Melihat Wajah Kota Jogja dari Masa ke Masa dalam Pameran Metamorfosa

Ujang Hasanudin
Ujang Hasanudin Kamis, 06 Juni 2024 11:47 WIB
Melihat Wajah Kota Jogja dari Masa ke Masa dalam Pameran Metamorfosa

Foto-foto yang dipamerkan dalam Pameran Foto Metamorfosa Wajah Kota Yogyakarta di Taman Budaya Embung Giwangan 5-7 Juni 1984./ Ist - Pemkot Jogja

Harianjogja.com, JOGJA—Sebanyak 88 foto yang menunjukan wajah kota Jogja dipamerkan dalam Pameran Foto Metamorfosa Wajah Kota Yogyakarta di Taman Budaya Embung Giwangan. Pameran tersebut berlangsung dari 5 Juni hingga 7 Juni 2024 mendatang.

Kepala Bagian Administrasi Pembangunan Setda Kota Yogyakarta, Umi Akhsanti menjelaskan pameran tersebut merupakan bagian dari rangkaian HUT ke-77 Pemerintah Kota Jogja, yang menyajikan konten kaleidoskop pembangunan berkelanjutan di Kota Jogja, foto dari masa ke masa tiga Kawasan Cagar Budaya (KCB) hingga masterplan pembangunannya.

"Pameran yang menampilkan 88 foto ini bertujuan memberikan informasi kepada masyarakat bagaimana wajah Kota Jogja berubah dari waktu ke waktu, dengan berbagai pembangunan yang telah dilakukan khususnya pada tiga kawasan strategis atau KCB Kotagede, Pakualaman dan Kotabaru," katanya dikutip dari laman resmi Pemkot Jogja, Kamis (6/6/2024).

Menurutnya pameran foto tersebut juga menjadi bentuk laporan pertanggungjawaban kepada masyarakat, berkaitan dengan pembangunan apa saja yang telah dilakukan Pemkot dari tahun 90-an hingga masa sekarang.

Pameran foto kali ini merupakan cerita perkembangan pembangunan serta aktivitas apa saja yang ada di tiga KCB, juga rencana pembangunan ke depannya.

BACA JUGA: Hidupkan Jogja Sisi Selatan, Dispar Jogja Kembali Gelar Pawai Alegoris

Selain pameran foto juga ada kegiatan belajar dan bermain dengan 180 anak sekolah di sekitar Embung Giwangan, kemudian FGD perkembangan arsitektur Jogja serta lomba foto untuk umum. "Harapan semakin banyak masyarakat yang datang dan menyaksikan bagaimana metamorfosa pembangunan Kota Jogja  melalui pameran ini," ujarnya.

Penjabat Wali Kota Jogja, Sugeng Purwanto menyampaikan, pameran foto tersebut bukan hanya untuk mengenang masa lalu, tetapi juga untuk menatap bagaimana pembangunan Kota Jogja di masa depan. Di mana masyarakat dapat melihat bagaimana wajah Jogja terus berbenah, menjadi lebih inklusif, modern dan berkelanjutan, tanpa meninggalkan basis kebudayaan yang ada.

"Pembangunan yang dilakukan di Kota Jogja berlandaskan pada nilai-nilai Keistimewaan. Dengan harapan Jogja akan tetap menjadi kota yang nyaman huni, memiliki pelayanan jasa yang berdaya saing kuat, dan mampu memberdayakan masyarakat," terangnya.

Karena itu, fokus pembangunan tidak hanya dikembangkan di kawasan pusat kota saja. Tapi juga wilayah lain, secara khusus kawasan strategis Kotabaru, Pakualaman, dan Kotagede sebagai Kawasan Cagar Budaya.

"Tiga kawasan strategis dengan kekhasan dan potensinya masing-masing, diharapkan menjadi lokomotif baru bagi kemajuan dan pergerakan roda pembangunan ekonomi, sosial, budaya masyarakat Kota Jogja," tandasnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Ujang Hasanudin
Ujang Hasanudin Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online