99 Bakal Calon Ikuti Pilur Gunungkidul, 3 Kalurahan Seleksi Tambahan
Pilur Gunungkidul 2026 dipastikan tanpa perpanjangan pendaftaran. Sebanyak 99 bakal calon lurah mendaftar di 31 kalurahan.
Prosesi panen perdana padi melalui program irigasi perpompaan yang dikembangkan di Padukuhan Tobong, Sambirejo, Ngawen. Senin (13/1/2025). /Istimewa Dinas Pertanian dan Pangan Gunungkidul
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Petani di Padukuhan Tobong, Sambirejo, Ngawen mulai panen raya padi di musim tanam pertama. Keberhasilan ini tak lepas adanya program irigasi perpompaan yang dikembangkan di 2024.
Ketua Kelompok Tani Ngudi Makmur di Padukuhan Tobong, Mursiyo mengatakan, panen padi mulai dilaksanakan pada Senin (13/1/2025). Total lahan yang dipanen seluas satu hektare. “Panennya bagus dan ini sangat mengembirakan,” kata Mursiyo, Kamis (16/1/2025).
Dia menjelaskan, padi yang ditanam berjenis Inpari 42. Hasil pengubinan yang dilakukan mampu menghasilkan paling banyak 8,4 ton gabah kering giling per hektarenya. “Kalau dirata-rata dari total keseluruhan lahan yang panen mencapai 6,5 ton gabah kering giling per hektarenya,” ungkapnya.
BACA JUGA : Petani di Klaten Gunakan Pompa Irigasi dengan Listrik Tenaga Surya
Mursiyo menjelaskan, keberhasilan panen padi lebih awal tak lepas dari program irigasi perpompaan yang dikembangkan oleh Dinas Pertanian dan Pangan Gunungkidul. Berkat program ini, maka pada akhir September 2024 sudah bisa melakukan penanaman padi sehingga Januari ini dapat memetik hasil panen tersebut.
“Memang kita mendahului masa tanammnya. Ini berhasil berkat adanya bantuan irigasi perpompaan yang diberikan ke kelompok tani,” katanya.
Ketua Tim Sarana dan Prasarana Pertanian, Dinas Pertanian dan Pangan Gunungkidul, Yatimah mengatakan, pemeritnah berkomitmen untuk memperkuat ketahanan pangan di Masyarakat. Oleh karena itu, berbagai program dijalankan untuk mewujudkan swasembada pangan ini.
Salah satu yang dilakukan dengan melaksanakan program irigasi perpompaan. Tahun lalu, kata dia, total ada bantuan pembangunan irigasi perpompaan di 39 lokasi di Bumi Handayani.
“Kami bersyukur bisa berhasil karena sudah mulai membuahkan hasil dengan dilaksanakannya panen raya padi dari program irigasi perpompaan. Harapannya lewat program ini dapat menambah pertanaman padi di Gunungkidul,” katanya.
BACA JUGA : Kelompok Tani di Sleman Dapat Bantuan Dana untuk Irigasi Pompa
Sekretaris Dinas Pertanian dan Pangan Gunungkidul, Raharjo Yuwono menambahkan, panen padi di Padukuhan Tobong melalui program irigasi perpompaan baru awal. Pasalnya, setelah ini Gunungkidul segera memasuki masa panen raya padi.
“Harapanya hasil dari panen bisa optimal sehingga penguatan terhadap ketahanan pangan benar-benar diwujudkan. Apalagi Gunungkidul juga masuk sebagai lumbung pangan di DIY,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pilur Gunungkidul 2026 dipastikan tanpa perpanjangan pendaftaran. Sebanyak 99 bakal calon lurah mendaftar di 31 kalurahan.
Fitur Shared Chat Claude AI sempat menjadi sorotan setelah sejumlah tautan percakapan muncul di hasil pencarian Google. Simak cara memeriksa dan mengamankan cha
Mitchell Baker masuk daftar top skor sementara Piala AFF 2026 setelah mencetak hattrick pada debutnya bersama Timnas Indonesia. Ia bersaing dengan Paulo Josue d
Korban tewas akibat gempa magnitudo 7,1 di Kumamoto, Jepang, bertambah menjadi 13 orang. Sebanyak 260.000 warga mengungsi dan proses pencarian korban masih berl
Samsung One UI 9 menerapkan aturan baru. Salah memasukkan PIN, pola, atau password hingga 13 kali dapat membuat HP Galaxy terkunci dan harus factory reset.
Formula 1 resmi kembali ke Sepang. Malaysia akan menjadi tuan rumah GP Bahrain 2026 pada 2–4 Oktober setelah balapan dipindahkan dari Timur Tengah.