Prambanan Siap Dipugar, Indonesia dan India Garap 54 Candi Perwara
Indonesia dan India memulai kerja sama pemugaran 54 candi perwara di kompleks Prambanan. Proyek konservasi ini ditargetkan memperkuat pelestarian warisan budaya
Potret jalan Tol Jogja-Solo yang akan diresmikan pada Kamis (19/9/2024)./Istimewa
Harianjogja.com, SLEMAN—Sesuai jadwal, jalan tol Jogja-Solo bakal diresmikan besok, Kamis (19/9/2024). Pengelola jalan Tol Jogja-Solo, PT Jasamarga Jogja Solo (JMJ) memastikan infrastruktur tol tersebut aman digunakan oleh pengguna jalan.
PT JMJ menegaskan Sertifikat Laik Fungsi dan Sertifikat Laik Operasi yang dikantongi Tol Jogja-Solo segmen Kartasura-Klaten menjadikan jalan bebas hambatan sepanjang 22,3 kilometer itu tak hanya sudah bisa digunakan tetapi juga aman dilewati para pengendara.
Direktur Utama PT JMJ, Rudy Hardiansyah menjelaskan uji laik fungsi menjadi tahapan krusial untuk memastikan bahwa jalan Tol Jogja-Solo Tahap 1 segmen Kartasura-Klaten telah memenuhi seluruh spesifikasi teknis yang diperlukan.
Rangkaian uji laik fungsi yang dilaksanakan sejak 11-13 September 2024. Hasilnya Tol Jogja-Solo segmen Kartasura-Klaten resmi mengantongi Sertifikat Laik Fungsi dan Sertifikat Laik Operasi yang menjadi bukti jika jalan tol telah memenuhi standar keselamatan, teknis dan operasional.
"Jalan Tol Jogja-Solo Tahap 1 Segmen Kartasura-Klaten telah melalui seluruh tahapan penilaian laik fungsi secara teknis, administratif, dan sistem operasi tol," kata Rudy dalam rilis yang diterima pada Rabu (18/9/2024).
Dari segi konstruksi, kata Rudy, kontraktor dan konsultan pengawas telah melakukan serangkaian pengujian teknis untuk memastikan mutu beton, serta pemenuhan standar desain yang direncanakan.
Setelah melewati tiga tahun masa pembangunan, jalan Tol Jogja-Solo segmen Kartasura-Klaten ini siap beroperasi dengan kondisi infrastruktur yang memenuhi standar keselamatan.
Dengan mempertimbangkan perubahan alami akibat suhu, cuaca dan beban kendaraan, PT JMJ juga akan memastikan bahwa kualitas beton dan infrastruktur jalan tol ini tetap terjaga. "Pemeriksaan secara berkala juga akan terus dilakukan untuk memastikan keamanan dan kenyamanan pengguna jalan," ujar dia.
Selain itu untuk menjaga keamanan dan kualitas layanan, PT JMJ juga bakal melaksanakan pemeriksaan rutin terhadap pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM).
Pemeriksaan ini mencakup kondisi jalan tol, kecepatan tempuh rata-rata, aksesibilitas, mobilitas, keselamatan, hingga pelayanan pertolongan dan penyelamatan di sepanjang koridor jalan tol.
Lebih lanjut, PT JMJ mengimbau para pengguna jalan untuk selalu memastikan kendaraan dalam kondisi prima, saldo uang elektronik cukup dan mengisi bahan bakar sebelum memulai perjalanan.
Pengendara diminta berhati-hati dan mematuhi rambu lalu lintas, terutama di sekitar lokasi konstruksi yang masih berlangsung.
Bagi pengendara membutuhkan bantuan atau informasi lebih lanjut mengenai Jalan Tol Jogja-Solo, pengguna jalan dapat menghubungi One Call Center 24 jam di nomor 14080 atau menggunakan aplikasi Travoy yang tersedia untuk pengguna iOS dan Android.
Pasca melakoni uji laik fungsi, pengelola jalan tol akan menunggu keputusan tarif yang bakal diterapkan pada Tol Jogja-Solo. "Setelah lolos uji, tarif tol akan ditetapkan melalui Keputusan Menteri PUPR sesuai dengan peraturan yang berlaku.”
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Indonesia dan India memulai kerja sama pemugaran 54 candi perwara di kompleks Prambanan. Proyek konservasi ini ditargetkan memperkuat pelestarian warisan budaya
KAI menguji biodiesel B50, memperluas jaringan KRL, dan menanam ribuan pohon sebagai bagian dari strategi transportasi rendah emisi.
SDN Pingit di Kota Jogja hanya menerima 11 murid baru pada tahun ajaran 2026/2027. Sekolah memperkuat kolaborasi agar tetap bertahan di tengah minimnya siswa.
Kasus dugaan mafia tanah di Sleman masuk penyelidikan Polda DIY setelah dua sertifikat milik lansia diduga beralih nama dan menjadi agunan bank.
JBBA 2026 digelar besok dengan penilaian berbasis riset independen untuk mengapresiasi perusahaan dan institusi berkelanjutan di DIY.
Warga Gemawang kini menikmati air bersih hasil olahan air hujan dengan teknologi RO sebagai solusi menghadapi berkurangnya sumber air di Sleman.