UMKM Olahan Ikan Bantul Kesulitan Ekspor, Ini Kendala yang Dihadapi
DKP Bantul mengungkap kendala UMKM olahan ikan menembus pasar ekspor, mulai kapasitas produksi hingga rantai pasok.
Ilustrasi event/Konser Musik - StockCake
Harianjogja.com, JOGJA—Dinas Pariwisata DIY menyatakan, gelaran event yang semakin marak di wilayahnya bisa menjadi pemicu wisatawan berkunjung ke destinasi wisata lainnya yang ada di Jogja.
Event bisa menjadi semacam pengungkit agar wisatawan tinggal lebih lama di wilayah ini. "Kalau event itu bisa jadi pemicu untuk mendatangkan wisatawan," kata Kepala Dinas Pariwisata DIY Singgih Raharjo, Selasa (9/7/2024).
Menurut Singgih, misalnya saja event Artjog yang dikenal sebagai lebarannya para seniman dan budayawan itu menjadi payung besar penyelenggaraan event. Di bawahnya ada pula event-event skala kecil yang digelar untuk memeriahkan acara tersebut.
"Ada Jogja Art Week di galeri yang menyuguhkan pameran, sehingga ini akan melengkapi dari destinasi itu," jelasnya.
BACA JUGA: 8.100 Rumah di Sleman Tak Layak Huni
"Saya yakin mereka yang datang ke Artjog itu juga datang ke destinasi. Jadi multiplier effect semakin lebih besar dan okupansi hotel semakin lama, oleh-oleh juga laris serta kuliner," kata dia.
Menurut Singgih, penyelenggaraan event dan acara di Jogja memang sudah lama ditargetkan pihaknya menjadi salah satu cara untuk mendatangkan wisatawan. Pasalnya di Jogja ada banyak komunitas yang kerap menggelar berbagai macam event itu.
"Tumbuh kembang mereka sangat luar biasa dari dulu sampai sekarang itu sangat terpelihara dengan baik. Kami dari pemerintah dengan potensi itu tentu kolaborasi antara komunitas dengan masyarakat," ujarnya.
Dengan demikian penyelenggaraan event bisa lebih tertata di wilayah ini. Maka ada kalender event yang diluncurkan setiap tahun sebagai panduan bagi wisatawan yang akan berkunjung ke Jogja.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DKP Bantul mengungkap kendala UMKM olahan ikan menembus pasar ekspor, mulai kapasitas produksi hingga rantai pasok.
Aviary dome Gunungkidul di Giritirto baru 17%. Proyek ditargetkan rampung Desember 2026 dan seluruh kawasan diproyeksikan selesai 2029.
BMKG memprakirakan cuaca berawan hingga hujan ringan di sejumlah wilayah Indonesia serta mengingatkan potensi awan cumulonimbus.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Senin 21 September 2026 tersedia 10 perjalanan dari Stasiun Tugu dan Kutoarjo.
Jadwal KSPN Jogja ke Gunungkidul 21 September 2026, lengkap rute, tarif Rp12.000–Rp26.000, serta jam keberangkatan.
Gibran menyoroti pernyataan oknum SPPG yang diduga mengejek korban MBG dan mengajak publik menjaga ruang aman bagi anak.