Ini Strategi Pemkot Jogja di Tengah Penerapan Efisiensi Anggaran
Berbagai strategi ditempuh Pemkot Jogja untuk menyikapi kebijakan efisiensi anggaran yang diterapkan oleh pemerintah pusat
Tiga Paslon Pilkada Jogja./ Instagram @kpukotajogja
Harianjogja.com, JOGJA – Masa kampanye telah memasuki pekan ketiga. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Jogja sejauh ini telah memberikan fasilitas kepada paslon berupa pemasangan alat peraga kampanye (APK). Diantaranya adalah berupa brosur, poster, dan selebaran yang mulai disebarluaskan sejak 11 Oktober lalu. Ada juga reklame berukuran 4x8 meter.
Komisioner Bidang Teknis KPU Kota Jogja Erizal menyebut reklame ketiga paslon itu dipasang di beberapa titik. Diantaranya di Gondomanan, Kleringan, dan Mergangsan. Selain itu, ada juga APK berwujud baliho berukuran 4x5 meter. Masing-masing paslon mendapatkan jatah dua titik lokasi pemasangan baliho.
“Paslon nomor urut 1 di Jalan Ahmad Jazuli dan Lempuyangan, paslon nomor urut 2 di Amongrogo dan Lempuyangan, nomor urut 3 di Bumijo dan Lempuyangan,” ujar Erizal.
BACA JUGA: Pemda DIY Kembali Ingatkan ASN Wajib Netral di Pilkada 2024
Selain reklame dan baliho, KPU Kota Jogja juga memberikan fasilitas APK berupa spanduk tiga paslon yang dipasang berbarengan. Spanduk berukuran 5x1 meter. Erizal menuturkan, ada 17 titik pemasangan spanduk yang tersebar di Kota Jogja.
“Titik ini sudah dikaji bersama Pemkot Jogja, Polres, dan Bawaslu,” imbuhnya.
Selain fasilitasi dari KPU, paslon juga dipersilahkan untuk bisa memasang APK secara mandiri. Sayangnya, KPU Kota Jogja masih menemui berbagai spanduk, reklame, hingga rontek yang menyalahi aturan. Sebelumnya, Ketua KPU Kota Jogja Noor Harsya Aryo Samudro menuturkan masih ada APK yang menempel di pohon, tiang listrik, hingga apill. Padahal APK dilarang untuk dipasang di sarana dan prasarana publik serta tanaman atau pepohonan. Harsya menuturkan kini pihaknya tengah menunggu hasil pengawasan yang dilakukan oleh Bawaslu Kota Jogja.
“Kami sudah berkoordinasi dengan Bawaslu Kota Jogja untuk segera menertibkan. Kami yang akan mengkoordinir bersama dengan PPK, kami berkoordinasi dengan Satpol PP,” tutur Harsya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berbagai strategi ditempuh Pemkot Jogja untuk menyikapi kebijakan efisiensi anggaran yang diterapkan oleh pemerintah pusat
BMKG memprakirakan cuaca DIY hari ini didominasi berawan dan udara kabur, sementara Sleman berpotensi diguyur hujan ringan.
Jadwal lengkap KA Prameks Jogja–Kutoarjo dan sebaliknya berdasarkan data resmi KAI Access.
Menteri PPPA menyebut paparan judi online terhadap 200 ribu anak menjadi ancaman serius bagi perlindungan dan tumbuh kembang anak.
Pemkab Bantul menargetkan 10 Koperasi Desa Merah Putih siap diresmikan Agustus 2026 dengan fokus usaha kebutuhan pokok dan produk lokal.
Kemenhub menyesuaikan fuel surcharge pesawat domestik mulai 13 Mei 2026 akibat kenaikan harga avtur demi menjaga operasional maskapai.