Harga Louhan di Jogja Bisa Tembus Rp30 Juta, Begini Peluang Bisnisnya
Budidaya louhan masih punya potensi ekonomi. Harga ikan berkualitas bisa mencapai Rp25 juta-Rp30 juta, tergantung kualitas dan hasil kontes.
ilustrasi sampah liar./Harian Jogja
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Polsek Saptosari menangkap lima armada yang membuang sampah di Padukuhan Dondong, Kalurahan Jetis, Kapanewon Saptosari, Gunungkidul, Rabu (20/11/2024). Sampah tersebut diduga berasal dari Kota Jogja.
Kapolsek Saptosari, AKP Suyanto mengatakan pihaknya mendapat informasi dari warga mengenai pembuangan sampah ilegal di atas lahan seluas sekitar 1.000 meter persegi tersebut pukul 12.00 WIB. Setelah mendapat informasi itu, Bhabinkamtibmas dan anggota Polsek lain langsung menuju lokasi.
Di sana, mereka mendapati ada lima armada/ dump truck. Tiga di antaranya telah membuang sampah di lahan tersebut. Menurut Suyanto, lima sopir tersebut berasal dari Kabupaten Bantul.
Mereka dapat membuang sampah di Padukuhan Dondong lantaran ada satu sopir yang bekerja di Depo Sampah, Jogja dan memiliki saudara di Kapanewon Saptosari. Mereka lantas bersepakat untuk membuang sampah di lahan milik warga Saptosari.
Disinggung ihwal tarif pembuangan tersebut, Suyanto mengaku belum ada transaksi. Pemilik lahan mengaku hanya ingin menguruk lahannya. Meski begitu, sopir dan pemilik lahan masih akan dimintai keterangan lanjutan.
BACA JUGA: Tak Nyaman dengan Kritikan Menteri Hanif soal Sampah, Sultan Beri Arahan Pemkot Jogja
“Kendaraan dan sopir semalam kami pulangkan ke Jogja. Jumat kami minta ke sini lagi untuk pemeriksaan,” kata Suyanto dihubungi, Kamis (21/11).
Menurut informasi yang Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Gunungkidul, Antonius Hary Sukmono dapatkan, sampah tesebut diduga berasal dari Depo Mandala Krida, Kota Jogja.
Setelah mendapat informasi tersebut, Hary langsung menuju ke Padukuhan Dondong, Kamis (21/11/2024).
Lurah Jetis, Agus Susanto mengatakan ada kesepakatan antara pengelola sampah di Kota Jogja dengan pemilih lahan di Perkebunan Hutan Jati Dondong. Sudah ada izin dari pemilih lahan. Padahal ada banyak tulisan larangan membuang sampah sembarangan di sekitar Perkebunan.
“Sampah itu kan bukan perkara mudah, harus ada prosedur yang harus dipenuhi kalau ingin membuang,” kata Agus.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Budidaya louhan masih punya potensi ekonomi. Harga ikan berkualitas bisa mencapai Rp25 juta-Rp30 juta, tergantung kualitas dan hasil kontes.
Marc Marquez menjadi yang tercepat di FP1 MotoGP Jepang 2026, mengungguli Jorge Martin dan Marco Bezzecchi di Sirkuit Motegi.
Sweet Caroline milik Neil Diamond punya sejarah panjang di arena olahraga. Kini lagu ini ikut terdengar dalam perayaan suporter Timnas Indonesia.
Mario Aji finis P24 di FP1 Moto2 Jepang 2026 dengan waktu 1:48,996 detik. Manuel Gonzalez menjadi yang tercepat.
FAM meminta FIFA menjelaskan perubahan injury time Indonesia vs Bangladesh dari dua menjadi tujuh menit dalam FIFA ASEAN Cup 2026.
DPD PDI Perjuangan DIY menggelar tahlil dan doa bersama untuk memperingati tujuh hari wafatnya Muhammad Guruh Soekarnoputra di Kantor DPD PDI Perjuangan DIY