Jogja Siap Pecahkan Rekor MURI 1.000 Difabel Tuli
Jogja akan jadi lokasi pemecahan rekor MURI 1.000 difabel tuli sekaligus seminar kebangsaan disabilitas oleh KND.
Ilustrasi penjual kambing untuk Iduladha./JIBI-Harian Jogja
Harianjogja.com, JOGJA—Pada pelaksanaan Iduladha di Kota Jogja tahun ini akan dilaksanakan penyembelihan sebanyak 6.996 hewan kurban yang tersebar di 500 titik. Pemkot Jogja akan menyiapkan petugas yang memantau penyembelihan.
Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kota Jogja, Sukidi, menjelaskan jumlah hewan kurban tersebut terdiri dari 2.448 ekor sapi, 1.600 kambing dan 2.950 domba. “Tetapi jumlah ini masih sementara, karena masih bisa bertambah lagi,” ujarnya.
Jika dibandingkan dengan Iduladha dua tahun sebelumnya, jumlah ini ada sedikit penambahan. Pada Iduladha 2022, totalnya ada 6.696 hewan kurban dengan rincian 2.320 sapi, 1.489 kambing dan 2.581 domba. Sedangkan 2023 totalnya 6.870 hewan kurban dengan rincian 2.407 sapi, 1.563 kambing dan 2.800 domba.
Pihaknya bekerja sama dengan instansi terkait seperti KUA, Kemantren dan Kemenag untuk mengetahui titik yang menjadi tempat pemotongan hewan kurban. “Sampai hari ini yang sudah teridentifikasi ada 500 titik,” ungkapnya.
Di ratusan titik penyembelihan itu, pihaknya akan menerjunkan tim pemantau yang terdiri dari dokter hewan sebanyak 120 orang. “Nanti bekerja H-1 sampai H+3, mengawasi di titik-titik penyembelihan. Jadi empat hari bekerja nonstop untuk memastikan hewan yang akan disembelih memang sehat dan memenuhi standar teknis sebagai daging layak konsumsi,” katanya.
BACA JUGA: Transaksi Ternak Meningkat Jelang Iduladha
Adapun ketersediaan hewan kurban yang berasal dari Kota Jogja sendiri jumlahnya sangat kecil. Saat ini hanya ada kelompok ternak di Bener, Tegalrejo, dengan populasi sapi 11 ekor. Sedangkan untuk populasi kambing sebanyak 213 ekor.
“Sehingga praktis hewan yang akan disembelih dijadikan hewan kurban, sebagian besar didatangkan dari daerah lain, dari luar Kota Jogja. Sampai hari ini belum ada temuan [penyakit]. Kami pantau di semua titik penjual hewan kurban tiban dan di pasar kalau saat ini,” paparnya.
Selain di 500 titik penyembelihan tersebut, masyarakat juga bisa memanfaatkan Rumah Pemotongan Hewan (RPH) milik Pemkot Jogja di Giwangan. Pihaknya bekerja sama dengan Baznas Kota Jogja untuk mengatur penyembelihan hewan setiap harinya.
“Jadi nanti yang akan mengatur hewan hari ini berapa, adalah Baznas. Nah kami di sana hanya memotong saja. Kemampuan memotong kami di RPH itu normalnya 40 ekor per hari. tapi dalam kondisi tertensu bisa sampai 70 ekor per hari,” ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jogja akan jadi lokasi pemecahan rekor MURI 1.000 difabel tuli sekaligus seminar kebangsaan disabilitas oleh KND.
Kelurahan Tegalrejo menggelar Tedhak Siten untuk melestarikan budaya Jawa dan mengenalkan nilai luhur kepada generasi muda.
Bantuan air bersih sudah disalurkan ke delapan kapanewon di Gunungkidul. BPBD mengalokasikan 1.150 tangki untuk warga terdampak kekeringan.
Ratusan ikan gurame mati di Sleman akibat kualitas air kolam menurun selama musim kemarau. DP3 menyediakan vitamin gratis bagi pembudidaya.
KAI Bandara YIA membagikan merchandise kepada penumpang anak dalam peringatan Hari Anak Nasional 2026 di Stasiun Yogyakarta dan Stasiun YIA.
Sebanyak 113 SPPG di Bantul telah beroperasi untuk program MBG, sementara 22 unit lainnya masih belum berjalan karena berbagai kendala.