Sumberejo Sleman Jadi Percontohan Transformasi Puskesos Kemensos
Kemensos mendorong transformasi Puskesos Sleman menjadi pusat layanan dan pemberdayaan sosial. Sumberejo dipilih sebagai lokasi percontohan.
Ilustrasi anak-anak mengukur tinggi badan. - Freepik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Gunungkidul akan membagikan 2.300 kaleng kornet ke warga Gunungkidul. Kornet ini dibuat menggunakan daging kurban. Pembagian ini menjadi bagian dari upaya pencegahan tengkes atau stunting.
Penyelenggara Zakat dan Wakaf Kantor Kemenag Gunungkidul, Sri Sugiyanti mengatakan program tersebut bernama Gerakan Peduli Gunungkidul : Kurban for Stunting. Dari 2.300 kaleng, 300 kaleng akan dibagikan pada September 2024. Sedangkan 2.000 kaleng akan dibagikan setelah Iduladha 2025.
BACA JUGA : Sebanyak 4.000 Balita di Gunungkidul Mengalami Tengkes
“2.000 kaleng ini baru rencana untuk tahun 2025. Semoga setiap tahun produksi kaleng kornet dapat bertambah,” kata Sri dihubungi, Minggu, (14/7/2024).
Menurut Sri, program yang digagas Kemenag Gunungkidul ini dapat menjadi solusi bagi daging kurban yang tidak terolah. Kornet kalengan ini dibuat di Rumah Zakat Yogyakarta. Program tersebut dibuat bekerja sama dengan organisasi keagamaan dan binaannya. Kerja sama ke depan akan dibuat lebih detail termasuk mekanisme pendistribusiannya.
“Kami hanya memaksimalkan dana sosial keagamaan lainnya yang ada di organisasi keagamaan, masjid, dan lainnya,” katanya.
Program ini, kata dia, mendapat dukungan dari Bank Syariah Indonesia (BSI). BSI menjadi mitra Kankemenag Gunungkidul dalam berkoordinasi mengembangkan program Kurban for Stunting. “Setiap saat kami koordinasi dengan BSI juga. Rilis program di PLHUT [Pusat Layanan Haji dan Umrah Terpadu] kemarin juga didukung BSI,” ucapnya.
Kepala Kantor Kemenag Gunungkidul, Sa’ban Nuroni mengaku banyak daging kurban yang beredar di masyarakat dan daging-daging ini hanya disimpan di freezer tanpa dimanfaatkan dengan optimal.
Menurut Sa’ban, program Kurban for Stunting merupakan program prioritas Kementerian Agama dalam mengoptimalkan dana umat. Produk kornet kaleng ini nanti akan didistribusikan kepada keluarga yang rentan mengalami tengkes.
BACA JUGA : Pemkab Kejar Target Penurunan Angka Tengkes di Bawah 14 Persen Tahun Ini
Ada tiga konsep partisipasi dalam program ini yaitu pertama, masyarakat dapat menyerahkan dana; kedua, masyarakat dapat menyerahkan hewan kurban; atau ketiga, masyarakat mengumpulkan daging untuk dijadikan kornet kaleng yang siap diedarkan.
Bupati Gunungkidul, Sunaryanta mengatakan program dari Kantor Kemenag Gunungkidul dapat menjadi solusi jangka panjang dalam mengatasi tengkes di Gunungkidul. Adapun angka tengkes di Bumi Handayani pada 2023 masih tinggi, yakni 15%. Dinkes Gunungkidul menargetkan penurunan angka stunting tahun ini menjadi 14%.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kemensos mendorong transformasi Puskesos Sleman menjadi pusat layanan dan pemberdayaan sosial. Sumberejo dipilih sebagai lokasi percontohan.
Komjen Wahyu Hadiningrat resmi menjadi Wakapolri mendampingi Jenderal Suyudi Ario Seto. Simak profil dan rekam jejaknya.
Link live streaming Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026 tersedia di Vidio dan YouTube. Simak jadwal dan cara menontonnya.
Satoria Hotel Yogyakarta merayakan ulang tahun ke-9 dengan tema “Together We 9row” melalui berbagai kegiatan kesehatan, sosial, lingkungan, dan pengembangan dir
Komite MAN 2 Bantul menjelaskan soal Rp4,2 juta yang ramai di media sosial. Nominal disebut bukan tarif wajib bagi wali murid.
Capaian CKG Kulonprogo baru 119.172 dari 459.782 sasaran. Dinkes memperluas pemeriksaan hingga Kantor Pemkab Kulonprogo.