Pemkab Kulonprogo Larang Mobil Dinas Guna Kepentingan Pribadi saat Libur Lebaran
Pemkab Kulonprogo melarang aparatur sipil negara (ASN) di lingkungannya untuk memakai mobil dinas dalam urusan pribadi selama libur lebaran ini.
Ilsutrasi perbaikan jalan. Dok. Ist
Harianjogja.com, KULONPROGO–Warga Kalurahan Banyuroto, Kapanewon Nanggulan melakukan audiensi dengan Pemkab Kulonprogo terkait lokasi TPA di lokasi tersebut. Salah satu hasilnya terkait komitmen Pemkab untuk membantu perbaikan jalan yang statusnyga diturunkan akan dikawal terus.
Jika Pemkab tidak membantu untuk memperbaiki jalan yang statusnya kini sudah jalan kalurahan maka warga tak mampu melakukannya hanya dengan APBKal.
BACA JUGA: Sultan Minta Dinas Tinjau Ulang Izin Tambang yang Merusak Lingkungan
Komitmen Pemkab Kulonprogo dalam memfasilitasi pembangunan di Kalurahan Banyuroto itu dinilai cukup baik oleh warga dimana setelah audiensi kemarin, terdapat kunjungan Dinas Pertanian dan Pangan (DPP) Kulonprogo.
"Mereka ingin meredam gejolak warga yang merasa tidak banyak ada pembangunan di Banyuroto, dari DPP akan menjalankan program yang masih digodok," jelas Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kalurahan (LPMKal) Banyuroto, Bambang Nurcahyo pada Kamis (27/6/2024).
Kunjungan dan tawaran program pertanian dari DPP ke Kalurahan Banyuroto itu, jelas Bambang, kemungkinan akan melakukan cetak sawah baru. "Mengingat kondisi geografisnya perbukitan dimana ada beberapa titik yang tnadus tapi potensil dikembngkan, tapi kami lihat nanti apa program yang tetpat," ujarnya.
Tawaran program pemberdayaan pertanian itu, lanjut Bambang, diapresiasi oleh warga Banyuroto. "Lalu kami akan tunggu soal jalan ini apa tindak lanjutnya, kemarin dijanjikan akan dibantu CSR maka apa upaya Pemkab kami tunggu, soalnya kalau mengandalkan warga sendiri sulit mewujudkannya," terangnya.
Soal pengelolaan lindi TPA Banyuroto yang juga diprotes warga, sambung Bambang, sudah dilakukan pantuan lapangan oleh UPT Persampahan. "Pantuan ke lapangan juga sudah kemarin, kami minta ada tindak lanjutnya dimana dilakukan perbaikan, entah pipa atau apa, supaya tidak pencemaran tidak makin parah," paparnya.
Sementara itu Lurah Banyuroto, Sudalija menyebut pihaknya menerima keputusan Pemkab Kulonprogo dalam audiensi kemarin. "Sudah dijelaskan misalnya soal jalan itu penurunan status juga dilakukan di wilayah lain juga karena keterbatasan anggaran, lalu ada janji untuk dibantu mengakses anggaran lain, tentu ini kami terima dan kami tunggu realisasi bantuan anggaran itu," tuturnya.
Sudalija menjelaskan Kalurahan Banyuroto juga akan meningkatkan koordinasi untuk mengawal hasil audiensi pada Senin (24/6/2024) kemarin itu. "Poin-poin lain, termasuk pengelolaan lindi juga terus kami kawal, koordinasi bersama akan ditingkatkan agar tidak ada miskomunikasi," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Kulonprogo melarang aparatur sipil negara (ASN) di lingkungannya untuk memakai mobil dinas dalam urusan pribadi selama libur lebaran ini.
Manchester City juara Piala FA 2026 setelah mengalahkan Chelsea 1-0 di final Wembley lewat gol Antoine Semenyo.
Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 17 Mei 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur, tersedia keberangkatan pagi sampai malam.
Pelatih PSIM Yogyakarta Jean-Paul van Gastel menargetkan kemenangan saat menghadapi Madura United di Stadion Sultan Agung Bantul.
Toyota mencatat permintaan Veloz Hybrid menembus 10 ribu unit di tengah kenaikan harga BBM dan meningkatnya minat mobil hemat bahan bakar.
Dua wisatawan asal Karawang ditemukan meninggal tertimbun longsor di jalur menuju Curug Cileat, Subang, Jawa Barat.