73 Akuntan SPPG Gunungkidul Dilatih Gunakan AKSIS untuk Dana MBG
Sebanyak 73 akuntan SPPG Gunungkidul dilatih menggunakan aplikasi AKSIS untuk pelaporan keuangan Program Makan Bergizi Gratis.
Ilustrasi DPRD
Harianjogja.com, SLEMAN—Aktivis Jogja Corruption Watch (JCW), Baharunuddin Kamba mendesak agar seluruh anggota DPRD Sleman periode 2019-2024 segera mengembalikan laptop kedinasan yang dipakai. Hal ini diperlukan agar tidak menjadi temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).
“Komputer jinjing ini merupakan milik negara di bawah kesekretariatan DPRD. Jadi, saat masa kerja habis maka segera dikembalikan fasilitas yang dipakainya,” kata Kamba, Senin (29/7/2024).
BACA JUGA : Jabatan Segera Habis, Anggota DPRD Sleman Diminta Segera Kembalikan Laptop
Menurut dia, sudah seharunya wakil rakyat menjadi contoh yang baik bagi Masyarakat. Oleh karena itu, laptop yang dibawa harus segera dikembalikan sebelum diganti anggota dewan yang baru.
“Memang masih ada waktu, tapi kalau baru satu orang, ini tak patut dicontoh dan tak elok,” katanya.
Kamba juga mendesak kepada kesekretariatan untuk mengumumkan secara terbuka siapa saja yang belum mengembalikan. Pasalnya, sebagai aset negara harus terus dijaga karena jika laptop tak juga dikembalikan bisa menjadi temuan BPK.
“Setiap tahun ada proses audit dari BPK. Kalau sampai jadi temuan, maka harus ada tindakan untuk menindaklanjuti agar barang itu bisa kembali. Jika tidak kembali, maka hal tersebut dapat dijadikan temuan hukum oleh Aparat Penegak Hukum [APH] diancam dengan pasal penggelapan,” ujarnya.
Kepala Sub Bagian Rumah Tangga, Bagian Umum, Kesekretariatan DPRD Sleman, Nardi memastikan akan terus ada upaya penarikan laptop untuk anggota DPRD periode 2019-2024. Diharapkan sebelum proses pelantikan dewan yang baru, barang-barang tersebut sudah bisa ditarik semuanya.
“Masih dalam proses dan kami tetap berusaha agar bisa kembali. Untuk percepatan, kami sudah berkirim surat ke pimpinan DPRD terkait dengan hal ini,” katanya.
BACA JUGA : Pilkada Sleman, 2 Parpol Besar Ini Belum Juga Tentukan Sikap
Dia menjelaskan, seluruh anggota DPRD Sleman mendapatkan fasilitas laptop, guna menunjang ketugasannya sebagai wakil rakyat. Hanya saja, statusnya hanya pinjam pakai sehingga saat masa jabatan habis, laptop yang dibawa harus dikembalikan ke sekretariat.
“Sesuai dengan jumlah anggota dewan, ada 50 laptop yang dipinjamkan. Tapi, hingga sekarang belum semua mengembalikannya,” kata Nardi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 73 akuntan SPPG Gunungkidul dilatih menggunakan aplikasi AKSIS untuk pelaporan keuangan Program Makan Bergizi Gratis.
Kader Gerindra Sleman menggelar Gerakan Indonesia Asri di Tlogo Putri, Kaliurang, dengan menanam pohon, menebar benih ikan, dan membagikan sembako.
Jadwal KRL Solo-Jogja Senin, 12 Oktober 2026 tersedia dalam 12 perjalanan dari Palur. Simak jam keberangkatan di setiap stasiun.
Jadwal KRL Jogja-Solo Senin, 12 Oktober 2026 tersedia dalam 15 perjalanan. Simak jam keberangkatan dan tarif tiket Rp8.000.
Pemerintah mencatat setoran Rp57,1 triliun dari Satgas PKH selama 2025–2026, termasuk pajak dan PNBP hasil penertiban kawasan hutan.
UMKM Jogja didorong memanfaatkan AI untuk promosi dan pemasaran digital. Pelaku usaha juga diingatkan menjaga data serta mewaspadai penipuan.