Cabai Rawit Jadi Primadona Hortikultura Sleman pada Semester I 2026
Cabai rawit mendominasi luas tanam hortikultura di Sleman pada semester I 2026 dengan harga petani mencapai Rp56.059,01 per kilogram.
Toko berjering atau swalayan (minimarket) - Ilustrasi Bisnis.com
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Dinas Perdagangan (Disdag) Kabupaten Gunungkidul mulai mengintensifkan pemantauan peredaran barang dagangan baik makanan maupun minuman dan produk lain menjelang Hari Raya Natal 2024 dan Tahun Baru 2025. Salah satu yang Disdag sasar adalah minimarket yang berada di lokasi pinggiran, bukan perkotaan.
Kepala Disdag Gunungkidul, Kelik Yuniantoro mengatakan minimarket yang berada di lokasi pinggiran memiliki konsumen yang lebih sedikit daripada di wilayah perkotaan. Konsumen yang sedikit ini berimbas pada tingkat konsumsi.
Tingkat konsumsi yang rendah berkaitan dengan dagangan cenderung merupakan stok lama. Dari situ ada potensi barang dagangan telah kedaluarsa. Adapun hasil pemantauan hingga saat ini oleh Disdag menyatakan tidak ada banyak barang yang kedaluarsa.
“Kami belum menemukan barang kedaluarsa dalam jumlah besar. Saya sudah meminta tim untuk melakukan sampling di minimarket pinggiran,” kata Kelik ditemui di Pasar Argosari, Wonosari, Selasa (3/12/2024).
BACA JUGA: CEK FAKTA: Rekaman Suara Jokowi Jika Ahmad Luthfi Menang Bakal Masuk Kabinet Prabowo
Kelik menambahkan kenyamanan dan kepastian barang dagangan yang dijual menjadi fokus pengawasan Disdag. Tujuan ini yang juga mendorong Disdag untuk mengawasi Stasiun Pengisian Bahan Bakar (SPBU), termasuk Pertashop.
Tera ulang yang UPT Metrologi Legal lakukan tidak berhenti pada peneraan. Setelah ditera, Disdag terus mengawasi operasional SPBU.
Kepala Biro Administrasi Perekonomian dan Sumber Daya Alam Setda DIY, Yuna Pancawati mengatakan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) DIY dan Gunungkidul, bersama unsur terkait melakukan pengawasan di Pasar Argosari, Wonosari, Selasa (3/12/2024).
Dalam pengawasan tersebut, Yuna mengaku ada beberapa komoditas yang mengalami penurunan harga seperti cabai rawit yang pekan lalu mencapai Rp40.000 per kilogram (kg) menjadi Rp30.000 per kg hari ini. Adapaun kenaikan bawang merah Rp30.000 menjadi Rp35.000.
Selain itu, salah satu pedagang menjual MinyaKita sebesar Rp15.500. Harga ini lebih rendah dibandingkan Harga Eceran Tertinggi (HET) sebesar Rp15.700. “Menjelang Hari Raya Natal ini kami melakukan pemantauan di awal agar nanti ada antisipasi di pertengahan bulan,” kata Yuna.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Cabai rawit mendominasi luas tanam hortikultura di Sleman pada semester I 2026 dengan harga petani mencapai Rp56.059,01 per kilogram.
Jadwal imsak, Subuh, dan Maghrib di DIY pada Kamis 30 Juli 2026 untuk puasa sunnah Kamis. Cek waktu sahur dan berbuka di sini.
Jadwal KRL Solo-Jogja Kamis 30 Juli 2026 lengkap dari Palur hingga Jogja. Simak 12 perjalanan dan tarif Commuter Line Rp8.000.
KPK mendalami penukaran 46.500 dolar Singapura yang diduga disiapkan Suhardiman Amby untuk Raja Juli Antoni dalam penyidikan kasus Kuansing.
PSEL Legok Nangka senilai Rp7,2 triliun mulai dibangun di Kabupaten Bandung. Proyek ini akan mengolah 2.131 ton sampah per hari dan menghasilkan listrik 40,79 M
Jadwal KRL Jogja-Solo Kamis 30 Juli 2026 tersedia 15 perjalanan dengan tarif Rp8.000. Cek jam keberangkatan tiap stasiun.