Akun Aplikasi Pertamina Hampir Dibobol, Pemilik Bengkel di Kulonprogo Nyaris Kehilangan Rp10 Juta

Triyo Handoko
Triyo Handoko Rabu, 03 Juli 2024 19:17 WIB
Akun Aplikasi Pertamina Hampir Dibobol, Pemilik Bengkel di Kulonprogo Nyaris Kehilangan Rp10 Juta

Suasana jumpa pers Polres Kulonprogo terkait pembobolan akun aplikasi yang merugikan pemilik bengkel di Kalurhan Margosari, Kapanewon Pengasih. Dok Istimewa

Harianjogja.com, KULONPROGO—Seorang warga Jetis, Bantul, AB, 25, ditangkap Polres Kulonprogo karena berusaha membobol akun aplikasi Power milik Pertamina.

Aksi pembobolan akun aplikasi itu menyasar HRS, 55, warga Kalurahan Margosari, Kapanewon Pengasih yang memiliki bengkel.

Pembobolan akun aplikasi Power milik Pertamina itu dilakukan AB dengan tujuan meraup uang milik HRS di akunnya tersebut.

Akun yang hendak dibobol itu memiliki sejumlah poin dari aplikasi yang bisa ditukar dengan uang.

Total poin yang dimiliki HRS dalam aplikasi itu sebanyak 51.000 atau setara Rp10 juta jika ditukarkan. Wakapolres Kulonprogo, Kompol Martinus Griavinto Sakti menjelaskan awal mula kasus ini terjadi pada Jumat (21/7/2024) saat korban HRS didatangi pelaku AB.

Martinus menerangkan saat itu AB mengaku sebagai petugas aplikasi Power milik Pertamina itu dan menawarkan HRS untuk membuka akun miliknya yang terblokir.

"Saat dibuka, korban terkejut karena malah ada dua akun di aplikasinya yang tidak diketahuinya, ada percobaan menukarkan poin tersebut jadi uang juga," katanya Rabu (3/7/2024).

Korban HRS lalu bertanya ke AB terkait kejanggalan tersebut, jelas Martinus, tapi pelaku ini tak memberikan jawaban yang jelas.

BACA JUGA: Pemda DIY Siapkan Depo Mandala Krida Jadi TPS3R

"Pelaku malah menawarkan jasa membuka blokir dengan tawaran membagi hasil uang yang dicairkan jadi, korban lalu curiga kemudian meminta pelaku datang lagi ke rumahnya pada lain waktu," ungkapnya.

Saat kunjungan pelaku yang kedua ke rumah HRS itu, sambung Martinus, korban langsung melaporkannya ke Polres Kulonprogo.

"Lalu dilakukan penangkapan pada Rabu (26/6/2024)," jelasnya.

Setelah dilakukan penyelidikan diketahui bahwa HRS melakukan pembobolan dengan kode batang digital. Kode itu dipindai agar bisa masuk ke akun korban.

Aplikasi Power milik Pertamina itu sendiri adalah medium promosi produk-produk perusahaan BUMN itu. Aplikasi ini banyak dimiliki para outlet-outlet otomotif seperti bengkel.

 

 

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Maya Herawati
Maya Herawati Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online