Tren Kebakaran Lahan di Sleman Fluktuatif, Kemarau Jadi Pemicu
Tren kebakaran lahan di Sleman selama sembilan tahun terakhir menunjukkan pola fluktuatif. Musim kemarau panjang menjadi salah satu pemicu utama lonjakan kasus
Sapi, hewan kurban - Ilustrasi freepik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Sebanyak 12 kelompok ternak di Gunungkidul akan diverifikasi untuk mendapat bantuan sapi dari Kementerian Pertanian (Kementan). Bantuan sapi tersebut akan disalurkan pada 2025.
Kepala Bidang Bina Produksi Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Kabupaten Gunungkidul, Suyanto mengatakan kelompok ternak ini tersebar di Kapanewon Playen, Ponjong, Wonosari, Nglipar, Patuk, dan Semanu.
BACA JUGA: Dulu Gitaris, Pria di Gunungkidul Ini Sukses Jadi Peternak Sapi Langganan Artis
Nama kelompok tersebut yaitu Andini Mulyo, Sri Makmur, Bina Gama, Lembu Makmur, Sapi Sejahtera, Ngudi Rejeki, Maju Makmur, Seloso Wage, Dadi Ngredo, Ngulir Budi, Bukit Anugrah, dan Suko Makmur.
“Baru informasi saja sebenarnya. Bantuan ini dari Dirjen Peternakan. Penyalurannya nanti lewat Provinsi. Kami diminta diminta untuk menyiapkan kelompok saja. Belum tahu juga dapat sapi dewasa berapa,” kata Suyanto dihubungi, Kamis, (18/7/2024).
Suyanto menambahkan kelompok yang diidentifikasi didasarkan pada beberapa kriteria seperti pernah mendapat bantuan sapi atau belum, sudah teregistrasi atau belum, dan keaktifan kelompok.
Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) DIY nantinya juga akan melakukan verifikasi ulang. Dengan begitu, sasaran penerima bantuan tepat.
Dia mengaku kelompok peternak sapi di seluruh wilayah Gunungkidul mencapai sekitar 400 kelompok. “Kelompok ternak mestinya mandiri. Tapi untuk nomor registernya itu masih lewat penyuluh. Penumbuhan, pengembangan, dan register kelompok memang dari PPL [petugas penyuluh lapangan],” katanya.
Lebih jauh, Suyanti menerangkan Menteri Pertanian pada 2015 pernah menurunkan surat keputusan (SK) mengenai wilayah sumber bibit sapi peranakan ongole. Di Gunungkidu, hanya ada dua kapanewon yang masuk SK yaitu Playen dan Wonosari.
“Sampai sekarang masih kami monitor peternakan di dua kapanewon ini. Dua wilayah ini memang populasi sapi paling banyak,” ucapnya.
DPKH juga terus membantu peternak Gunungkidul. Salah satu program yang sedang dilaksanakan yaitu pembangunan bank pakan ternak ruminansia di Padukuhan Tahunan, Kalurahan Bulurejo, Semin. Program ini berasal dari Kementerian Pertanian. Nilai pembangunan mencapai Rp300 juta.
Kepala DPKH Gunungkidul, Wibawanti Wulandari telah mengatakan bank pakan ternak ini akan sangat bermanfaat ketika musim paceklik.
Sub Koordinator Kelompok Substansi Alat, Mesin, Vaksin, Obat, dan Pakan DPKH Gunungkidul, Rustini Dwi Widyastuti menyampaikan hingga saat ini ada total delapan bank pakan ternak di Kabupaten Gunungkidul. Delapan ini berada di Kalurahan Sawahan, Kalurahan Sumberwungu, Kalurahan Bleberan, Kalurahan Ngawu, Kalurahan Ngleri, Kalurahan Banaran, Kalurahan Ngalang, dan Kalurahan Sampang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Tren kebakaran lahan di Sleman selama sembilan tahun terakhir menunjukkan pola fluktuatif. Musim kemarau panjang menjadi salah satu pemicu utama lonjakan kasus
Kodim 0706/Temanggung menyalurkan 5.000 liter air bersih bagi warga terdampak kekeringan di Temanggung saat debit sumber air mulai menurun.
Indonesia All Stars siap menghadapi Aston Villa di SUGBK pada 1 Agustus 2026. Brandon Scheunemann masuk skuad bersama Ezra Walian, Zé Valente, dan Hokky Caraka.
RUU Perampasan Aset disebut ditolak DPR ramai di media sosial. Pengamat menegaskan pembahasan masih berjalan dan mengingatkan publik agar tidak terjebak hoaks.
Chery Q dijual mulai Rp239,9 juta di GIIAS 2026. Harga promo diperpanjang hingga 9 Agustus dengan pesanan awal melampaui 6.000 unit.
KPK memperketat sistem keamanan data dan akses dokumen perkara usai dugaan kebocoran informasi oleh pegawai internal.