mencatat di hari-hari biasa, kunjungan hanya di kisaran 1.000 orang per harinya.
Menurut dia, selama liburan ini rata-rata pengunjung lebih di atas 2.500 orang per harinya. “Naik lebih dar 200% dibandingkan hari biasa. Bahkan saat Sabtu [25/5/2024] kunjungannya bisa tembus 3.287 orang,” katanya.
Menurut dia, kunjungan masih didominasi oleh rombongan pelajar. Meski demikian, ia tidak menampik ada kunjungan yang berasal dari Perusahaan atau wisata bareng yang dilakukan oleh keluarga maupun komunitas di desa.
“Kami bersyukur karena kunjungan di Breksi tetap ramai,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BPBD Gunungkidul meminta warga menghemat air saat puncak kemarau Agustus 2026. Sebanyak 184 tangki air bersih telah disalurkan ke wilayah terdampak kekeringan.
DPRD DIY mengingatkan warga tidak mudah percaya isu kerusuhan Agustus dan meminta masyarakat lebih cermat memilah informasi.
Prabowo meresmikan 3.395 jembatan TNI-Polri dan 3.000 sumber air bersih TNI AD di seluruh Indonesia pada 13 Agustus 2026.
Gempa Kolombia menewaskan 265 orang dan merusak 53.526 rumah. Presiden Abelardo de la Espriella menetapkan status darurat ekonomi.
DPRD Kulonprogo meminta Pemkab menyiapkan solusi permanen kekeringan, termasuk pemetaan wilayah dan pembangunan sumber air alternatif.
BPKAD Kota Jogja mengembangkan SIAP, sistem pengingat digital untuk mendorong penarikan APBD tepat waktu dan mencegah penumpukan.