Dispar Sleman Andalkan Fun Run 6K untuk Genjot Sport Tourism
Sport tourism menjadi salah satu instrumen untuk mengejar target kunjungan wisatawan pada 2026 yang dipatok mencapai 8.553.878 orang.
Leptospirosis - Ilustrasi Freepik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Gunungkidul mengungkap tren kasus leptospirosis di Bumi Handayani mengalami peningkatan sejak 2021.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Gunungkidul, Sidiq Hery Sukoco mencatat sebanyak 17 kasus leptospirosis dengan empat kematian terjadi pada 2021. Jumlah tersebut meningkat pada 2022 di mana terdapat 34 kasus dengan lima kematian.
"Kemudian 2023 ada 84 kasus leptospirosis dengan empat kematian, dan per Kamis [13/6/2024] ada 15 kasus dengan nol kematian," katanya, Kamis.
Hery menjelaskan tren leptospirosis naik karena penemuan serta deteksi dini kasus yang semakin baik, sehingga laporan kasus naik. Meski tren kasus naik, namun angka kematian turun.
“Mayoritas warga yang terkenak leptospirosis adalah petani dikarenakan cemaran bakteri leptospira di lingkungan bekerja,” katanya.
Kenali Gejala Leptospirosis
Seseorang yang terkena leptospirosis akan mengalami gejala demam, sakit kepala berat, nyeri perut, mual, muntah, conjunctival suffusion, nyeri betis, dan kulit kekuningan/ ikterik. Jika terjadi keterlambatan penanganan/ pengobatan, bakteri dapat menginfeksi organ vital terutama ginjal. Inilah yang menjadi penyebab kematian.
Dinkes telah menyediakan reagen untuk deteksi dini kasus leptospirosis yang didistribusikan ke seluruh puskesmas dan rumah sakit. Tidak hanya itu, Dinkes membentuk puskesmas sentinel leptospirosis agar meningkatkan awareness tenaga kesehatan (nakes) terhadap diagnosis leptospirosis.
Setidaknya ada tujuh wilayah yang menjadi lokus kasus leptospirosis yaitu Karangmojo, Patuk, Gedangsari, Ponjong, Saptosari, Panggang, dan Tanjungsari.
BACA JUGA: 14 Warga Bantul Meninggal Dunia Akibat Leptospirosis dalam 2 Tahun Terakhir
Guna mengindarkan diri dari jangkitan bakteri leptospira, Hery menyarankan agar memakai alat pelindung diri (APD) saat bekerja. Khusus pekerja di sektor pertanian, sebaiknya petani berangkat ke sawah setelah matahari terbit. Pasalnya, bakteri leptospira akan mati jika terkena sinar matahari.
Seseorang juga perlu mengobati luka di tubuh, karena luka itu menjadi pintu masuk bakteri leptospira. Jika ada orang yang merasa mengalami gejala leptospirosis diimbau untuk langsung memeriksakan diri ke pelayanan kesehatan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sport tourism menjadi salah satu instrumen untuk mengejar target kunjungan wisatawan pada 2026 yang dipatok mencapai 8.553.878 orang.
IHSG ditutup naik 0,80 persen ke level 6.236,13 pada Jumat, didorong sentimen positif dari bursa Asia, AS, China, dan faktor domestik.
KTP dicatut untuk pinjol ilegal bisa merusak skor kredit. Simak cara cek penggunaan NIK secara gratis melalui iDebku OJK dan langkah yang harus dilakukan jika m
Kasus kematian Naura di RSUD Prambanan disepakati selesai secara damai. Keluarga menerima penjelasan medis dan akan mencabut laporan ke Polda DIY.
Sebanyak 197 pemuda dari 17 kelurahan di Kota Magelang dibekali menjadi Local Champion untuk mengembangkan wisata, budaya, dan ekonomi kreatif.
Aston Villa menjalani latihan di GBK jelang menghadapi Indonesia All Stars. John McGinn, Alejandro Garnacho, dan Joao Gomes ikut berlatih.