Fakta Janggal Temuan 11 Bayi di Pakem Sleman, KPAI Buka Suara
KPAI soroti kejanggalan temuan 11 bayi di Sleman. Diduga ada praktik perdagangan bayi berkedok adopsi dan penitipan anak.
Ilustrasi kerusakan akibat angin kencang di Gunungkidul.ist
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gunungkidul mencatat angin kencang yang disertai hujan pada Senin, (12/11/2024) menyebabkan 14 titik bangunan mengalami kerusakan.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Gunungkidul, Sumadi mengatakan angin kencang kebanyakan menyebabkan kerusakan pada atap rumah di Kapanewon Playen. Ada 12 bangunan yang rusak.
BACA JUGA: 6 Kejadian Longsor Melanda Kulonprogo dalam Sepekan Terakhir, BPBD Ingatkan Warga Waspada
Selain itu, satu rumah di Kapanewon Tepus mengalami kerusakan pada atap dan instalasi listrik akibat tersambar petir.
Kepala Pelaksana BPBD Gunungkidul, Purwono mengatakan hujan deras selama sekitar 5 jam yang turun di Kapanewon Patuk menyebabkan tanggul/ talut Pondok MBS Al Muhajirin sepanjang 65 meter dan tinggi 3,5 meter ambrol. Pembersihan sisa material dilakukan pada Selasa, (12/11/2024).
“Ambrol yang kondisi bangunan sebelumnya masih dalam proses pengerjaan. Dugaan kami tanggul itu tidak kuat menahan tanah urukan yang terkena air hujan,” kata Purwono.
Kerugian akibat ambrolnya talut mencapai Rp90 juta. Meski begitu, beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Adapun pada Selasa (12/11/2024) belum ada kejadian apapun.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
KPAI soroti kejanggalan temuan 11 bayi di Sleman. Diduga ada praktik perdagangan bayi berkedok adopsi dan penitipan anak.
76 Indonesian Downhill 2026 di Bantul hadir dengan track ekstrem. Seeding run panas, final diprediksi makin sengit!
Presiden Kelima RI yang juga Ketua Umum DPP PDI Perjuangan (PDIP), Prof. Dr. Megawati Soekarnoputri, menghadiri resepsi pernikahan Ignatius Windu Hastomo (Igo)
DPD DIY dorong percepatan pengesahan RUU Masyarakat Adat demi kepastian hukum dan perlindungan hak masyarakat adat.
Penelitian terbaru ungkap pola tulisan tangan bisa jadi indikator awal penurunan fungsi kognitif pada lansia.
Rupiah melemah ke Rp17.800, DPR tegaskan kondisi bukan krisis 1998. Sektor perbankan dinilai masih stabil.