Tiket Ludes 15 Menit, MJM 2026 Siap Dongkrak Wisata Jogja
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Kepala Daerah - Ilustrasi/Antara
Harianjogja.com, JOGJA–Walau komunikasi antar partai sudah masif terjadi jelang pilkada 2024, sejauh ini belum ada koalisi yang terbentuk di Kota Jogja. Partai-partai masih terus berproses dan berdinamika menentukan koalisi dan pasangan calon yang akan diusung.
Ketua DPD golkar Kota Jogja, Agus Mulyono menjelaskan sampai saat ini pihaknya belum menentukan koalisi, karena masih menunggu hasil akhir survei. “Belum [koalisi], nunggu hasil surveinya dulu,” ujarnya, Senin (3/6/2024).
Seperti diketahui Golkar Kota Jogja dan kabupaten sekitarnya menggelar survei untuk kandidat yang mendaftar di partai tersebut. Survei sudah dimulai awal Mei dan hasilnya keluar awal Juni ini. Hasilnya tunggu info dari Golkar DIY,” katanya.
Hal senada juga diungkapkan Ketua DPC PKB Kota Jogja, Solehul Hadi. Ia mengakui walau komunikasi dengan partai lain sudah semakin mengerucut, namun belum ada kesepakatan. “Masih proses komunikasi. Sudah mengerucut tapi belum final,” ujarnya.
BACA JUGA: Pilkada Jogja, Ini Dia Nama-Nama yang Sudah Dijaring Partai Politik
Partai Gerindra juga masih terus membuka komunikasi. Ketua DPC Gerindra Kota Jogja, Sinarbiyat Nujanat, menuturkan partainya belum memutuskan koalisi dengan partai mana. “Belum ada, masih berdinamika,” kata dia.
Semebtara Ketua DPD PKS Kota Jogja, Nasrul Khoiri, mebgatakan sudah ada pertemuan dengan hampir semua nama tokoh yang disebut di media termasuk dengan partai mitra calon koalisi. Ditargetkan koalisi sudah terbentuk di pertengahan Juni.
“PKS masih menimbang mengajukan calon dari internal ataukah mengusul calon bersama dengan teman-teman partai mitra. Insya Allah awal-tengah Juni ini bangunan koalisi sudah bisa terbentuk,” ungkqpnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Serangan Iran merusak sejumlah pangkalan AS di Timur Tengah. Biaya perang diperkirakan mencapai Rp676,8 triliun.
Seraf Naro Siregar meraih perunggu dan memastikan medali pertama Indonesia di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 dari nomor changquan putra.
DPRD Kota Jogja mendorong kalender event berbasis budaya untuk mengisi low season dan memperpanjang masa tinggal wisatawan.
Harga minyak dunia tembus US$100, Indonesia menahan BBM subsidi. Malaysia dan Jepang serupa, Thailand serta Pakistan menaikkan harga.
Keterbatasan anggaran membuat perpustakaan keliling DIY kini memprioritaskan masyarakat dan sekolah yang mengajukan permohonan layanan.