Mobil Listrik Bekas China Dijual 40 Persen Lebih Murah, Eropa Jadi Target
Mobil listrik bekas China mulai menguasai celah pasar Eropa. Penjualannya tumbuh 280% dengan harga unit tertentu 40% lebih murah.
Ilustrasi tarif parkir - Freepik
Harianjogja.com, BANTUL-- Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bantul memastikan tim pengawasan dan pengendalian (wasdal) parkir terbentuk pada 2025.
Keberadaan wasdal tersebut akan menekan kemungkinan terjadinya kebocoran pendapatan dari retribusi parkir, seiring pemberlakukan tarif parkir sesuai dengan Peraturan Daerah (Perda) No 6 Tahun 2023 tentang Pajak Daerah dan Retribusi.
"Jadi nanti akan ada Wasdal Parkir. Semua akan diatur dalam Peraturan Bupati. Jadi pengawasan parkir nanti tidak hanya dilakukan oleh petugas dari Dishub saja, tapi juga TNI, Polri, Satpol PP, dan tim Saber Pungli dari Inspektorat," kata Singgih, Selasa (19/11/2024).
Singgih berharap dengan keberadaan wasdal parkir, maka diharapkan dapat meningkatkan pengawasan dan memaksimalkan penarikan retribusi parkir. Sehingga, tim terpadu tersebut maka penarikan retribusi parkir bisa lebih maksimal.
"Karena selama ini ada beberapa titik parkir yang kita sulit masuk. Dengan tim terpadu ini kami akan bisa masuk kesitu," harap Singgih.
BACA JUGA: Optimalisasi Pendapatan Parkir, Dishub Bantul Lakukan Ini
Lebih lanjut Singgih mengungkapkan, pada 2025 pihaknya menargetkan pendapatan dari sektor parkir akan mencapai Rp560 juta. Target itu, dinilai Singgih realistis dan optimistis bisa tercapai. Pasalnya, pada 2024 dengan target yang sama, hingga pertengahan November 2024, pendapatan dari retribusi parkir dan sewa kios di terminal telah tercapai 96 persen.
"Masih ada sekitar Rp95 juta. Dan, kami optimistis akan target yang ada akan mampu terpenuhi, karena masih ada waktu bagi kami untuk mencapainya," jelasnya.
Sementara Kepala Bidang Lalu Lintas, Dishub Bantul, Sri Harsono mengatakan jika saat ini pihaknya terus mengoptimalkan parkir reguler dan insidental agar target PAD retribusi parkir pada 2024 tercapai. Selain itu, Dishub juga terus melakukan pengawasan dan pengendalian parkir liar untuk mengoptimalkan capaian pendapatan.
Sri mengungkapkan, beberapa waktu lalu, Dishub sempat mendapati ada beberapa parkir liar di kawasan Pantai Parangtritis. Oleh Dishub kemudian dilakukan pengecekan, dan didapatkan jika disana didapati ada beberapa lokasi parkir liar.
"Kami sudah minta pengelola pakir mengajukan izin parkir. Saat ini kami intensifkan pengawasan dan pengendalian terutama parkir liar yang berpotensi menjadi parkir reguler. Kami juga optimalkan pengawasan tempat parkir, terutama saat insidental," jelasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Mobil listrik bekas China mulai menguasai celah pasar Eropa. Penjualannya tumbuh 280% dengan harga unit tertentu 40% lebih murah.
DPRD Kota Jogja meminta anggaran 2027 memprioritaskan kebutuhan masyarakat di tengah penurunan dana transfer dari pemerintah pusat.
SKK Migas menyebut UEA akan mengirim hingga 30 juta barel minyak ke Indonesia tanpa biaya, termasuk modal kerja dan biaya kapal.
OJK membekali sekitar 500 pelajar Sekolah Rakyat dengan literasi keuangan dan keterampilan digital untuk mencegah penipuan serta mengembangkan potensi.
Sri Sultan HB X mendorong pelatihan kerja berbasis potensi kalurahan untuk meningkatkan keterampilan, produktivitas, dan peluang usaha warga DIY.
Kemarau panjang membuat sungai-sungai kecil di Kulonprogo mengering. BBWS Serayu-Opak menyebut sungai besar masih memiliki debit air.