Proyek Jembatan Kewek Dimulai, Target Rampung Akhir 2026
PJN DIY resmi mulai penggantian Jembatan Kewek Jogja senilai Rp19 miliar. Cek spesifikasi struktur girder baru dan target rampung Desember 2026.
Ilustrasi penangkapan - Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN—Dua pemuda ditangkap polisi dan diserahkan ke Polsek Gamping lantaran kedapatan membawa senjata tajam (sajam) jenis celurit, Minggu (15/9/2024) dini hari. Diduga keduanya merupakan bagian dari rombongan remaja yang hendak melakukan kejahatan jalanan atau klitih.
Kapolsek Gamping, AKP Sandro Dwi Rahadian, menjelaksan kedua pemuda tersebut berinisial AKA dan AMF, ditangkap di Jalan Wates, Gamping, sekitar pukul 02.00 WIB. Keduanya berboncengan menaiki motor Honda Scoopy. “Ketika digeledah ternyata membawa celurit,” ujarnya.
Penangkapan ini bermula ketika anggota Turjawali Dit Samapta Polda DIY yang sedang melaksanakan patroli di jalan Brawijaya, mendapat informasi dari tim relawan bahwa ada sekitar rombongan 15 unit motor yang dikendarai berboncengan anak remaja dan diduga membawa sajam dari arah Demak Ijo menuju Selatan.
“Anggota Turjawali Dit samapta Polda DIY yang sedang patroli pun berusaha mengejar rombongan ini bersama tim relawan. Ketika anggota Turjawali sampai di simpang tiga ringroad Gamping, didapati dua motor dari arah timur melaju dengan kecepatan tinggi,” katanya.
Kemudian anggota Turjawali bersama relawan mengejarnya ke arah barat menuju perempatan Depok. Kedua motor yang dikejar itu melaju ke arah utara menuju perkampungan, yang kemudian masuk Jalan Wates lagi ke arah timur.
Sesampai di depan Poll Trans Jogja, anggota Turjawali dan relawan dapat menghentikan salah satu motor yakni Honda Scopy dengan nomor polisi AB 4299 IL. Motor tersebut dinaiki dua pemuda yang setelah digeledah membawa celurit.
“Dengan terjadinya peristiwa yang diduga merupakan tindak pidana membawa dan menguasai sajam, tim relawan dan anggota Turjawali melapor ke Polsek Gamping. Maka kedua remaja tersebut diserahkan ke Polsek Gamping guna pengusutan lebih lanjut,” kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PJN DIY resmi mulai penggantian Jembatan Kewek Jogja senilai Rp19 miliar. Cek spesifikasi struktur girder baru dan target rampung Desember 2026.
JJLS Kelok 23 Kretek-Girijati ditargetkan dibuka penuh Agustus 2027 setelah evaluasi uji coba dan penambahan fasilitas keselamatan.
Eks Ketua MK Anwar Usman tiba di Istana jelang pelantikan Wantimpres. Ia mengaku belum tahu apakah akan dilantik sebagai anggota.
Response time Damkar Sleman menuju kebakaran Transhome tercatat 14 menit. Namun, capaian waktu tanggap secara keseluruhan baru 52,27 persen.
Pratikno menghadiri pelantikan Wantimpres di Istana. Soal posisi ketua, ia mengaku belum menerima salinan Keppres.
Mario Aji finis P25 di Practice Moto2 Jepang 2026 dan harus melewati Q1 setelah jatuh di akhir sesi. David Alonso menjadi yang tercepat.