Serangan Monyet Bikin Resah Petani Tanjungsari Gunungkidul
Warga Padukuhan Kelor, Kemadang, Tanjungsari mengeluhkan serangan monyet ekor panjang yang merusak area pertanian yang dimiliki karena bisa gagal panen.
Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo bersama Wakil Bupati Danang Maharsa saat menghadiri Gebyar Potensi Sleman Barat di Lapangan Gamplong di Kalurahan Sumberrahayu, Moyudan. Sabtu (7/9/2024). /Foto istimewa humas pemkab Sleman.
Harianjogja.com, SLEMAN—Gebyar Potensi Sleman Barat digelar di Lapangan Gamplong di Kalurahan Sumberrahayu, Moyudan, Sabtu (7/9/2024). Diharapkan kegiatan ini bisa memaksimalkan potensi yang ada di Kapanewon Moyudan, Gamping, Minggir, Godean dan sekitarnya.
Acara ini langsung dihadiri oleh Bupati Kustini Sri Purnomo bersama dengan Wakil Bupati Danang Maharsa. Selain melakukan kegiatan press tour lokal di Kawasan sisi barat ini, juga ada festival jathilan, senam massal bersama hingga pendaftaran nomor induk berusaha (NIB) dan pelayanan sertifikasi halal.
Bupati Sleman, Kustini mengatakan, senang dengan digelarnya Gebyar Potensi Sleman Barat. Kegiatan ini sebagai upaya untuk memaksimalkan potensi yang ada di sisi barat di antaranya Kapanewon Moyudan, Godean, Gamping, Minggir dan Seyegan.
BACA JUGA : Daftar ke KPU Sleman, Harda-Danang Datang Pagi, Kustini-Sukamto Siang untuk Pilkada 2024
Diharapkan lewat gelar potensi ini juga dapat memberikan motivasi kepada pelaku UMKM, pelaku wisata untuk terus berinovasi sehingga Kawasan Sleman Barat bisa lebih terkenal lagi. Oleh karena itu, produk-produk yang dimiliki harus terus ditingkatkan kualitasnya sehingga dapat memberikan rasa aman dan nyaman kepada konsumen atau pengunjung yang datang.
“Makanya kami berikan layanan pengurusan NIB dan sertifikasi halal. Tujuannya, agar produk dari UMKM milik warga bisa terus berkembang dan terjaga kualitasnya,” kata Kustini, Sabtu siang.
Dia berharap kepada pelaku usaha bisa memnafaatkan layanan yang diberikan untuk pengingkatan kualitas produk yang dimiliki. “Akan kita terus dorong dan tentunya ada upaya pendampingan secara berkelanjutan agar UMKM di Sleman barat bisa naik kelas,” katanya.
Asisten Bidang Administrasi Umum, Setda Sleman, Eka Surya Prihantoro mengatakan, keberadaan wisata Gamplong menjadi daya tarik sendiri di Kawasan Sleman Barat. Meski demikian, potensi yang dimiliki belum dioptimalkan sehingga dilaksanakan kegiatan Gebyar Potensi Sleman Barat.
“Ini merupakan tindaklanjut dari aspirasi Masyarakat yang menginginkan agar potensi yang dimiliki bisa dioptimalkan. Makanya digelar Gebyar Pontesi Sleman Barat untuk meningkatkan atensi Masyarakat terhadap potensi yang dimiliki,” katanya.
Di sisi lain, juga ada harapan dari kegiatan bisa memberikan dampak positif bagi Masyarakat. Selain untuk mengenalkan produk UMKM yang dimiliki, juga dapat menjadi peluang usaha hingga penyerapan tenaga kerja. “Tentunya ini bisa meningkatkan kesejahteraan warga sekitar,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Warga Padukuhan Kelor, Kemadang, Tanjungsari mengeluhkan serangan monyet ekor panjang yang merusak area pertanian yang dimiliki karena bisa gagal panen.
Dua perkara pelanggaran miras dan minuman oplosan di Bantul diputus dengan total denda Rp16 juta. Barang bukti turut dimusnahkan.
Harga oli Pertamina Lubricants naik rata-rata 17% sejak Juni 2026 akibat kenaikan biaya produksi dan tekanan nilai tukar.
Anak gajah Yuna mati di PLG Saree Aceh diduga terinfeksi EEHV. BKSDA Aceh melakukan deteksi dini terhadap gajah anakan lainnya.
Kemnaker dan SIGAB meluncurkan panduan optimalisasi ULD untuk memperluas akses kerja penyandang disabilitas dan memperkuat pendampingan.
Debit sumber air Sungai Krasak menurun sehingga Sleman menyiapkan dropping air untuk mengantisipasi kekeringan di Girikerto.